Ulasan saya dengan Nokia X6 16GB

Ulasan saya dengan Nokia X6 16GB

Nokia X6 16GB: peningkatan dan sesuatu yang konstan..

Nokia X6 16GB

Nokia X6 16GB, ponsel dengan desain candybar touchscreen garapan vendor ternama Nokia ini merupakan suksesor dari Nokia 5800 XpressMusic yang sebelumnya telah masuk ke pasar ponsel sejak tahun 2008 lalu, dengan membawa layar jenis kapasitif yang lebih responsif akan sentuhan jari, Nokia X6 tampil lebih canggih dari sisi layar ketimbang pendahulunya, namun yang saya rasakan, kehadiran Nokia X6 ini tak seheboh seperti kehadiran Nokia 5800 XpressMusic  beberapa tahun lalu, padahal saya rasa kehadiran Nokia X6 ini patut menjadi hal yang menggemparkan mengingat seri suksesornya kali ini membawa beragam fitur yang lebih maju, hhmm..entah apa penyebabnya, namun daripada mikirin itu lama-lama, mending mari kita membaca ulasan saya tentang suksesor Nokia 5800 XpressMusic, hehe..

Continue reading

Pengalaman saya dengan iPhone 3GS 32GB

iPhone 3GS 32GB

Ulasan saya tentang iPhone 3GS 32GB

Baiklahh, setelah beberapa waktu lalu saya melihat iklan ponsel ini di TV, akhirnya sekarang saya baru bisa memposting ulasan saya mengenai ponsel “iPhone tercanggih saat ini”, yaa setidaknya itulah yang biasa saya dengar di iklan ponsel ini, yang tentu saja akan lebih tepat jika dikatakan “iPhone tercanggih di Indonesia saat ini..”, hehe abis kan iPhone 4 belum resmi masuk di Indonesia, hehe..

Tentu saja bagi para pembaca yang sudah mengikuti blog saya sejak 1 tahun lalu, saya juga sempat membahas tentang iPhone 3G 16GB, nahh Alhamdulillah sekarang saya mendapat kesempatan untuk membahas ponsel canggih yang satu ini.

iPhone 3GS 32GB, sekilas desain ponsel ini tak ada bedanya dengan pendahulunya, terutama dengan iPhone 3G, dan memang benar tak ada perbedaan dari desain kedua ponsel tersebut, hanya saja perbedaan dapat kita lihat bila melihat bagian belakang ponsel ini, di belakangnya sekarang ada tulisan “iPhone 32GB”, tentu saja angka 32GB berada di bawah tulisan iPhone-nya..

Secara garis besar, yang membedakan kedua ponsel tersebut adalah prosesor dan fitur-fitur di dalamnya, dan tentu saja hal baru yang dimiliki iPhone canggih ini adalah fitur touch focus, sebenarnya fitur itu sama dengan AF di kamera ponsel lainnya, namun di ponsel yang satu ini kita bisa memilih daerah mana yang ingin kita pertajam dengan menyentuh bagian yang kita pilih pada viewfinder, nahh mau tahu lebih lengkapnya??ayoo monggo dibaca.. 😀

iPhone 3GS 32GB, adalah ponsel pintar garapan Apple yang terkenal dengan kemampuan layarnya yang canggih, tentu saja pada awal kemunculan ponsel ini merupakan ponsel yang inovatif, karena mengusung layar jenis baru yang dinamakan Capacitive, yang hingga sekarang ini semakin banyak yang juga ikut menggunakan jenis layar ponsel ini.

penampakan bagian belakang

Ulasan kali ini akan saya bagi dalam beberapa kategori, dan akan saya jelaskan semaksimal mungkin yang dapat saya ungkapkan, hehe.. 😀

1.Harga

Awal kemunculan ponsel ini selalu dipatok dengan harga selangit, namun beda dengan sekarang, walaupun sudah agak lama muncul di Indonesia dan barusan saja muncul iklannya di TV, harga ponsel ini sudah tidak selangit seperti beberapa bulan lalu, harga ponsel ini saat pertama kali dibeli adalah Rp. 7.499.000 dan tentu saja akan mendapatkan kartu perdana iPhone dengan paket internetan unlimited 1 tahun .

Harga ponsel ini tergolong masuk akal mengingat tak lama lagi iPhone 4 keluar dan harga ponsel iPhone 3G juga telah turun.

Skor saya untuk harga : mahalnya, hehe.. 7 stars aja deh, moga-moga bisa turun lagi harganya, hehe..

2. Desain

Dari segi desain, ponsel iPhone satu ini masih memiliki desain yang sama dengan pendahulunya yaitu iPhone 3G, semuanya masih sama termasuk peletakan tombolnya, saya rasa tak ada yang berubah, jadi saya tidak akan berkomentar banyak disini karena sama saja dengan desain ponsel yang pernah saya bahas disini (iPhone 3G).

