[WTS][SOLD] Samsung Star Wifi Snow White bekas 99%

hoho sekarang saya mau jualan samsung star wifi snow white kondisi 99%, masih mulus no beset, udah ada screenguard no beset, daper rubber case asli samsung star warna putih, kelengkapan masih ada semuaa, layar responsif n mnurut saya layar ne masih lebih enak drpd nokia 5800 saya, semuanya msih dalam keadaan OK..
alasan dijual : pengen beli iPod Touch..
harga pmbuka Rp. 1.3juta, bagi yg berminat bsa komen dsni ato krim email k hacker_banksadz@yahoo.co.id, waiting for serius buyer only..
diutamakan COD daerah surabaya..
bisa nego tapi dikit ajaa, no afgan ! bis barang ne msih seger, baru 4 bulan pake, garansi smpe maret 2011..

tampak belakang

tampak bawah

depan dekat earpiece

bersama kotak

bersama rubber case asli samsung star

kelengkapan bersama kotak

ayoo kalau ada yang minat silahkan.. 😀

Update :

pokoknya laku ayo gak lakuu, penjualan sudah saya tutup nanti malam pukul 23.00, besok udah sibuk dan lusanya udah pulangg..

bye byee.. 😀

Update :

Maaf yaa tidak sempat update tulisan ini, hape samsung star wifi snow white saya sudah terjual, dengan harga Rp. 1.200.000, maaf bagi yang barusan menawar..maaf.. :-S

Ulasan Samsung STAR S5233w (Wi-Fi)

hoho udah lamaa ne gak ada postingan baruu..

SAMSUNG GT-S5233W atau yang biasa disebut SAMSUNG STAR , pasti sudah pada tidak asing lagi dengan ponsel layar sentuh candybar yang satu ini, ponsel dengan fitur yang tergolong lengkap ini sudah begitu banyak penggunanya, sebut saja koneksi Wi-Fi yang dimilikinya, dan juga telah menggunakan kamera 3.2 MP FF (Fixed Focus) yang memiliki fasilitas Smile Shot.

Layar ponsel ini berukuran 3” Inci, ukuran yang tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar untuk ukuran ponsel layar sentuh, layar pada ponsel ini menggunakan jenis TFT Resistive.

Okee, kalau begitu langsung saja saya membahas ponsel ini, oh iyaa, kali ini saya telah melakukan upgrade gaya mengulas ponsel, jadi mulai dari ulasan yang ini hingga seterusnya, akan sedikit ada perubahan dari ulasan sebelumnyaa, ayooo monggoo..

Untuk lebih mudahnya, saya akan membahas ponsel ini menjadi beberapa bagian, yaitu Harga, Desain, Input Pengetikan, Fitur, Daya Tahan dan Kesimpulan.

1. Harga.

Harga ponsel ini saat pertama kali saya membeli adalah Rp. 1.645.000, harga tersebut berlaku untuk Samsung STAR wifi, berbeda dengan Samsung STAR biasa tanpa wifi yang dipatok dengan harga Rp. 1.400.000, namun untuk saat ini, harga tersebut telah turun, harga Samsung STAR wifi sekarang dipatok dengan harga Rp. 1.545.000, dan untuk harga bekasnya saya perkirakan berkisar di antara Rp. 1.000.000 hingga Rp. 1.200.000.

2. Desain.

Untuk urusan Desain, saya memberi nilai Plus pada ponsel ini, dengan balutan warna putih salju dan ketebalan 1,19 cm menjadikan ponsel ini pas di genggaman, apalagi berat ponsel ini hanya 92 gram, rasanya nyaman di genggaman.

Layar ponsel ini menggunakan jenis TFT Resistive dengan ukuran 3” inci, yang berarti layar ponsel ini membutuhkan sedikit tekanan agar dapat menerima input pengguna, berbeda dengan Nokia 5800 yang layarnya terasa seperti plastik dan terlihat kurang rata, pada Samsung STAR ini, kita akan menemukan layar dengan bahan yang tak terlihat murahan dan juga permukaannya rata, sehingga ponsel ini terlihat menarik.

