Ulasan saya dengan Nokia X6 16GB

Ulasan saya dengan Nokia X6 16GB

Nokia X6 16GB: peningkatan dan sesuatu yang konstan..

Nokia X6 16GB

Nokia X6 16GB, ponsel dengan desain candybar touchscreen garapan vendor ternama Nokia ini merupakan suksesor dari Nokia 5800 XpressMusic yang sebelumnya telah masuk ke pasar ponsel sejak tahun 2008 lalu, dengan membawa layar jenis kapasitif yang lebih responsif akan sentuhan jari, Nokia X6 tampil lebih canggih dari sisi layar ketimbang pendahulunya, namun yang saya rasakan, kehadiran Nokia X6 ini tak seheboh seperti kehadiran Nokia 5800 XpressMusic ย beberapa tahun lalu, padahal saya rasa kehadiran Nokia X6 ini patut menjadi hal yang menggemparkan mengingat seri suksesornya kali ini membawa beragam fitur yang lebih maju, hhmm..entah apa penyebabnya, namun daripada mikirin itu lama-lama, mending mari kita membaca ulasan saya tentang suksesor Nokia 5800 XpressMusic, hehe..

Continue reading

Nokia 5800 XpressMusic still “ROCKS” !

hahaha pengen buat postingan bahasa inggris tapi kok metiti ntar, biasanya pake bahasa dewe kok moro2 gawe bahasa inggris, hoho..

yowes, sak iki q kate gawe dual on, mek postingan iki tok..

English version :

“hahaha, i dunno how to say this, but i’m 100% proud using Nokia 5800 XpressMusic..

well, we are all know that Nokia 5800 first time announced at 2008 August, but until this time, 2010 july, Nokia 5800 XpressMusic still hits mobile phone markets, there’s still so many Nokia 5800 XpressMusic avaible at store, it meants Nokia still producing Nokia 5800, woww ROCKS !

it’s been so long since first time i saw that phone at Galaxy Mall in my city, and until this timee, there’s still so much buyer looking for this phone, and if we talk about interest, Nokia 5800 has the highest score at GSMarena.com..

wowww, there’s nothing i can say, except Nokia 5800 ROCKS ! ! ”

haha ngene yoww lek gawe bahasa inggris, kudu siapno kamus nang hape sekk, haha..

yowes iki bahasa dewe sak iki..

“hahaha, saya tidak tahu bagaimana untuk mengatakan ini, tapi saya 100% bangga menggunakan Nokia 5800 XpressMusic..

Baiklahh, kita semua tahu bahwa Nokia 5800 pertama kali diluncurkan pada tahun 2008 agustus, tapi sampai waktu ini, tahun 2010 bulan juli, Nokia 5800 masih ngetren di pasar ponsel, masih banyak Nokia 5800 XpressMusic yang tersedia di toko ponselm itu berarti Nokia masih memproduksi Nokia 5800, woww METALL a.k.a SANGAR a.k.a KERENN ! ! (saking bagusnya ne ponsel, hehe)

sudah lama sekali sejak saya pertama kali melihat ponsel ini di Mall Galaxy di Surabaya, dan sampai hari ini, masih banyak sekali pembeli mencari ponsel ini, dan jika kita berbicara tentang ketertarikan orang-orang dengan ponsel ini, Nokia 5800 XpressMusic memiliki skor tertinggi di GSMarena.com..

wowww, gak ada lagi yang bisa saya katakan, selain Nokia 5800 ROCKS a.k.a KEREN ! ! ”

hehe angel e rekk, tapii yaa inilah memang ungkapan saya sendiri dengan Nokia 5800, ponsel ini akan tetap saya gunakan dan takkan saya ganti, itupun bila sudah waktunya ganti tetap akan menggantinya dengan suksesornya, yaitu Nokia X6, hoho.. xD

(semoga saja punya uang cukup, haha)

Trik Motret Nokia 5800

Nahh kalau sebelumnya saya udah pernah posting trik motret kamera agar kualitas Nokia 5800 menjadi lebih baik, sekarang ini bedaa lagii, sejalan dengan naiknya versi fw Nokia 5800 ke fw50, maka tentu saja kualitas kamera juga mengalami perubahan..