Skor saya untuk desain : 8 stars

3. Input Pengetikan

Untuk pengetikan, tidak perlu diragukan lagi kemampuan layar ponsel ini, dengan jenis layar Capacitive kita dapat mengetik tanpa menguras banyak tenaga, apalagi susunan keypad qwerty virtualnya sama dengan susunan keyboard konvensional lainnya, sehingga kita tak perlu menghabiskan banyak waktu untuk belajar mengetik menggunakan keypad virtual qwerty ponsel ini.

keypad qwerty virtual landscape

Untuk akurasi pengetikan, saya rasa sudah maksimal dimana ukuran tombol dan layar sesuai sehingga kita dapat dengan mudah menjangkau setiap tuts virtual di ponsel ini, dan tentunya saat kita mengubah posisi ponsel menjadi landscape maka ukuran tuts virtual keypad pun akan ikut melebar dan membesar, sehingga memudahkan kita untuk mengetik menggunakan ponsel tersebut, dan hal ini takkan menjadi masalah bagi yang jempolnya besar-besar, karena akan tetap mudah untuk mengetik.. 😀

Mengetik menggunakan ponsel ini juga sangat nyaman, tak ada kesulitan berarti yang saya temukan saat mencoba mengetik dengan kecepatan tinggi sekalipun, dan hal ini semakin membuat saya yakin untuk membeli iPod Touch, hehe.. 😀

Skor saya untuk input pengetikan : 9 stars

4. Fitur

a. Kamera.

Nahh, ada yang baru di ponsel ini, yaitu fitur touch focus dimana kita bisa menentukan letak titik fokus sesuai dengan arahan sentuhan jari kita, jadi kita cukup menyentuh layar dan secara otomatis sensor kamera ponsel ini akan mempertajam dan menyesuaikan fokus dengan objek yang kita pilih, namun pada dasarnya, yang saya rasakan pada ponsel ini yaitu fitur focus ini sama halnya dengan kamera saku digital saya, Sony Cybershot DSC, dimana bila kita mendekatkan kamera (makro) dengan objek maka secara otomatis sensornya akan mendeteksi dan merubah lensa agar gambar terlihat fokus, berbeda dengan kamera ponsel dengan AF, sebagai perbandingannya saya mengambil contoh  Nokia 5800 saya, saat saya mendekatkan kamera ponsel iPhone ke port konektor iPhone, maka dalam beberapa detik ponsel ini akan mencari titik fokus sehingga muncul kotak dimana kotak tersebut sebagai titik fokus yang telah ditentukan otomatis oleh iphone, jadi kita tinggal menekan icon shutter kamera dan voila jadilah foto port usb yang fokus, nahh berbeda bila saya menggunakan Nokia 5800, saya masih harus menekan shutternya baru sensor akan mencari titik fokus pada port usb iphone, setelah objek terlihat fokus baru ponsel akan memberi tanda dengan mengganti warna kotak fokus dengan warna hijau, nahh barulah kita menekan penuh shutternya, sesuai dengan apa yang telah saya jelaskan di atas, seperti itulah perbedaan AF iPhone 3GS dengan Nokia 5800, masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya, namun saya rasa keduanya memang memiliki kamera yang handal.. 😀

Autofocus macro

Nahh bagaimana dengan Touch Focus?yaa seperti yang telah saya terangkan di atas, kita bisa menentukan objek yang kita inginkan dengan menyentuh layar, fitur inilah yang menjadi nilai plus bagi kamera ini, dan mau tahu berita yang lebih menariknya lagi?kamera iPhone 3GS juga bisa menggunakan fitur auto focus saat merekam video, tentu saja hal ini belum dimiliki oleh Nokia 5800, jadi saat kita merekam video, kita dapat merekam dengan hasil yang fokus. 😀

Gak ada yang sempurna, walaupun iPhone 3GS telah disematkan fitur Touch Focus dengan kamera 3,2Mpix, masih saja ada kekurangan yang dimilikinya yaitu tidak adanya lampu flash/LED untuk penerangan, tentu saja ini merupakan hal penting yang juga harus dimiliki sebuah ponsel, terutama saat saya mencoba merekam dan memotret saat malam hari di dalam mobil, saya kesulitan untuk memotretnya karena tak ada lampu flash/LEDnya, tentu saja saya bisa menyalakan lampu mobil, namun hal tersebut tidak ada gunanya bila saya mencoba memotret di malam hari diamana tak ada penerangan sama sekali, itulah yang saya maksud.. 😉