Bagian depan ponsel ini dihiasi dengan 3 tombol penting, yang terdiri dari tombol Call, Back dan Call End, layaknya ponsel Nokia 5800 yang juga terdiri dari 3 Tombol di bagian depan layar, namun tombol Back pada ponsel ini memiliki fungsi untuk kembali/keluar dari menu dan aplikasi yang kita buka, ketiga tombol tersebut nyaman bila ditekan, tak kebesaran dan tak juga kekecilan, beda dengan Nokia 5800 saya yang terkadang terasa sulit ditekan karena kekecilan (tipis).

Pada bagian belakang ponsel ini, terdapat Lensa Kamera yang berada di bagian atas kiri ponsel, peletakan kamera tersebut menurut saya sudah pas, karena saat kita menggunakan kamera tidak akan ketutupan dengan jari-jari kita, kamera ini memiliki resolusi 3.2 Mpix.

Untuk sisi kiri dan kanan ponsel ini, terdapat beberapa tombol dan port charger, pada sisi kiri terdiri 2 tombol Volume dan port Charger, sedangkan pada bagian kanan ponsel ini terdapat tombol Lock untuk mengunci layar dan tombol kamera yang merupakan shortcut ke fitur kamera, peletakan setiap tombol tersebut serasa pas bila kita sedang menggenggam ponsel tersebut, baik menggunakan tangan kiri ataupun kanan.

Mungkin ada yang bertanya-tanya dimana letak Loudspeakernya, nahh bagi yang biasa menggunakan ponsel Nokia yang memiliki Loudspeaker sendiri, pada Samsung STAR ini Loudspeakernya gabung dengan earphone, jadi berhati-hatilah kalau ingin mengaktifkan Loudspeaker sewaktu ingin menelfon, karena suara yang keluar akan sangat tak terduga (pengalaman).

3. Input Pengetikan.

Untuk input pengetikan, ponsel ini memiliki keyboard/keypad virtual, tipe input akan berubah sesuai dengan posisi ponsel ini, bila kita menggunakan ponsel ini dengan posisi biasa (portrait), maka pengetikan kita akan menggunakan keypad vitual layaknya pada ponsel berkeypad lainnya, namun bagi yang masih pertama kali menggunakan ponsel ini, mungkin akan sedikit kesulitan, karena posisi tombol virtual spasi bukan berada pada tombol 0 (nol), melainkan berada di bawah tombol 0 (nol), posisi yang sedikit membingunkan bagi yang pertama kali menggunakan ponsel ini, tapi perlahan-lahan para pengguna akan terbiasa dengan keypad ponsel ini.

Untuk pengetikan dalam modus landscape, keypad akan otomatis berubah menjadi keyboard virtual yang nyaman untuk digunakan, menurut saya, menggunakan keyboard virtual jauh lebih efektif, kecepatan mengetik saya pada ponsel ini jauh lebih cepat dibandingkan mengetik menggunakan Nokia 5800 yang kurang akurat bila mengetik cepat.

Penggunaanya pun sangat mudah, baik bagi yang baru pertama menggunakan apalagi yang telah lama menggunakan ponsel ini, pengetikan menggunakan modus landscape ini sangat nyaman, ditambah lagi dengan layar yang sangat nyaman, dalam kata lain layar pada ponsel ini tergolong responsif, apalagi bila menggunakan permukaan jari (bukan kuku dan juga stylus), entah mengapa saya merasa layar ini lebih mudah merespon bila kita menggunakan permukaan jari kita.

Untuk sekedar informasi, ponsel ini dasarnya hanya dapat menampung 200 SMS pada kotak masuk, dan begitu juga dengan kotak terkirim, namun terkadang jumlah itu yang tersedia akan berkurang sesuai dengan ukuran pesan yang masuk, sebagai contohnya bila sms yang masuk pada ponsel berisi 2 karakter SMS, secara otomatis bisa saja ponsel Samsung STAR ini hanya dapat menampun 100 – 150 an SMS, dan terakhir kali ponsel saya hanya dapat menampung 147 SMS yang tentunya setiap SMS terdiri dari 2 karakter SMS atau lebih.