dan tentu sajaa, trik yang satu ini buatan saya coba2 sendirii, dan menurut saya berhasill, hehe ga sia2 mengeksplorasi modus di kamera ponsel..

nahh lalu apa yang akan saya posting saat ini??sebenarnya yang mau saya posting ini singkat sajaa, karena trik ini barusan saja saya pelajari karena keseringan motret ponsel temen dengan modus makro dalam ruangan yang pencahayaan normal (kamar), namun rasa kurang puas akan hasil masih sering saya temui berupa hasil over brightness, setiap kali motret ponsel berwarna putih, mesti hasilnya gak jelas dan terlalu terang, nahh sebenarnya telah banyak saya mencoba cara agar kualitasnya bagus, yaitu dengan setting manual, seperti menurunkan exposure level dan semacamnya, namun tetap saja kurang memuaskan, namunnn semua itu sekarang terpecahkan, tentu saja dengan cara yang berbedaa..

trik saya yang satu ini yaituu, bila ingin motret dengan modus makro dengan pencahayaan kurang hingga normal, tentu saja awalnya kita harus mengganti ke modus makro, setelah itu gunakan light sensor (ISO) pada low, jika kita menggunakan iso pada low, maka flash LED takkan menyala, maka dari itu, ubah settingan flash menjadi ON, sehingga akan nyala saat memotret..

nahh setelah itu, coba saja bandingkan hasilnyaa dengan bila kita hanya menggunakan modus makro atau auto saja dengan settingan bawaan.. ๐Ÿ˜€

ohh iyaa, dan juga ada satu trikk lagii kalau mau motret pada cahaya yang minim atau ruangan, terkadang bila kamar kita rada gelap dan kurang cahaya, kita ingin memotret dengan modus auto tapi hasilnya kurang maksimal dan banyak noisenya, malah terkadang kehijau-hijauan, nahh, saya juga punya triknya nehh..

jadii, saat ingin memotret sesuatu di ruangan yang kurang cahaya, gunakan modus night shot, lalu atur settingan flash led menjadi ON, nahh coba saja bandingkan hasilnyaaa, pasti berbedaa.. ๐Ÿ˜€

dan untuk tambahan, bila ingin memotret barang pada keadaan kurang cahaya, gunakan trik di atas, namun tambahkan sharpnessnya menjadi hard, pasti hasilnya akan berbedaa.. ๐Ÿ˜€

demikian masukan sayaa, semoga bermanfaat bagi para pembacaa..

Noka 5800 vs Nokia N73

Hahaha kebetulan kemarin ponsel penasehat a.k.a sahabat a.k.a ustadz saya sudah tiba sehingga saya dengan segera menggerogoti ponsel miliknya yaitu N73, ahaha sudah lama saya ingin melakukan compare head to head langsung dengan N73 melawan Nokia 5800 saya, berhubung kedua ponsel tersebut memiliki resolusi dan lensa kamera yang sama, langsung saja kita mulai head-to-head nya..

(saya tidak memiliki foto untuk compare ini berhubung saya menulis postingan ini di warnet dekat kampus, namun dalam waktu dekat saya akan melakukan update postingan ini)

1. Tampilan a.k.a Bodi.

haha kedua ponsel ini berasal dari keluarga yang berbeda tapi dari marga yang sama (haha benar gak ini perumpamaannya), yang satunya dari Nseries dan yang satunya dari XpressMusic series, kedua ponsel ini sama-sama merupakan ponsel high-end yang tentunya dengan fitur yang sudah dimaksimalkan (disesuaikan dengan kelasnya), dari bodi ponsel N73 terlihat lebih santai dengan balutan warna hitam, sama halnya dengan Nokia 5800, hanya saja 5800 terlihat lebih garang dengan desain musiknya, walaupun terkadang terlihat murahan bila di bawah sinar matahari karena bahan depan yang terbuat dari plastik.

N73 dan 5800 memiliki ciri khas tersendiri yang membuat ponsel itu terlihat garang, namun menurut saya sendiri Nokia 5800 lebih unggul dimana bodi ponsel 5800 tidak sebongsor N73 yang terlalu tebal bila dibandingkan N73.