Hasil kamera?okayy, setelah saya mencoba memotret dan merekam berkali-kali menggunakan kamera ponsel ini, saya merasa hasil kamera dari ponsel ini tergolong bagus, pewarnaan dan pencahayaannya tergolong bagus, jadi bila pemotretan outdoor dengan cahaya yang melimpah, saya rasa hasil iPhone 3GS dan Nokia 5800 kurang lebih sama, dan tentu saja, hasil akan berbeda jauh saat mencoba membandingkan kedua ponsel tersebut dalam kondisi minim cahaya indoor..

hasil foto saat saya mencoba memotret homescreen Nokia 5800 saya

Skor saya untuk kamera : 8 stars

b. Music Player aka iPod

iPod merupakan pemutar musik yang tentu saja sudah tidak asing lagi di telinga kita, fitur iPod di ponsel ini saya rasa masih sama dengan iPod di iPhone 3G, hanya saja sekarang saya merasakan perpindahan dan animasi di album art lebih halus ketimbang iPhone terdahulu, keluaran dari speakernya pun saya rasa tidak ada perbedaan dengan seri terdahulunya, jadi secara garis besar, tidak terdapat banyak perubahan.

Perubahan yang paling mencolok adalah ketika kita melihat headset bawaan iPhone 3GS ini, yaitu headset jenis earplug, nahh pasti udah tidak asing lagi dengan headset jenis earplug, jenis headset yang sering digunakan oleh ponsel seri walkman agar keluaran suara headset lebih nendang, hehe.. 😀

Skor saya untuk music player : 9 stars

c. Games

Tentu saja, dengan prosesor yang lebih tangguh, kali ini iPhone dapat memainkan game dengan ketajaman yang lebih tinggi, dan tentu saja lebih halus ketimbang pendahulunya, game yang saya test disini masih sama dengan game di iPhone 3G sebelumnya, dan game yang saya jadikan uji coba adalah game Tap-Tap revenge, game mirip guitar hero ini sangat menarik untuk dimainkan, dimana terdapat berbagai macam gaya untuk memainkan game ini, saat saya memainkan game ini (sekali lagi) di iPhone 3GS, saya merasakan pergerakan animasi berjalan lebih halus dan tajam, dan tentunya sangat nyaman memainkan game ini.. 😀

Need For Speed Shift

Tak banyak yang bisa saya katakan disini, karena tentu saja bermain game di ponsel ini sangat uenak..hehe

Skor saya untuk gaming : 9 stars

d. Dukungan Office

Bila ada yang berfikiran kalau di iPhone gak bisa buka file office, coba aja deh dulu dites, hehe awalnya saya juga gak tahu dan ternyata setelah saya mencoba membuka file xls (office 2007) di ponsel ini, dapat dibuka dengan lancar dan halus, sangat nyaman melihat file office disini..hal ini sebenarnya udah lama saya ketahui, sejak awal saya mencoba iPhone 3G juga udah bisa fitur ini, hehe..

Namun saya belum berani memastikan apa di iPhone bisa edit file xls atau tidak, abis saya belum pernah mencoba untuk mencari aplikasi office di appstore, karena saya berpikiran bahwa ponsel ini adalah ponsel full multimedia, dan tak perlu terlalu dibebani dengan urusan office, karena di laptop kan bisa, hehe..

Skor saya untuk dukungan office : 7 stars

e. Web browser aka safari

Safari merupakan browser bawaan dari pihak Apple sendiri, yang merupakan browser default bagi setiap iPhone dan juga barang elektronik garapan Apple, Macbook pun juga menggunakan safari, nahh saat saya mencoba internetan mengguakan safari, browsing terasa lancar dan nyaman apalagi kita bisa menambah jumlah halaman yang ingin kita buka, dan seingat saya total yang bisa ditambahkan hingga 8-9 layar, internetan di browser safari layaknya internetan di laptop/PC, sangat nyaman dan tampilannya pun sederhana sehingga kita mudah untuk menggunakannya.. 😀

Skor saya untuk safari : 8 stars

f. Storage atau memori

Sesuai namanya, iPhone 3GS ini memiliki kapasitas hingga 32GB, ukuran yang sangat besar untuk seukuran ponsel saat ini, namun tentu saja ukuran yang akan kita dapatkan dari ponsel ini adalah 29.33 GB, dengan memori sebanyak ini, kita dapat menyimpan ribuan lagu, ratusan video, dan ribuan game ke dalam ponsel ini, sangat lapang memang memorinya, bahkan saking lapangnya terkadang sisanya tak pernah terpakai, hehe..