4. Fitur

Sebelum saya membahas fitur pada ponsel ini, saya membagi fitur tersebut menjadi beberapa bagian agar mudah saat membacanya dan tidak tercampur dengan fitur lain.

a. Homescreen TouchWiz

Pasti para pengguna ponsel Samsung sudah tidak asing lagi dengan istilah TouchWiz, TouchWiz sendiri merupakan nama untuk Homescreen khas Samsung, dimana kita dapat mengatur dan mengubah Widget di homescreen ponsel kita, jadi kita dapat mengatur peletakan widget sesuka hati dan juga agar tidak bosan dengan tampilan homescreen ponsel kita.

Saat layar dalam keadaan terkunci, kita dapat membuka layar dengan menekan tombol Lock di sisi kanan layar beberapa detik atau menekan tombol back lalu menekan icon lock di layar, namun selain itu, pada ponsel Samsung STAR ini juga terdapat cara membuka kunci layar yang dinamakan Smart Unlock, jadi kita dapat membuka layar dengan cara menuliskan karatkter di layar yang tentunya telah kita atur sebelumnya, sebagai contohnya, saya memilih huruf ‘L’ untuk membuka layar ponsel, dalam keadaan layar terkunci, saya cukup menekan tombol apa saja lalu saat layar menyala, saya cukup menyapukan jari saya membentuk huruf ‘L’, bahkan yang enaknya, saya cukup menggeser jari saya dari atas ke bawah beberapa centi maka layar akan otomatis terbuka, itu berlaku bila saya memilih huruf ‘L’.

Mungkin sebagian orang sudah tidak asing lagi dengan Homescreen ponsel Samsung touchscreen, Samsung Star terdiri dari 3 Homescreen (kiri, tengah dan kanan), resolusi satu layar homescreen ialah 240 x 400, jadi keseluruhan layar (3 homescreen) memiliki resolusi 720 x 400, jadi kita dapat mengatur wallpaper pemandangan landscape dengan rasio 16:9, masing-masing layar kita dapat mengatur susunan widget yang telah tersedia, kita dapat membuka folder Widget dengan cara menyentuh layar sekali (tap),

setelah kita menekan layar sekali maka akan keluar folder geser dari sebelah kiri layar, cara memindahkan widget yaitu dengan cara Drag n Drop, kita cukup menahan icon pada folder lalu menggesernya ke layar, setelah kita menemukan lokasi yang pas, kita cukup melepas jari kita maka icon widget yang kita pilih akan menempati tempat yang telah kita pilih, jumlah widget yang bisa kita letakkan pada 3 layar adalah 12 widget, dan di bawah ini adalah contoh Homescreen pada Samsung STAR wifi saya, pokoknya homescreen Samsung STAR ini sangat menyenangkan. J

b. Kamera

Untuk fitur kamera pada ponsel ini, menurut saya sudah cukup lah untuk aksi narsis-narsis ria, kamera dengan resolusi 3.2 Mpix FF Samsung STAR ini tergolong terang, namun terkadang lensa ponsel ini tak dapat menangkap cahaya dengan maksimal sehingga terkadang hasil foto terlihat kurang natural, bisa dikatakan pewarnaan pada kamera ponsel ini kurang maksimal, namun mungkin beda lagi bagi orang yang suka narsis-narsis, karena berita baiknya, bila memotret wajah dengan kamera ini akan terlihat lebih halus dan permukaan kulit kita terlihat terang.

Menurut saya, hasil dari kamera ponsel ini sudah mumpuni untuk urusan mengabadikan momen, namun hasil tergantung dari pengaturan dan cara kita memotret, apalagi kamera pada ponsel ini tidak memiliki fitur AF, jadi tangan kita tidak boleh goyang sedikitpun bila ingin hasil yang maksimal, bila tangan kita goyang sedikit saja, maka hasilnya tak fokus, apalagi bila kita memotret menggunakan night mode, maka kita harus lebih konsentrasi saat ingin memotret, karena sekali saja goyang, maha pencahayaan dan hasil gambar tak akan maksimal, terkadang hasil akan terlihat over exposure dan blur.