2. Kamera.

haha ini dia, head-to-head dengan resolusi dan lensa yang sama, hanya saja wahh, hasil kamera N73 terlihat jauh lebih bagus dibandingkan Nokia 5800, haha voila dah, walaupun awalnya viewfinder N73 terlihat kebiru-biruan, namun hasil N73 terlihat bagus setelah objek diambil, noise pada N73 terlihat jauh lebih sedikit pada layar N73, sedangkan Nokia 5800 dengan objek yang sama dan jarak yang sama terlihat banyak noisenya dan sedikit blur pada beberapa sisi, hanya saja shutter speed pada Nokia 5800 lebih cepat dibandingkan Nokia N73, untuk modus makro dengan hasil yang sama, terlihat Nokia 5800 lebih fokus pada jarak yang telah ditentukan sehingga bagian belakang pada objek yang kita ambil terlihat blur, sedangkan Nokia N73 terlihat fokus pada segala sisi objek yang kita ambil, untuk warna pada hasil kamera saya perhatikan Nokia N73 lebih unggul, apalagi Nokia 5800 terkadang terkesan gelap di bagian belakang objek,

untuk kamera N73 masih lebih unggul dibandingkan Nokia 5800, kamera N73 terkesan kebiru-biru an sedangkan Nokia 5800 grainy, noise pada Nokia 5800 juga lebih banyak dibandingkan Nokia N73.

*Update : haha kalau menurut saya pribadi, lebih bagus hasil kamera Nokia 5800 ding! sumber : pengalaman sendiri*

3. Pemutar Musik.

ada banyak yang menanyakan tentang kualitas suara kedua ponsel ini, maka disinilah jawabannya, suara ponsel N73 terdengan lebih besar dibandingkan Nokia 5800, tapiiii (ada tapinya) suara N73 cemprengnya bukan main, besar sih besar tapi suara bass nya gak ada kedengaran, terkesan gak bertenaga walaupun besar, sedangkan suara Nokia 5800 terdengar sedikit lebih kecil dari N73 hanya saja suara bass dan instrumen lainnya terdengar dari kedua speaker Nokia 5800, jadi bila kita mendengarkan lagu dengan Nokia 5800 telinga kita gakkan terasa panas, untuk suara ringtone entah mengapa suara Nokia 5800 terdengan lebih besar walapun dengan nada ringtone yang sama dan volume yang sudah diset maksimal, dan juga pada Nokia 5800 unggul karena memiliki port 3.5 mm sehingga kita bisa dengan leluasa memasangkan headset dan speaker aktif ke ponsel ini, beda dengan N73 yang masih menggunakan port brush type yang merupakan port klasik khas nokia, kita bisa saja menyambungkan N73 ke speaker aktif hanya saja kita harus selalu membawa port jack 3.5 mm, ribet pokoknya.

Untuk suara loudspeaker, N73 terdengar lebih besar, namun suara Nokia 5800 terdengan lebih nyaman di telinga dimana semua instrument dapat terdengar jelas, termasuk suara bass yang nendang, apalagi port Nokia 5800 sudah menggunakan 3.5 mm sehingga kita dengan leluasa dapat menggunakan headset favorit kita.

4. Metode input.

kedua ponsel ini berasal dari aliran yang berbeda, yang satunya kayar sentuh dan yang satunya lagi menggunakan joystick dan keypad untuk mengetik, yang tentu saja bila kita menggunakannya untuk mengetik akan terdengan suara “tik tik tik tik”, beda dengan Nokia 5800 yang terkesan silent mode (stealh mode), hihi jadi kalau mau mengetik sms saat jam kuliah atau jam pelajaran bisa dengan mudah tanpa ketahuan, hanya saja ada sisi negatif dan positifnya, yaitu bila kita mengetik menggunakan keypad tanpa melihat ponsel pun kita sudah bisa mengetik dengan lancar, beda dengan Nokia 5800 yang harus diperhatikan baik-baik bila mau mengetik, disamping itu menggunakan Nokia 5800 yang full layar sentuh metode inputnya membuat mata kita bekerja ekstra untuk mengetik, bagi yang sudah terbiasa pun pasti akan tetap merasakan tekanan tersebut, dimana akan merasa lelah untuk membalas sms.