Skor saya untuk memori : 9 stars

g. iOS 4

hehe inilah dia iOS 4 yang merupakan nama resmi baru untuk software milik iPhone, sejatinya awal membeli ponsel ini, masih menggunakan versi 3.1 dan sekarang ini saya lagi melakukan upgrade ke versi 4 dimana ukuran file yang harus saya download adalah 378 MB, ukuran yang sangat besar untuk sebuah OS, namun yaa tentu saja sesuai dengan fitur-fitur baru yang terdapat di dalamnya.. 😀

Saat masih OS 3.1

jadi tulisan ini baru akan saya perbarui setelah saya selesai mengupgrade iPhone 3GS menjadi iOS4..

Update :

Setelah menunggu dari jam setengah 7, dan akhirnya selesai juga download dan semua proses upgradenya pada pukul 10 pagi, hehe..proses yang lama padahal itu udah pakai TelkomselFlash yang kecepatannya udah banterr, hehe..

What’s new on iPhone 4 :

Proses Update ke iOS 4

Sebenarnya ada banyak sihh fitur-fitur baru pada iOS 4 ini, namun disini saya hanya akan menyebutkan secara garis besar saja, yaitu :

1. Homescreen Backround

new Homescreen

Nahh, ini adalah perubahan yang paling mencolok dari iOS 4, dimana kita sekarang bisa mengatur backround wallpaper untuk homescreen iPhone, jadi kita tidak lagi merasa bosan dengan layar hitam yang biasa kita temui dulu di iPhone dengan os terdahulu, cara menggantinya pun mudah, langkah yang sama bila kita ingin mengganti wallpaper di lock screen.. 😀

2. MultiTasking

Ini juga merupakan salah satu fitur baru yang tergolong penting pada ponsel ini, jadi pada iOS 4 ini, kita bisa mengganti lagu tanpa masuk ke menu iPod, dapat membuka email tanpa menutup safari, bisa kembali ke game yang sebelumnya kita mainkan, cara menggunakannya cukup mudah, yaitu kita cukup menekan tombol home 2x dan di bagian bawah layar akan muncul beberapa icon aplikasi yang sedang kita buka, untuk melihat aplikasi lain yang kita buka bisa dengan cara menggeser ke kiri atau ke kanan.

Multitasking pada iPhone

Sebenarnya pada fitur ini, saya kurang begitu mengerti penggunaannya, karena pada fitur multitasking ini saya dapat membuka lebih dari 2 game sekaligus, bahkan jika dihitung dengan aplikasi dasar lainnya, bisa sampai 10 aplikasi lebih yang dapat kita buka, malahan fitur multitasking ini saya merasa lebih mengarah kepada shortcut di bawah layar, sebagai contohnya, saat saya membuka game NFS Shift, lalu saya ingin membuka aplikasi kamera tanpa menutup game, saat membuka menu kamera tersebut, sama saja seperti kita pertama membukanya dari home screen, jadi efeknya sama seperti kita membukanya dari home screen..

3. Camera Zoom

Ini juga fitur baru yang saya temukan saat membuka menu kamera, jadi sekarang kita dapat melakukan zoom saat ingin mengambil foto, caranya mudah, kita cukup menyentuh viewfinder di dekat icon shutter kamera, maka nanti akan keluar bar zoom levelnya, penggunaannya tergolong mudah layaknya zoom di ponsel layar sentuh lainnya..

4. Folder Organizer

Fitur folder organizernya ini memungkinkan kita untuk membuat folder aplikasi di homescreen, sehingga icon tidak akan berantakan, sebagai contohnya, kita dapat membuatkan folder social networking khusus untuk aplikasi facebook, tweetdeck, yahoo messenger, detik.com dan aplikasi internet lainnya, tampilan iconnya menurut saya kurang menarik, terlihat kurang segar, jadi icon foldernya itu terdiri dari icon facebook dan aplikasi dalam folder tersebut, dan disusun dengan tampilan grid 3×3 icon dengan latar warna icon folder hitam, namun dengan hadirnya fitur ini, sudah menjadi kemajuan besar dan memudahkan kita mengatur aplikasi di homescreen.

5. Lock orientation or unlock.

Icon sebelah kiri untuk lock orientation, dan juga bersebelahan dengan shortcut iPod player

Sama halnya dengan Nokia 5800 dimana kita dapat mematikan sensor akselerometernya, pada iOS 4 ini kita juga dapat mengunci posisi ponsel sehingga layar tidak akan berubah bila kita mengganti posisi ponsel dari portrait ke landscape, penambahan fitur yang tergolong penting, mengingat terkadang ada yang merasa kesulitan melihat foto portrait namun dalam keadaan baring menyamping, tentu saja bila foto portrait dilihat dalam modus landscape maka foto tidak tampil fullscreen..