Salah satu hal yang menjadi nilai plus pada kamera ponsel ini menurut saya ialah kehadiran fitur Smile Shot, jadi kita cukup tersenyum maka kamera akan otomatis mengambil gambar tersebut, cukup menyenangkan untuk seru-seruan, saat kita ingin menggunakan Smile Shot, kita cukup menekan shutter kamera, lalu kita arahkan lensa kamera ponsel ke wajah orang yang ingin difoto, secara otomatis akan muncul kotak-kotak hijau yang menjadi bingkai di wajah orang tersebut, bila orang tersebut mulai tersenyum, maka akan muncul bingkai kuning di sekitar mulut orang tersebut, nah dalam beberapa detik kemudian maka kamera akan otomatis mengabadikan momen tersebut tanpa perlu menekan shutter kamera, sangat bagus bila ingin melakukan self portrait dalam jarak yang lumayan jauh dari ponsel. J

Galeri pada ponsel ini pun sangat menyenangkan, kita cukup menggeser jari kita dari kiri ke kanan atau sebaliknya bila ingin melihat foto selanjutnya, layaknya iPhone menurut saya, namun tentu saja tak sehalus perpindahan foto pada iPhone, pada Samsung STAR terkadang akan patah-patah saat ingin melihat foto selanjutnya, namun ada satu hal yang tak dimiliki oleh iPhone tapi Samsung STAR punyaa, dan fitur tersebut adalah fitur untuk melihat foto selanjutnya hanya dengan cara memiringkan ke kiri atau ke kanan ponsel kita, foto kita layaknya kelereng yang berada dalam layar Samsung STAR, foto-foto kita akan meluncur ke bawah sesuai arah kemiringan ponsel kita, semakin miring ponsel kita maka akan semakin cepat meluncur foto kita ke bawah, sangat menyenangkan.

c. Musik

Untuk aksi mendengarkan musik, Samsung STAR memiliki pemutar musik yang nyaman untuk digunakan, apalagi bila kita sedang mendengarkan musik dan kembali ke homescreen, maka akan muncul satu widget yaitu widget musik, yang terdapat 3 icon (prev, pause dan next), jadi kita tak perlu jauh-jauh masuk ke menu musik bila ingin mengganti dan menghentikan musik player, widget musik pada Samsung STAR hampir mirip-mirip dengan Nokia 5800, hanya saja pada Samsung STAR tidak ada Album Art, dan sebaliknya, pada Nokia 5800 kita harus masuk menu dan membuka Pemutar Musik dulu kalau mau melihat daftar lagu, sedangkan pada Samsung STAR cukup menekan judul lagu pada widget maka kita akan otomatis dibawa ke aplikasi pemutar musik.

Keluaran suara loudspeaker Samsung STAR tidak terlalu kencang dan bertenaga, bahkan terkadang terdengar nyaring tanpa bass, namun memang seperti itulah yang terjadi bila earphone dicampur dengan loudspeaker, namun lain cerita lagi bila mendengarkan musik melalui headset, suara yang terdengar akan sangat bertenaga dan tak nyaring, suara bass dari headset dapat terdengar jelas, keluaran suaranya sesuai, apalagi kita dapat mengatur equalizer sesuai keinginan kita, ada bermacam-macam equalizer yang dapat kita pilih sesuai selera kita.

d. Menu

Membuka membuka menu pada ponsel ini, kita cukup menekan icon menu di pojok kanan bawah layar, saat membuka menu, kita akan ditawari animasi icon yang bergerak ke tengah layar seperti gambar di bawah, ikon pada menu memang tidak memiliki animasi bergerak, hanya saja saat kita menekan ikon, ikon tersebut akan memberi efek seperti ditekan, sama halnya seperti tombol yang ditekan, memang terkadang terasa monoton dan datar, tapi saya rasa itu sudah cukup karena kita dapat mengganti latar belakang menu sesuai dengan selera kita, jadi kita takkan merasa bosan dengan latar yang itu-itu saja, nah disamping menu utama tersebut, kita juga dapat mengganti ke menu geser dengan menekan icon folder shortcut pada kanan atas layar, pada menu ini kita akan disuguhi beberapa icon aplikasi penting, menu ini juga terbagi menjadi tiga bagian layaknya homescreen, pada layar pertama kita akan disuguhi ikon Komunikasi jejaring sosial, kemudian bila kita menggeser layar ke kiri, maka akan terlihat menu selanjutnya yang terdiri dari beberapa aplikasi bawaan Samsung STAR dan juga koneksi pada ponsel ini, dan bila kita menggeser sekali lagi, kita akan menukan menu dengan susunan ikon multimedia, disini kita akan menemukan ikon pemutar musik, radio, game, recorder, dan galeri.