N73 dan Nokia 5800 masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dalam metode input, hanya saja bagi anda yang merasa risih dengan suara keypad mungkin akan lebih memilih Nokia 5800, mengingat joystick N73 sering bermasalah.

5. video recorder.

untuk video recorder, sudah pasti Nokia 5800 menang, dimana 5800 dapat merekan dengan kecepatan 30 fps dengan resolusi VGA dan diagonal layar 16:9, serasa nonton film bioskop ne, beda dengan N73 yang hanya memiliki kecepatan merekam sekitar 20-23 fps (seingat saya) resolusi CIF dan diagonal layar 4:3.

untuk merekam video sudah jelas Nokia 5800 menang, ditambah lagi kualitas suara rekaman yang dihasilkan Nokia 5800 lebih ‘nyata’ ย bila didengar.

6. Konektivitas.

kedua ponsel ini sama-sama merupakan high end di kelas mereka saat pertama kali diluncurkan, kedua ponsel memiliki kecepatan data paket yang tinggi, hanya saja 5800 lebih unggul karena sudah mendukung HSDPA, tentu saja N73 belum punya karena jaman saat ponsel itu diluncurkan memang belum ada kecepatan data paket HSDPA (3.5G), saat saya menguji kecepatan internet dengan sinyal sama-sama 3G (saat itu kebetulan bersamaan 3G), Nokia 5800 berhasil terhubung dengan server IM yahoo sedangkan N73 belum sampai juga, padahal dengan operator yang sama dan lokasi yang sama.

konektivitas Nokia 5800 lebih unggul dan terasa stabil dibandingkan Nokia N73.

7. Baterai

jika dipikir-pikir tentu saja Nokia 5800 lebih kuat karena kapasitas baterainya yang memang lebih dibandingkan N73, hanya saja pada Nokia 5800 akan lebih banyak pemakaian berhubung menggunakan layar dengan ukuran yang besar dan resolusi yang tinggi, hal itu membuat konsumsi baterai pada Nokia 5800 lebih banyak dibandingkan ukuran layar N73 yang 2.4″ inci, belum lagi Nokia 5800 memiliki GPS receiver, namun semua itu kembali pada tingkat pemakaian kita, saya rasa kedua ponsel ini sama-sama kuat kok.

kedua ponsel ini sama-sama memiliki daya tahan yang hampir sama, nokia 5800 akan terasa lebih cepat berhubung fitur yang dimilikinya lebih berat dibandingkan Nokia N73.

Semua kembali pada anda sendiri para pengguna, ingin memilih yang mana, karena walaupun sudah ketinggalan beberapa tahun, Nokia N73 masih saja diminati karena fiturnya yang lengkap dan kulitas kamera yang bagus dibandingkan Nokia 5800, namun ada baiknya bila melirik Nokia N78 dimana sudah memiliki fitur yang tak ketinggalan jaman dan desain yang futuristik, garang layaknya Nokia 5800 berbalut bahan plastik hitam.

semoga bermanfaat bagi para pembaca.. ๐Ÿ™‚

Home screen (again) :)