Untuk fitur lainnya, saya rasa tidak ada perubahan yang begitu mencolok.. 😀

5. Daya Tahan

Baiklah, jujur-jujuran saja, daya tahan baterai pada ponsel ini saya rasa masih sama dengan pendahulu nya yaitu satu hari pemakaian sekali charge, dan itu bisa saja berkurang drastis sejalan dengan fitur yang kita gunakan, sebut saja bila kita mendengarkan lagu sambil internetan, mantabh tu langsung cepet baterainya habis, hehe.. 😀

Namun tentu saja, hal ini wajar mengingat fitur yang dimilikinya membutuhkan banyak energi sehingga baterai akan terasa cepat habis.

Skor saya untuk baterai : 7 star

6. Kesimpulan

Untuk harga Rp. 7.499.000 (harga di Pekanbaru), saya rasa apa yang kita dapatkan sudah sesuai dengan uang yang kita keluarkan, apalagi ditambah dengan fitur-fitur baru dan memori yang super lapang, saya rasa harga tersebut masuk akal, apalagi dengan membeli iPhone kita akan terus dapat melakukan upgrade secara gratis dari server Apple, namun bila anda merupakan orang yang gemar fotografi, saya rasa ponsel ini masih kurang tepat dijadikan pilihan pertama mengingat masih ada ponsel high-end lain yang memiliki kamera killer dengan lampu flash yang mantabh, sebut saja Sony Ericsson Satio, yang memiliki kamera 12 Mpix yang memiliki flash Xenon, apalagi harga kedua ponsel tersebut tak terpaut jauh, dari segi layar pun juga hampir sama, namun semua itu kembali lagi pada diri kita masing-masing, fitur apa yang menjadi prioritas kita dalam memilih ponsel, hal apa yang paling kita butuhkan dalam sebuah ponsel, bila anda mencari ponsel layar sentuh yang mantabh dengan fitur yang keren, maka ponsel inilah yang sesuai dengan pilihan anda, dan tentunya disesuaikan juga dengan jumlah uang yang kita miliki, hehe.. 😀

Nokia 5800 di dalam iPhone 3GS dipotret menggunakan Nokia 5800, hehe..

Baiklah demikian ulasan saya dengan iPhone 3GS 32GB, bila ada salah penulisan mohon dimaklumi, dan bila ada salah susunan kata mohon juga dimaklumi, hehe setidaknya setiak hari saya akan terus mencoba memberi ulasan yang terbaik bagi para pembaca, bila ada yang ingin bertanya, monggo dituliskan komentarnya, sekali lagi, terima kasih banyakk yaa.. 😀

Ulasan saya mengenai Nokia N97 Mini

Nokia N97 Mini, nah nohh akhirnya saya bisa juga mereview salah satu ponsel High-end dari vendor Nokia, ponsel ini adalah versi ‘kecil’ dari Nokia N97, yang tentu saja perbedaannya terletak pada ukuran ponsel, untuk lebih gampangnya layar pada Nokia N97 ini berukuran 3.2” inci, sedangkan Nokia N97 berukuran 3.5”, perbedaan layar yang cukup jauh, namun saya rasa ukuran layar Nokia N97 Mini ini sudah cukup, tak kebesaran dan tak kekecilan juga, yang tentunya sama besar dengan layar Nokia 5800 XpressMusic.

Aslinya ponsel ini adalah milik teman kelas saya, sebelum dia menggunakan Nokia N97 Mini ini, dia sempat menggunakan Nokia N81 tapi ntah mengapa dia sering mengganti-ganti ponselnya, katanya sih karena sering kehilangan ponsel di warkop dan karena ketiduran di sepur, hehe extreme amat yaa..

Baiklahh, pertama kali melihat dan memegang ponsel Nokia N97 Mini ini, saya melihat bahan ponsel ini gampang sekali kotor bila terkena debu, apalagi bagian di sekitar layar (dapat dilihat pada foto di atas), ukurannya terlihat sedikit lebih lebar dari Nokia 5800 (dan juga Nokia 5230), ponsel ini tak terlalu berat di tangan walaupun saya merasa berat ponsel ini lebih berat dari Nokia 5800, baiklahh untuk lebih jelasnya lagi, mari monggo dibacaa.. J

Untuk lebih mudahnya, saya akan membahas ponsel ini menjadi beberapa bagian, yaitu Harga, Desain, Input Pengetikan, Fitur, Daya Tahan dan Kesimpulan.

1. Harga

Untuk harga ponsel ini, sekarang berkisar pada Rp. 3.845.000 hingga Rp. 3.975.000, dan untuk teman saya sendiri, dia membeli dengan harga Rp. 4.300.000, hoho harga yang tinggi sekalii untuk membeli ponsel, padahal dia membeli ponsel ini baru beberapa minggu, tapi turunnya udah jauh gini, hehe..