Sayangnya, susunan ikon pada ponsle ini tak dapat kita ganti-ganti, jadi sejak pertama membeli kita hanya akan menemukan susunan ikon yang seperti itu-itu saja, pasti akan terasa beda bila anda pengguna ponsel Nokia dengan OS Symbian diamana kita bisa mengganti susunan ikon pada menu.

e. Koneksi

Untuk urusan koneksi, ponsel ini telah didukung oleh koneksi Wi-Fi, jadi bila kita berada pada area free wifi hotspot, kita dapat internetan dengan gratis, selain koneksi wifi untuk internetan, kita juga dapat menggunakan akses data dengan kecepatan EDGE pada ponsel ini, untuk urusan Facebookan, saya rasa koneksi pada ponsel ini lebih menyenangkan dan cepat dibandingkan Nokia 5800 saya yang terkadang lama koneksinya ke server.

Untuk urusan bertukar file antar ponsel, kita dapat menggunakan fasilitas Bluetooth pada ponsel ini, cara menggunakan bluetooth pada ponsel ini juga tergolong mudah, dan bila kita sudah menambah koneksi bluetooth teman kita, maka icon beserta nama bluetooth teman kita akan tersimpan di layar awal aplikasi bluetooth, jadi kita tak perlu lagi melakukan proses ‘search’ untuk menemukan bluetooth mereka, namun disini terdapat kesulitan dimana walaupun kita sudah memberikam autorisasi (otomatis terima koneksi) ke ponsel bluetooth lainnya, kita masih harus menekan tombol ‘terima’ atau ‘tolak’ saat ada file yang akan masuk ke ponsel kita dari teman kita, cukup ribet karena kita tak dapat melakukan transfer dalam jumlah banyak.

Ponsel ini juga memiliki port USB yang dapat terhubung ke Laptop/PC, port yang digunakan USB sama dengan port Charger, headset dan USB, satu lubang untuk tiga colokan, sama halnya dengan ponsel Sony Ericsson yang menggabung penggunaan portnya dengan headset, charger dan USB, jadi kita tak mungkin mendengarkan musik melalui headset sambil mengisi baterai ponsel kita, beda halnya dengan Nokia yang masing-masing memiliki lubang untuk mengisi baterai, headset dan USB.

f. Komunitas

Untuk fitur komunitas, kita telah disediakan ikon shortcut ke situs jejaring sosial yang terkenal, sebut saja Facebook, Flickr, Picasa, Friendster, Google dan lain-lainnya, yang paling menyenangkannya, setiap icon situs tersebut dapat kita jadikan widget di homescreen kita, jadi kita tak perlu masuk menu untuk membuka situs jejaring sosial tersebut, dan juga widget Google merupakan widget yang paling menyenangkan, karena bila kita ingin mencari sesuatu di internet, kita cukup menulis keyword yang ingin kita cari di internet lalu menekan icon ‘search’ di sebelah kotak keyword.

Pada ponsel ini kita juga dimungkinkan untuk melakukan upload langsung dari ponsel ke situs jejaring sosial yang tersedia, jadi bila kita ingin upload foto ke facebook, kita tak perlu jauh-jauh ke warnet, cukup menggunakan aplikasi komunitas pada ponsel ini maka otomatis kita dapat meng-unggah foto kita, fitur komunitas pada ponsel ini tergolong lengkap, yang menjadikan nilai tambah bagi ponsel ini.

g. Fitur lainnya.