Setelah tiga hari lalu sibuk dengan proses hacking tube, sekarang malah sibuk lagi dengan proses menambahkan beberapa home screen baru, yang dua hari telah berhasil menambahkan Orange Home Screen dimana tinggal menginstall file installernya saja (yang pasti 5800 harus dalam keadaan hacked), lalu pagi tadi telah berhasil menambahkan satu lagi home screen terbaru yaitu Home Screen 5530, sayangnya masih belum ada contact barnya yang bisa kinetic scroll itu lohh, sekarang rencana pengen nyoba tampilan home screen lain lagi yaitu Home Screen Samsung HD, tapi hanya 4 shortcut di bagian bawah layar saja, semua tampilan Home Screen tersebut saya dapat pas saya jalan-jalan di forum Daily Mobile (untuk aja uda bisa masuk lagi, padahal beberapa minggu lalu akun saya kena banned), nah ternyata sudah banyak perkembangan disana, bahkan sudah ada AIO Home Screen, AIO yang berarti All-In-One, jadi pas kita selesai menjalankan semua langkah yang ada maka kita akan mendapatkan 5 tambahan pilihan Home Screen baru di Nokia 5800 kita, semua itu termasuk home screen navigator Satio, Samsung HD, 6 shortcut icon, 8 shortcut icon dan Nokia 5530, untuk home screen Satio tu tak sebegitu bagus, mirip ama home screen Nokia 5320 Xpressmusic yang 4 icon di sebelah kiri layar terus kalau dipilih akan keluar beberapa shortcut lagi sesuai dengan icon yang kita pilih sebelumnya, entah apa memang SE Satio kayak gini home screennya, terus kalau yang home screen Samsung HD ya tu yang ada 4 icon shortcut di bawah (telephone, contact, sms, menu), ย trus kalau yang 6 shortcut itu mirip dengan home screen Symbian S60 v3 yang ada 6 icon shortcut, kalau yang 8 icon pintas itu modelnya Hybrid, jadi home screen Samsung HD digabung dengan Home screen asli Nokia 5800 yang 4 icon di bagian atas, dan kalau yang home screen 5530 cuma 4 icon shortcut yang diturunin ke bawah, lihat preview di bawah :

My New Home Screen

Untuk menggunakan Orange Home Screen mudah saja, tinggal menginstall beberapa aplikasi lalu di menu home screen theme kita akan nambah satu lagi, dan untuk home screen Nokia 5530 kita cukup copas file ke dalam folder di memori internal (C), untuk file-filenya, akan saya sertakan di bawah.

1. Orange Home Screen :

orange home screen

2. Nokia 5530 Home Screen :

5530 home screen

haha semestinya postingan ne uda saya post sejak beberapa hari lalu, tapi karena saya sibuk karena barusan sampai di surabaya, makanya baru bisa ngepost sekarang.

semoga postingan ini berguna, terima kasih..

๐Ÿ™‚

Ada yang ‘MAGIC’ di Nokia 5800 XpressMusic

Baterai Nokia 5800 XpressMusic

haha maksud saya magic disini bukan magic yang aneh-aneh kok, itu cuma ungkapan saya saja bila ada yang berbeda dari sebelumnya, seperti yang kita ketahui bahwa baterai Nokia 5800 XpressMusic merupakan baterai yang sensi dan emosional, sensi dan emosional disini bukan berarti marah dan semacamnya, namun disini memiliki arti baterai Nokia 5800 XpressMusic terkenal cepat panas, nahh bagi para pengguna Nokia 5800 XpressMusic yang baru beli atau baru menggunakan ponsel ini pasti akan menemukan hal seperti ini (bila tidak Alhamdulillah), karena dari pengalaman saya sendiri saat masih pertama beli, baterai ponsel ini cepat sekali panas, baik saat menggunakan untuk memainkan game, mendengarkan musik lewat headset dan juga untuk menonton video, hal itu terjadi biasanya setelah 15 menit pemakaian terus menerus, pasti anda akan merasa tidak nyaman dengan hal ini, merasakan kehangatan pada bodi ponsel (waoww??) yang membuat kita harap-harap cemas, biasanya perasaan cemas tersebut akan menjadi parno dan membuat anda berpikir bahwa baterai ponsel anda bermasalah, drop-an lah atau semacamnya, saya pun sempat berpikiran begitu apalagi terasa bahwa baterai 5800 cepat sekali habis, baru dipakai sebentar sudah berkurang, dipakai sebentar sudah berkurang dan tak bertahan hingga 1 hari, sehingga membuat saya jarang menggunakan fasilitas di 5800 saya, namun “magic oh magic” kali ini ponsel saya dapat bertahan hingga 4 hari dalam sekali pengisian baterai! haha berbeda dari saat pertama saya membeli ponsel ini, bahkan saat saya menggunakan untuk bermain game dan mendengarkan musik pun baterai tak pernah lagi terasa hangat bin panas, kok bisa??hhmm..mungkin semua berawal dari beberapa langkah di bawah ini.

1. tak menggunakan ponsel fasilitas ponsel (kecuali sms) sama sekali selama 1 hari lebih dimana saat itu baterai masih dalam keadaan baterai penuh.