Untuk harga bekas ponsel ini, saya tak begitu mengetahui, dan tentunya belum mau menafsir kisaran harga bekas ponsel ini, yang tentu saja, harga akan sangat berpengaruh pada kelengkapan dan kondisi ponsel.

2. Desain

Untuk desain ponsel ini mengadopsi sistem slide samping dimana bila kita menggeser bagian kiri ponsel ke atas maka layar akan bergeser seperti pada gambar, sistem seperti ini kembali membuat saya khawatir dengan fleksibel ponsel yang tentu saja suatu saat akan aus (rusak, layaknya Nokia 5700), apalagi bila sering digeser, sangat mengkhawatirkan..

Layar pada ponsel ini memeiliki lebar 3.2” inci, ukuran yang sama dengan Nokia 5800 (dan 5230), layar pada ponsel ini saya lihat memiliki bahan yang lebih bagus bila dibandingkan dengan Nokia 5800 XpressMusic, bila kita melihat layar dari samping, maka akan terlihat layar yang rata, dan bila kita menekan layar maka tak akan terlalu terlihat bagian layar yang tenggelam, menurut saya layar Nokia N97 Mini ini lebih responsif dibandingkan layar milik Nokia 5800 XpressMusic, apalagi pergerakan animasi pada ponsel ini lebih halus.

Keypad qwerty yang tersembunyi di belakang layar menurut saya memiliki susunan yang rada ribet aka tak nyaman, keypad qwerty 3 baris ini memiliki peletakan tuts yang rada tak biasa, dari sekian banyak keypad qwerty yang saya temui, keypad qwerty inilah yang paling ribet, dan menurut saya masih lebih nyaman keypad qwerty milik Samsung OmniaPro, namun disamping itu, tuts pada keypad qwerty ini tergolong empuk, dan tak keras bila kita menekannya, jadi kita tak perlu menghabiskan banyak tenaga untuk mengetik menggunakan keypad qwerty ini.

Pada bagian belakang ponsel ini, terdapat kamera 5 MP dengan lensa Carl Zeiss Tessar, peletakannya tak terlalu menghalangi penggunaan ponsel, jadi lensa kamera takkan ketutupan dengan jari-jari kita bila digunakan, namun sayangnya saya tidak menemukan pelindung lensa pada kamera ponsel ini.

Bagi pengguna Symbian touch v5 mungkin sudah terbiasa dengan switch geser pada bagian kanan ponsel, nah pada ponsel ini kita akan menemukan peletakan yang berbeda, kali ini switchnya berada pada bagian kiri ponsel, peletakan ini tak membawa kesulitan dalam penggunaan ponsel, sedangkan shutter kamera tetap berada pada sisi kanan ponsel, shutter kamera pada ponsel ini mengingatkan saya dengan Nokia N73, berbeda dengan shutter kamera Nokia 5800 XpressMusic.

3. Input Pengetikan

Metode pengetikan pada ponsel ini akan sedikit berbeda dengan Nokia 5800 XpressMusic, dimana bila kita memutar ponsel ini menjadi landscape, maka keypad virtualnya akan tetap menjadi keypad virtual biasa, jadi pada ponsel ini tak ada keypad qwerty virtual yang biasa kita temui di ponsel layar sentuh Symbian v5, jadi ya jalan satu-satunya bila ingin mengetik menggunakan keypad qwerty yaitu menggunakan keypad qwerty yang berada di balik layar ponsel ini

Saya tidak ingin lagi berkomentar banyak tentang keypad qwerty 3 baris ini, karena kurang lebih sudah saya jelaskan pada sesi desain sebelumnya.

Untuk metode input keypad virtual, sama saja dengan ponsel Symbian v5 lainnya, susunannya pun sama, jadi tak ada masalah disini, dan tentu saja masih lebih nyaman mengetik menggunakan keypad virtual alfabet dibandingkan mengetik menggunakan keypad qwerty ponsel ini.. (silent mode : on)