Fitur lain pada ponsel ini yang juga menurut saya sangat sangat penting yaitu fitur proteksi yang membutuhkan password, jadi bila kita ingin melindungi kotak SMS kita dari tangan jahil nan usil, kita bisa mengunci aplikasi pesan dengan fitur tersebut, jadi bila kita ingin membuka aplikasi SMS, kita akan diminta memasukkan sandi yang telah kita tentukan sebelumnya, jadi dengan hal tersebut, orang-orang jahil takkan bisa melakukan kejahatan dengan isi kotak SMS kita (hehe), dan tentunya fitur tersebut tidak hanya berlaku untuk kotak SMS, namun pada aplikasi lainnya, sebut saja Galeri, organiser, kalender, kontak dan lain-lain.

Game pada ponsel ini juga beragam, namun ada beberapa game pada ponsel ini yang hanya tersedia dalam bentuk percobaan, jadi bila ingin memainkan versi penuhnya, kita harus membayar senilai Rp. 15.000 yang diambil dari pulsa kita, cukup mahal mengingat dengan jumlah uang segitu kita bisa internetan di warnet dan mengunduh beragam game dari server penyedia game Java, bisa sambil facebook dan twitter juga malahan, hehe..

5. Daya Tahan.

Baterai pada Samsung STAR ini menggunakan Lithium-Ion 1000 mAh, selama saya menggunakan ponsel ini, paling lama dapat bertahan hampir 3 hari, itu dengan penggunaan hemat tanpa aneh-aneh bermain game, dalam modus 3 hari itu saya hanya menggunakan ponsel unutk sms dan telefon seperlunya, memotret pun hanya sesekali, namun bila penggunaan normal, ponsel ini dapat bertahan selama 2 hari sekali charge, dan bila penggunaan anda tergolong ekstrem dimana internetan dengan wifi sekaligus foto-foto narsis melulu maka daya tahan akan menurun secara drastis, terlebih lagi bila telefon-telefonan melulu, maka hanya dalam 1 hari baterai akan langsung low, hehe..

6. Kesimpulan.

Sesuai dengan apa yang telah saya jelaskan di atas, ponsel ini merupakan ponsel layar sentuh dengan fitur yang cukup mumpuni, dan saya rasa ponsel ini sangat sesuai untuk anda yang tidak begitu mengedepankan fitur kamera dan musik pada suatu ponsel, setidaknya ponsel ini sangat nyaman digunakan untuk mengetik dan koneksi ke dunia maya, layarnya pun tergolong nyaman, dari sekian banyak pesain ponsel ini, seperti LG Cookie, Nokia 5230, Nokia 5233, LG Pop, saya rasa ponsel ini masih layak untuk dipertimbangkan, namun bila menurut saya sendiri masih mending milih ponsel ini dibandingkan beberapa ponsel yang saya sebutkan tadi, apalagi bila anda yang sudah mulai bosan dengan tampilan khas Nokia (saya sendiri sebenarnya bosan dengan tampilan Nokia 5800 saya), jadi dengan membeli Samsung STAR ini, perasaan tersebut dapat sedikit teratasi.

Namun bila fitur-fitur pada ponsel ini belum memenuhi kriteria ponsel idaman anda, ada baiknya menabung saja dulu dan tunggu hingga uang anda mencapai Rp. 2.500.000, nah saat budget anda sudah sebanyak itu, akan semakin banyak lagi ponsel yang dapat anda pilih, dan pada saat budget anda mencapai segitu, saya rekomendasikan membeli Samsung i5700 Galaxy Spica, saya berkata begini karena saya sendiri sedang dalam proses menabung uang untuk ponsel tersebut, hehe..

Baiklah, demikian ulasan saya mengenai Samsung STAR wifi, semoga bermanfaat bagi para pembaca.. J

Total kata dalam tulisan ini adalah 2.826, termasuk dengan pesan ini, hehe..


Ulasan mengenai Samsung STAR

Hahaha setelah saya lama mencari inspirasi dan bingung pengen ngebahas apa, akhirnya terlintas di pikiran saya untuk membahas tentang Samsung Star a.k.a GT-S5233A.

Samsung STAR, huwaaa ponsel ini lohh kerennn bangett menurut saya, dengan sistem layar sentuh dengan ukuran layar 3″ inci resistive dan kamera 3 Mpix, rasanya udah cukupp dehh, apalagi harganya yang gak terlalu tinggi untuk saat ini, okee tanpa perlu basa basi lagi, mari kita bahas ponsel canggih milik sii belloo ini, hahaha.. (ini ponsel si pujaan hati lohh, hahaha).