2. menyimpan ponsel saya di lantai keramik yang dingin akibat dihembuskan hawa AC.

3. tak pernah membiarkan baterai ponsel sampai pada keadaan low bat.

hanya itu saja, dan terapi itu pun saya lakukan dalam 1 minggu dimana selama 1 minggu itu saya menjalankan tugas untuk melakukan upgrade software iPhone dan menambahkan puluhan aplikasi dari AppStore.

hingga saat ini pun, baterai 5800 saya masih dalam keadaan penuh padahal terakhir saya melakukan pengisian baterai itu sekitar sehari yang lalu, yang dimana semalam saya sudah menggunakan ponsel ini untuk mendengarkan musik selama malam sepiku, menggunakan untuk bermain game need for speed shift dan menggunakan ponsel ini untuk menelfon, dan tak sekalipun bodi ponsel bagian belakang terasa hangat, haha akhirnya penderitaan ponsel ini hilang juga.

semoga informasi ini bermanfaat bagi anda, apalagi bila anda juga merasakan hal yang sama dengan 5800 anda, terima kasih. ๐Ÿ™‚

Updated : nahh benerann kann, bener-bener udah hilang yang namanya baterai panas dan cepat habis, semalam ada telfon masuk dua kali dan itu memakan waktu yang sangat lama, lihat gambar di bawah.

Screenshot call log

gambar di atas ini merupakan 100% asli tanpa editan (edit hanya untuk menyamarkan nomor dan nama), keadaan baterai dan ponsel tak terasa panas, bahkan tak satu bar pun berkurang setelah pemakain tersebut, wahh ada peningkatan, bandingkan dengan dulu saat masih pertama, dimana baterai langsung panas disaat saya menerima telefon selama 7 menitan.

saya pun pernah mencari info tentang pengguna 5800 XpressMusic lain, ada yang baterainya cepat habis, ada yang 3 hari, bahkan ada yang bertahan hingga 1 minggu, ya semoga saja kali ini bisa bertahan hingga 1 minggu, hihi.. ๐Ÿ™‚

Ulasan mengenai Nokia 5610 XpressMusic

Nokia 5610 XpressMusic

Nokia 5610 XpressMusic merupakan ponsel musik garapan perusahaan ternama Nokia yang mengusung desain slide, dengan warna merah-hitam pada bodi ponsel ini membuat ponsel ini tampak garang dan memberi ciri khas musik dari seri XpressMusic, disamping desain slide ponsel ini, terdapat satu lagi slide (trigger) yang tak biasa pada ponsel ini, yaitu trigger yang berada di bawah layar, wahh trigger apakah itu?? untuk info lebih lanjut, mari monggo dibacaa.. ๐Ÿ˜€

 

Review ponsel kali ini, bukanlah merupakan pengalaman saya dalam menggunakan ponsel ini, saya hanya merangkum dan menyimpulkan segala hal yang saya ketahui tentang ponsel ini dari berbagai sumber, dan kebetulan untuk ponsel yang satu ini, saya pernah mencicipinya, maka dari itu saya akan berusaha menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dimengerti.ย :-)

 

1. Harga saat ini.

Untuk saat ini sepertinya sudah susah untuk menemukan ponsel ini dalam keadaan baru, karena info yang saya dapat ponsel ini sudah dihentikan produksinya, jikalau pun ada yang menjual baru, ponsel itu akan berada di kisaran harga Rp. 2.199.000, atau bahkan bisa saja jadi lebih murah lagi, bila anda ingin membeli bekas, ponsel ini berada di harga Rp. 1.599.000, jika anda termasuk orang yang pintar menawar, bisa saja menjadi lebih murah lagi, tergantung pada kondisi dan kelengkapan ponsel tersebut, tapi nawarnya jangan ‘afgan’ dong.. hihi

 

2. Kesan awal pada ponsel ini.

“wahh gilaa kerenn neh hapee”, ya itulah yang pertama kali saya ucapkan pas melihat preview ponsel ini di Tabloid PULSA, saya sangat kaget melihat spesifikasinya, kamera 3.2 MP AF dengan desain garang, saat itu saking penasarannya saya sempat mendatangi toko OkeShop di WTC surabaya untuk melihat replika ponsel ini, sungguh keren memang tampilan luarnya, apalagi dengan kehadiran mekanisme trigger multimedia di bawah layar ponsel ini, keren..

