Siiperantau

Sii Perantau

Seorang pria muda yang senang berpergian kemana saja, yang penting bukan tempat umum seperti mall, plaza, taman kota dan tempat mejeng2 gak jelas yang dihiasi dengan para pengendara motor yang standing2 gak jelas , lebih senang berpergian ke tempat wisata alam, menyukai suasana yang tenang dan sejuk, terutama yang dipenuhi dengan tanaman hijau.

Hidupku dengan Tabloid PULSA

Ketertarikan saya pada ponsel baru muncul sejak saya duduk di bangku kelas 1 SMA, dan mulai muncul rasa ingin tahu tentang ponsel sejak saya duduk di bangku kelas 2 SMA (tahun 2006), saat itu saya ngekos di surabaya daerah tanjung perak, dan rasa ingin tahu saya itu diobati oleh sebuah tabloid yang sangat bagus dan penuh informasi yaitu tabloid PULSA, saya berlangganan tabloid PULSA saat saya masih pertama kali sampai di surabaya, saat itu tabloid PULSA masih belum full-colour seperti saat ini, dan saya sangat bersyukur sekali karena penjual tabloid PULSA cuma berjarak beberapa puluh meter saja dari lokasi kos-kos an saya, hihi..namun sejalan dengan perkembangan jaman dan perpindahan lokasi tempat tinggal, saya semakin jauh bila ingin membeli tabloid PULSA, namun hal itu tak mengurungkan semangat saya untuk membaca tiap edisi tabloid tersebut, pengalaman terburuk yang pernah terjadi saat saya berusaha mencari tabloid PULSA yaitu terkena operasi tiba-tiba di daerah tanjung perak, di dekat jalan ikan lumba-lumba, di depan pura, huhu malangnya, saya ketilang karena saya tidak menggunakan helm, saat itu saya sudah mencari di setiap penjual tabloid di daerah tanjung perak, termasuk indomaret, namun tak satupun yang menjual tabloid edisi terbaru tersebut, malangnya nasibku, untuk mendapatkan tabloid pulsa seharga Rp. 6.000 harus kehilangan duit Rp. 20.000 untuk membayar denda di kantor polisi, huhu..tapi walaupun begitu saya tetap senang karena berhasil mendapatkan tabloid PULSA. (haha macam anak SD aja yg bercerita, hihi), tapi memang kisah itu adalah kisah beneran dan benar-benar terjadi pada saya, huhu.. ^^

Sebenarnya saya ingin meng-unggah foto tumpukan tabloid PULSA saya sejak saya kelas 2 SMA, namun karena keluarga saya sering berpindah-pindah jadinya saya lupa dimana saja itu tabloid PULSA yang telah saya kumpulkan, tumpukan mulai terasa saat saya telah lama ngekos di ikan duyung (tumpukan udah lumayan banyak), lalu pindah ke ikan gurami (tumpukan jadi lebih banyak), lalu pindah ke griya benowo indah (tumpukan menjadi sangat banyak hingga berdebu), kalau semua tumpukan tabloid pulsa yang saya miliki sejak dulu sampai sekarang dikumpulkan, mungkin bisa sampai 1 meter lebih, hihi..abis waktu saya masih tinggal di rumah yang berada di benowo, tumpukan tabloid tersebut sudah setinggi lutut saya (macam banjir saja), itupun sebelumnya udah banyak yang tercecer, hihi..

Hidupku dan Cita-citaku

haha setiap orang pasti pernah bercita-cita, dan menurut saya dengan bercita-cita yang tinggi kita dapat mencapai kesuksesan yang maksimal, tentu saja dengan banyak berusaha untuk mencapai hal tersebut, dan inilah daftar cita-cita saya sejak jaman gak enak sampai jaman yang lumayan enak :

1. Arsitek.

Saat saya masih SD, saya pernah bercita-cita ingin menjadi arsitek, saya tertarik menjadi arsitek karena saat itu saya sangat tertarik dengan menggambar dan mendesain rumah, apalagi dari permainan dari kayu yang bisa disusun menjadi sebuah rumah besar, saya sangat senang dalam menyusun dan mendesain sebuah rumah, apalagi saat orang tua saya mulai melakukan upgrade (macam software aja, hihi) rumah di perumnas antang borong jambu, makassar, hihi..saat itu saya melihat gambar rancangan rumah begitu bagus, rapi, rasanya enak sekali bila apa yang kita rancang itu akan menjadi suatu hal yang nyata, namun sejalan dengan perkembangan jaman cita-cita itu pudar. (walaupun sekarang masih ada sedikit jiwa arsitek di dalam jiwa ini, hihi)