Review ponsel kali ini, bukanlah merupakan pengalaman saya dalam menggunakan ponsel ini dalam waktu lama, hanya saja saya kebetulan bisa mencicipi ponsel ini dalam waktu yang lumayan sering (hihi), saya akan merangkum dan menyimpulkan segala hal yang saya ketahui tentang ponsel ini dari pengalaman saya dalam menggunakan ponsel ini, maka dari itu saya akan berusaha menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dimengerti. :-)

1. Harga saat ini.

Untuk saat ini tanggal 18 januari 2010, ponsel ini berada di kisaran harga Rp. 1.799.000 hingga Rp. 1.849.000, harga tersebut bervariasi tergantung tempat anda membelinya, terkadang mahal terkadang lebih murah, haha asal jangan sampai ketipu. 😀

2. Kesan pertama. ”

waawww kerenn, mirip iPhonee..”, haha bener lohh, pertama kali ta lihat ponsel ini, saya jadi teringat dengan iPhone, apalagi dengan layarnya yang menggunakan rasio 4:3 (seingat saya rasio layar seperti ini juga digunakan di iPhone, jadi terlihat lebar), apalagi dengan layar 3″ inci resistive yang tidak terlalu terlihat seperti plastik (jika dibandingkan Nokia 5800) membuat ponsel ini terlihat cantik, dengan balutan warna hitam membuat ponsel ini terlihat manis, haha selain penampilan luar yang manis, tampilan antar menu dan layar utama ponsel ini juga terlihat cantik dan manis (hwahaha wallpapernya kali ya yang bikin cantik, :P), ada 3 macam layar yang bisa kita atur sesuka kita (mirip tema gdesk buatan saya yang judulnya phu2t.gdd), haha kesan pertama yang asyikk, pertama kali saya memegang ponsel ini disaat saya dan dia dan sahabat dia makan malam bersama di burgerman garlick, haha..mangstabhh juragann.. 😀

3. Kelebihan.

Haha seperti yang sudah saya sebutkan di point 2, ponsel ini memiliki tampilan dan desain yang manis, tak terlalu besar dan tak terlalu kecil juga, desain tipis dari ponsel ini membuat ponsel ini nyaman di genggaman baik dalam keadaan portrait dan landscape, ya berhubung di ponsel ini juga terdapat accelerometer, jadi kita dapat mengubah tampilan dari portrait ke landscape, beda halnya dengan Nokia 5800, tombol tengah pada Samsung STAR ini digunakan untuk keluar dari menu, semacam tombol back, tombol back pada ponsel ini rasanya seperti tombol home menu di iPhone, jika kita ingin membuka layar yang terkunci, kita cukup menyentuh dan menahan icon kunci yang ada di layar maka dalam beberapa detik layar pun akan terbuka, terasa lebih efektif dibandingkan sistem geser Nokia 5800 yang saya khawatirkan suatu saat akan aus a.k.a rusak, huhu..untuk tampilan antar menu, Samsung STAR akan memanjakan mata anda dengan efek animasi yang segar, apalagi di setiap menu sudah menggunakan sistem kinetic scrolling, baik di menu pesan, kontak, galeri foto dan semuanya (haha pemborosan kata), jadi kita tak perlu capek-capek lagi menggeser garis yang biasanya ada di bagian kanan layar kayak Nokia 5800, selain itu, kita bisa mengatur layar utama dengan bermacam-macam widget, asyik sekali pokoknya ngatur-ngatur widget di layar utama Samsung STAR. Untuk mengabadikan momen, terdapat kamera dengan resolusi 3.2 Mpix di bagian belakang bodi ponsel, untuk hasil kamera ini tergolong bagus, dimana hasil tidak gelap, apalagi bagi orang yang suka berfoto-foto ria a.k.a narsis, hasil foto kamera ini akan tampak bagus bila memotret wajah a.k.a narsis ria dimana settingan warna dan pencahayaan kamera ini mirip dengan settingan beauty skin di settingan kamera webcam laptop toshiba saya, jadi kulit akan tampak halus, haha nice pokoknya untuk dipakai bernarsis ria, selain kamera yang terang, ponsel ini juga sudah dilengkapi accelerometer, sama seperti Nokia 5800, bila kita sedang mengetik pesan, kita bisa memilih dua macam keyboard, antara keypad virtual dan keyboard virtual, mode input akan berubah sesuai dengan posisi ponsel, bila kita mengubah posisi ponsel menjadi landscape, maka keyboard akan secara otomatis menjadi keyboard qwerty virtual, dan bila kita menegakkan kembali ke portrait, maka keyboard akan otomatis berubah menjadi keypad virtual (sama seperti Nokia 5530), selain itu, UI di ponsel ini sudah menggunakan kinetic scrolling, hehe hal yang telah menjadi impian para pengguna Nokia 5800 (sekarang udah lumayan terobati sejak kemunculan FW40), jadi kita dapat dengan mudah dalam memilih kontak dan melihat pesan tanpa perlu menggeser scroll bar di bagian kanan layar, sangat menyenangkan memang menikmati UI TouchWiz samsung, apalagi saya yang sudah lama hidup bersama OS Symbian (sejak jaman gak enak dari N-Gage dan 3650 teman saya haha), melihat UI Samsung seperti membawa suasana baru dalam menggunakan ponsel, hehe..