4. Fitur


a. Kamera

Untuk sisi kamera, ponsel ini telah dibekali lensa Carl Zeiss Tessar, lensa yang sama dengan ponsel high-end Nokia lainnya, kamera ponsel ini dapat mengabadikan gambar dengan resolusi 5 Mpix (2592 x 1944), hasil kamera pada ponsel ini menurut saya tergolong bagus, dimana noise pada sisi pinggir hasil foto tidak terlalu kelihatan, dan juga flash pada ponsel ini tidak terlalu terang sehingga pengambilan gambar dengan modus makro takkan terlihat over brightness pada objek dengan warna dasar putih, pewarnaan yang dihasilkan pada ponsel ini juga tergolong mendekati dengan warna asli objek, jika masih kurang puas dengan pewarnaan kamera ponsel ini, kita dapat memilih pewarnaan dengan modus vivid, sehingga warna yang dihasilkan kamera ponsel ini lebih hidup (sebagai contohnya warna merah semakin merah, yang warna kuning semakin kuning, dan seterusnyaa, hehe..), namun sebaiknya penggunaan modus vivid ini tidak perlu terlalu sering, karena kadang bila pencahayaan kurang sesuai akan mengakibatkan noise di sekitar objek, untuk modus makro pada kamera ponsel ini pun sangat mumpuni, dimana kita dapat memotret kertas kerpek’an (pelampung) dengan hasil yang sangat memuaskan, jadi kita tak perlu membawa kertas besar-besar, cukup dengan ponsel ini maka setiap tulisan di kertas tersebut dapat terbaca dengan mudah setelah dipotret, secara keseluruhan, kamera ponsel ini tergolong memuaskan, yaa tentu saja satu level di atas Nokia 5800 hasilnya..

Untuk shutter kamera, menurut saya shutter pada ponsel ini kurang nyaman, terasa lembek, ada kemiripan dengan shutter Nokia N73, saya merasa kurang nyaman dengan shutter kamera ini karena saat saya menekan shutter kamera ini, tak terasa adanya perlawanan dari dalam sehingga bisa saja kebablasan saat menekan shutter, dan tentunya bila kebablasan tekannya maka hasil tidak akan fokus, berbeda dengan shutter Nokia 5800 yang terasa sesuai di jari, tak terlalu keras dan juga tak terlalu lembek, sehingga kita dapat mengetahui dimana saat shutter sudah kita tekan setengah.

b. Music Player

Layaknya ponsel Symbian Nokia layar sentuh lainnya, tampilan pemutar musik Nokia N97 mini ini sama dengan Nokia 5800, yang saya perhatikan tak ada yang berbeda, baik tampilan list lagu dan yang lainnya.

Untuk keluaran speaker ponsel ini,

c. Games

Dengan hadirnya chipset grafik pada ponsel ini membuat aksi bermain game menjadi semakin asyik dan nyaman, pergerakan frame game terasa lebih halus ketimbang Nokia 5800, dan tentu saja adanya chip grafis ini juga membawa efek baik pada efek animasi ponsel ini, semua pergerakannya terasa halus, termasuk browsing foto di galeri, tampilan dialler juga lebih halus saat dibuka dan ditutup, pokoknya bermain game dengan ponsel ini terasa menyenangkann.. 😀

d. Office Suite

Ponsel ini sudah dilengkapi dengan office suite lengkap satu folder, berbeda dengan Nokia 5800 yang masih harus nginstall sendiri, office suite pada ponsel ini sama halnya dengan Office suite di Nokia 5800 bila telah kita install, aplikasi ini salah satu aplikasi penting untuk hal-hal darurat di kampus, dan pengoperasiannya pun cukup mudah tuk digunakan..

e. Web browser

Browser pada ponsel ini sama saja dengan browser Nokia lainnya, hanya saja browsing dan perpindahan halaman akan terasa lebih halus, koneksinya pun terasa lancar, namun tentu saja, penggunaan ponsel untuk internetan akan terasa lebih efisien bila menggunakan Opera Mobile, jadi pulsa kita takkan terpotong terlalu banyak dibandingkan bila kita menggunakan browser bawaan Nokia..

5. Daya Tahan

Untuk daya tahan baterai, ponsel ini sanggup bertahan dalam 2 hari sekali charging baterai, namun daya tahan akan otomatis menurun sejalan dengan aktivitas yang kita lakukan dengan ponsel ini, apalagi bila digunakan merekam video dan memutar video dalam waktu lama, maka tentu saja ponsel ini akan segera melemah sama halnya dengan Nokia 5800..

6. Kesimpulan

Dengan harga sekitar Rp. 3.799.000, saya rasa ponsel ini patut untuk dibeli, apalagi untuk saat ini, selain N900, Nokia N97 masih merupakan Flagship Vendor Nokia, apalagi fitur dan spesifikasi yang dimilikinya sudah tergolong canggih, apalagi bila kita memiliki budget yang mumpuni dan bebas memilih ponsel.

Namun bila merasa telah bosan dengan tampilan Nokia yang ‘begitu-begitu saja’  dan mengincar keypad qwerty yang nyaman, saya rasa ponsel ini tidak begitu menyenangkan untuk dibeli, apalagi keypad qwerty nya yang terasa tak nyaman, susunan keypad qwerty 3 baris milik Nokia ini tak terlalu mudah untuk digunakan, belum lagi masih banyak ponsel lain yang memiliki fitur yang lebih canggih dengan harga yang sama.