2. Ahli Informatika (komputer dan semacamnya) a.k.a Hacker.

haha cita-cita yang satu ini muncul saat saya pertama kali dibelikan komputer PC sendiri saat saya tinggal di perumahan bukit baruga makassar, awal cita-cita itu saat saya kagum dengan kehebatan komputer dalam memuaskan penggunanya (hihi), pertama kali saya mengenal komputer saat saya masih SD kelas 4 (Seingat saya), saya mengenal PC di kantor papa saya, kebetulan lagi ada komputer yang nganggur, akhirnya saya gunakan untuk bermain game, saat itu saya cuma tahu memainkan game ski es gak jelas yang gak ada tamatnya (ya bagaimanapun anda mencobanya pasti akhirnya anda akan dimakan oleh makhluk yang gak jelas pula), dan sebuah game keren yang seingat saya adalah prince of persia, dimana kita harus meloncati lobang yang penuh duri dan memasuki pintu demi pintu, itulah saat pertama saya face to face dengan layar komputer, hingga akhirnya saat saya memiliki komputer sendiri, saya telah banyak menemukan hal baru di dalamnya, termasuk sebuah game sadis dan seru yang bernama Quake III, hihi..saat saya sudah memiliki komputer sendiri, saya sering melakukan ekplorasi dengan mengotak-atik sistem komputer, walaupun saya sudah diperingati bahwa itu akan berbahaya, namun saya tetap saja melakukannya (namanya juga anak kecil), hingga akhirnya saya berhasil mengotak-atik data game yang membuat saya dapat menikmati level terakhir diner dash tanpa perlu memainkannya hingga tamat (level terakhir dimana tangan flo menjadi enam, hihi), lalu pengetahuan saya itu telah saya kembangkan dan saya lakukan di segala macam game yang saya temui, dan yang kerennya semuanya BERHASIL (hihi), disitulah cita-cita saya ingin menjadi ahli komputer muncul, selain itu saya juga terinspirasi oleh seseorang yang merakitkan komputer saya, namanya masih saya ingat sampai sekarang, namun tak perlu disebutkan, hihi..😀

3. Produk desain.

Cita-cita ini muncul saat saya duduk di bangku kelas 3 SMA, cita-cita ini muncul setelah saya melihat hasil test psikotest saya dimana profesi sebagai produk desainer ini muncul di kertas hasil test psikotest saya, hingga akhirnya saat itu memunculkan niat saya untuk masuk despro ITS, namun cita-cita ini tak bertahan lama seperti kedua cita-cita saya sebelumnya, menjadi desainer produk hanyalah cita-cita yang begitu singkat, namun walaupun cita-cita tersebut telah pudar, keinginan saya untuk mendesain suatu produk itu masih ada, hingga sekarang saya masih sering menggambar dan membuat konsep desain ponsel.

4. Bekerja di Perusahaan Ternama Nokia dan menjadi salah satu Pengamat Dunia Ponsel.

hihi mungkin kedengarannya saya terlalu banyak bermimpi dalam hal cita-cita, namun yang satu ini memang merupakan cita-cita yang menjadi impian saya, saya ingin sekali bisa bekerja di Nokia dan ikut ambil alih dalam memberi ide dalam pembuatan produk ponsel Nokia, untuk cita-cita yang satu ini saya takkan bicara banyak, lebih baik saya banyak berusaha dulu baru bicara, hihi.. ^^

Terlahir di Makassar, besar di Makassar, remaja di Surabaya, menghabiskan waktu liburan panjangnya di Riau dan Sumatra barat, sangat senang berpindah-pindah, walaupun akan mendapat teman baru, namun disitulah seninya..🙂

6 responses to “Siiperantau

  1. hihihi..
    kalo gag minat lg jd arsitek, qw bakal nerusin cita2mu mz..
    sibh..
    hehehe, gag nymbung bgt yah komenna sma blogmu..
    hihi…

  2. aku suka artikel artikelnya, di sini banyak artikel yang sering muncul di tempat lain dengan penjelasan yang LEBIH bisa dimengerti orang orang yang belum tau istilah istilah tertentu.

    ayooooooooo teruskan menulis🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s