4. Kekurangan.

hhmm kekurangan yang saya rasakan adalah kurangnya bertenaga suara loudspeaker ponsel ini, apalagi bagi saya yang sudah terbiasa dengan suara loudspeaker Nokia 5700 dan Nokia 5800, hhmm terasa beda aja, lagipula port headsetnya tak se-fleksibel Nokia 580o dimana kita tidak bisa sekenanya menancapkan jack 3.5mm yang biasanya kita temui di speaker aktif atau di headset favorit kita, untuk urusan layar sentuh, Samsung STAR sudah menyediakan haptic feedback hanya saja rasanya tak sebegitu nyaman, mengingat layarnya tak begitu sensitif (kalau dibandingkan 5800 saya FW31), saya sempet mencoba untuk mengetik, terkadang terasa nyaman terkadang juga terasa tak nyaman, apalagi layarnya yang tak sebegitu besar 3″ inci (haha menurut saya itu masih kurang besar saja ya), untung saja tampilan layarnya (bahannya) tak terlalu terlihat seperti plastik, jadi bila disandingkan dengan Nokia 5800, masih terlihat lebih bagus layarnya Samsung STAR walaupun masih lebih sensitif layar Nokia 5800, kekurangan lain yang saya ketahui adalah kamera Samsung STAR sendiri, meskipun terlihat bagus karena terang, namun pewarnaan pada kamera tak sebegitu hidup seperti Nokia 5800, disaat saya mencoba mengambil gambar, warna terkadang memberi kesan ‘dilebih-lebihkan’ sehingga tak sesuai dengan objek yang kita foto, haha yang saya rasakan kurang lebih seperti itulah.. (tapi walaupun begitu saya juga pengen beli Samsung STAR lohh) x)

5. Kesimpulan.

Nahhh setelah saya mencoba dan menggerogoti Samsung STAR sii bello, akhirnya saya menyimpulkan bahwa ponsel ini cocok untuk menyegarkan mata saya yang sudah terbiasa dengan ponsel dengan OS Symbian, pengen banget bisa punya hape ini berhubung harga ponsel ini tak sebegitu mahal sekarang (haha saya pribadi masih milih ini daripada BB 8320), namun disamping itu kita masih harus memikirkan kekurangan dan kelebihan yang ada pada Samsung STAR, kalau kita lebih senang dengan ponsel ber OS, maka ada baiknya membeli Nokia 5530 dimana harganya tidak jauh berbeda, namun bila anda mencari suasana baru dengan tampilan yang menyenangkan dan personalisasi layar yang tak membosankan, ada baiknya memilih Samsung STAR..

pokoknya Samsung STAR mangstabhh dehh juragann.. x)

Demikian ulasan saya mengenai Samsung STAR, semoga bermanfaat bagi para pembaca.. 😀

ahaha baru bisa ngepost sekarang, abis sinyal SMART tak ada di pekanbaru, huhu..