Tentunya sebelum membeli ponsel, pilihlah dengan lebih bijaksana, pikirkan dulu fitur apa dan apa keuntungan setelah membeli ponsel tersebut, jadi di belakangan gak akan menyesal.. 😀

Semoga informasi ini bermanfaat, terima kasih..

Pertanyaan yang sering muncul di Search Engine Blogku

Saya berterima kasih banyak bagi kalian semua yang telah membaca, mengunjungi maupun mendapat hasil dari blog ini, hihi sangat menyenangkan bisa berbagi informasi dengan semua orang mengenai apa yang kita ketahui, nah untuk mempermudah pencarian, saya akan membalas pertanyaan yang dituliskan dari search engine (wah keren ada widget ini, bisa tahu apa yang pengunjung cari), nahh sekarang saya akan membalasnya satu persatu :

 

1.  Harga Headset Bass Nokia 5800 : nah di search engine ada muncul pertanyaan seperti ini, baiklah, saya akan menjawab sesuai dengan apa yang ada di pengalaman saya, hhmm mungkin semua orang sudah tahu, bahwa headset garapan sony ericsson memiliki kualitas yang sangat mantap,  menurut saya, jika mencari headset, mending membeli headset stereo walkman sony ericsson jika memiliki dana sekitar Rp. 300.000, sebenarnya dengan dana sebanyak itu kita sudah bisa memilih banyak jenis dari headset stereo yang memiliki kualitas bass yang mumpuni, namun bila benar-benar ingin mendengarkan musik walaupun suasana ribut, maka headset sony ericsson lah yang paling tepat, saya telah membandingkannya dengan headset bawaan Nokia 5700 yang memiliki model yang sama dengan headset Sony Ericcson W850i dan hasilnya lebih enak headset bawaan Sony Ericcson, padahal kedua headset tersebut memiliki model seperti earplug yang ujungnya seperti jamur itu, hihi.. namun seperti itulah yang saya rasakan, dan saat ini pun saya sedang menabung untuk membeli headset bawaan Sony Ericcson. 😀

 

2. Perbandingan layar Nokia 5800 dengan Nokia 5530 : hhmm untuk yang satu ini semuanya ada pada pilihan anda sendiri, jika anda menyukai layar dengan ukuran besar, saya rekomendasikan untuk menggunakan Nokia 5800, dengan ukuran layar yang lebih besar daripada Nokia 5530 yang memiliki ukuran layar 2.9 inci, menurut saya, ponsel layar sentuh yang bagus itu harus memiliki layar yang luas untuk interaksi dengan ponsel, bayangkan bila anda harus menekan tuts keyboard virtual bila layar ponsel tersebut kecil, saya yakin akan mengalami kesulitan, karena saya pun pernah mengalami hal serupa dengan ponsel Hi-Tech H38, namun dibalik layar kecil Nokia 5530, terdapat dua keunggulan yang membuatku ingin memilikinya (atau menunggu Nokia X6 aja ahh), yaitu Multi-Touch screen dan New Homescreen Theme, ya cuma dua itu aja yang membuatku terpesona, selebihnya, masih mending Nokia 5800, hihi..jadi tentukanlah pilihan sesuai kebutuhan anda. 😀

 

3.  Kekurangan N-GAGE QD : dapat dilihat di bahasan pengalamanku dengan ponsel tersebut. 🙂

 

4. Harga Nokia 5320 Bulan November 2009 : harga ponsel ini untuk bulan ini yaitu sekitar Rp. 1.490.000 juta kebawah, sepertinya sudah agak sulit menemukan ponsel ini dalam keadaan baru, jadi semoga beruntung dalam mencari, karena ponsel ini merupakan ponsel yang ‘Kuat’ menurut saya, karena hingga sekarang ponsel ini tak ada sama sekali kerusakan dan kesalahan baik luar dalam ponsel. 😉

 

5. Blackberry 8320 : dapat dilihat di bahasan pengalamanku. 🙂

 

6. Perbedaan blackberry 8320 dan curve : hhmm, saya bingung membaca tulisan ini yang muncul pada search engine, mungkin pertanyaannya dapat diperjelas, nanti saya akan membuatkan review mengenai perbedaan ketiga jenis ponsel Blackberry yang terkenal yaitu Javelin vs Storm vs Bold, doakan semoga tulisan saya selesai. 😀

 

bagi pengunjung yang sudah membaca blog ini, terima kasih banyak ya, jika ada pertanyaan bisa ditulis pada search engine atau buatlah komentar pada sembarang review, maklum blog ini masih dalam tahap pengembangan, untuk ke depannya semoga blog ini bisa lebih ramai lagi dan lebih berguna bagi pengunjung. 😀