 

3. Kelebihan.

seperti yang selalu saya katakan tadi, desain pada ponsel inilah yang menjadi nilai tambah pada ponsel ini, desain slide yang kokoh pada ponsel ini membuat ponsel ini tampak stylish dan garang, disamping itu, kehadiran trigger geser di bawah layar ponsel membuat kita lebih mudah untuk berpindah dari musik ke radio dan sebaliknya, trigger ini sangat berguna banget apalagi bila kita ingin segera mematikan musik secara darurat, kita hanya perlu menggeser trigger ke kiri maka menu musik akan keluar lalu tekan D-Pad bawah agar musik berhenti (beda halnya pada Nokia 5800 yang memerlukan beberapa langkah untuk menghentikan musik), bahkan efek transisi perpindahan pada ponsel ini pun terlihat halus. kehadiran kamera 3.2 MP AF juga merupakan nilai tambah pada ponsel ini, ponsel ini adalah seri XpressMusic pertama yang memiliki kamera 3.2 MP AF, untuk urusan layar dan penampilan UI pada ponsel ini, dapat diacungi jempol karena layar ponsel ini masih terlihat jelas disaat digunakan di bawah sinar matahari (bandingkan dengan 5530 yang sulit untuk dilihat), demikian kelebihan yang saya ketahui dari ponsel ini.

 

4. Kekurangan.

Seperti biasa, di balik ponsel canggih pasti terdapat juga kelemahan, walaupun kamera ponsel ini sudah menggunakan kamera 3.2 MP AF, hasilnya pun tak sebegitu bagus, apalagi bila digunakan di ruangan yang minim akan cahaya, walaupun sudah menggunakan double LED, hasil pada kamera ponsel ini masih terdapat noise, dan terkadang ada beberapa obyek yang blur, kehadiran AF pada ponsel ini lumayan membantu untuk modus makro, tapi sayang sekali hasilnya masih di bawah Nokia 5800, disamping itu dibalik desain slide tipisnya, keluaran loudspeaker ponsel ini masih kalah dari Nokia 5320, saya pernah menguji suara ponsel ini dengan lagu yang sama dan diset pada volume maksimal, hasilnya masih lebih bertenaga Nokia 5320 (mungkin karena bodi ponsel slide yang tipis mengakibatkan pemangkasan jenis Loudspeaker), walaupun equalizer sudah diset menggunakan Bass Booster namun tetap saja, keluaran bass pada ponsel ini gak nendang seperti Nokia 5700, oh ya selain itu, bahan penyusun ponsel ini (layar+sekitar dpad) mudah meninggalkan sidik jari, jadi akan mudah terlihat kotor dengan sidik jari kita (tapi saya yakin hal itu takkan menjadi masalah besar), satu lagi kekurangan ponsel ini tapi gak terlalu memberi efek besar, yaitu ponsel ini hanya berjalan di UMTS, bukan HSDPA. ๐Ÿ˜€

 

5. Kesimpulan.

Yapp sebenarnya ponsel ini merupakan pilihan yang bagus bagi anda yang menginginkan ponsel musik yang tidak ribet dengan desain yang stylish, apalagi bahan penyusun seluruh bodi ponsel ini memiliki kualitas yang bagus, kita juga dapat mendengarkan musik hingga 24 jam menggunakan headset, apalagi dengan kehadiran kamera 3.2 MP AF, saya rasa semua itu sudah menjadi nilai plus, namun bila anda termasuk orang yang menginginkan ponsel berOS dan juga tidak menyukai desain slide, saya rasa ponsel ini kurang sesuai dengan anda, apalagi melihat banyak pilihan ponsel XpressMusic lainnya yang memiliki fitur yang lebih canggih dengan harga yang tak jauh beda,

yapp semuanya kembali pada selera masing-masing, apa yang lebih anda butuhkan, make your choice.. (lohh kayak film SAW aja) ๐Ÿ˜€

 

terima kasih telah membaca ulasan ponsel ini, keep reading my blog..