Ulasan saya dengan Nokia X6 16GB

Ulasan saya dengan Nokia X6 16GB

Nokia X6 16GB: peningkatan dan sesuatu yang konstan..

Nokia X6 16GB

Nokia X6 16GB, ponsel dengan desain candybar touchscreen garapan vendor ternama Nokia ini merupakan suksesor dari Nokia 5800 XpressMusic yang sebelumnya telah masuk ke pasar ponsel sejak tahun 2008 lalu, dengan membawa layar jenis kapasitif yang lebih responsif akan sentuhan jari, Nokia X6 tampil lebih canggih dari sisi layar ketimbang pendahulunya, namun yang saya rasakan, kehadiran Nokia X6 ini tak seheboh seperti kehadiran Nokia 5800 XpressMusic  beberapa tahun lalu, padahal saya rasa kehadiran Nokia X6 ini patut menjadi hal yang menggemparkan mengingat seri suksesornya kali ini membawa beragam fitur yang lebih maju, hhmm..entah apa penyebabnya, namun daripada mikirin itu lama-lama, mending mari kita membaca ulasan saya tentang suksesor Nokia 5800 XpressMusic, hehe..

Continue reading

Ulasan mengenai Nokia 5230 XpressMusic

Haha hanghingheng, Nokia 5230 xpressmusic sudah keluar! akhirnya keluar juga Nokia 5230! haha lebih cepat dari yang saya perkirakan, bahkan lebih cepat ini keluar daripada Nokia X6, padahal berita kemunculan ponsel ini baru ada setelah berita kemunculan Nokia X6, huhu sudah menjadi tradisi ponsel kelas high-end keluarnya lama-lama.

ini loh yang mengagetkan saya di pagi hari :

Nokia 5230 XpressMusic

haha warnanya itu lohh, bagusss bangett, huhu setelah saya melihat iklan ponsel ini di koran ternama di kota saya berada, saya langsung melangkah menuju meja kerja online saya dan langsung membuka google chrome, haha dan benar saja, ponsel ini sudah keluar secara resmi dan bisa didapatkan di toko-toko ponsel, dari iklannya sih “bisa punya ponsel layar sentuh”, yang menurut saya memberi arti bahwa ponsel layar sentuh dengan harga yang terjangkau sehingga berbagai kalangan bisa memiliki ponsel layar sentuh, nahh saya jadi penasaran dengan harga pasaran ponsel ini, akhirnya saya browsing dan bertanya-tanya pada mbah Google, dan akhirnya saya menemukan sebuah website yang menuliskan harga ponsel Nokia 5230 XpressMusic, haha saya sempat kaget melihat harganya yang berada pada angka Rp. 2.800.100, ada bonus 100 rupiah haha, ikut aksi Koin Peduli Prita ne kayaknya (semangat terus Mbak Prita),  mungkin bila di pasaran harganya berada pada angka (sekitar) Rp. 2.799.000, haha berhubung ada yang ngomen sambil ngamuk2 kalau saya nulisnya ngawur karena harganya tidak sesuai ama yang sekarang (ya iyalah mas, saya nulisnya kapan, harganya sekarang kapan ^^), jadi sekarang saya update  aja postingan yang satu ini, harga ponsel ini sekarang berada di kisaran Rp. 2.150.000, harga tersebut saya dapat dari Toko Resmi Nokia yang berada di WTC Surabaya, baiklah disini saya akan membedah setiap fitur yang dimiliki ponsel ini, monggooo..

Nokia 5230 XpressMusic

Nokia 5230 XpressMusic merupakan ponsel full layar sentuh yang didesain mirip a.k.a serupa dengan pendahulunya yang telah sukses di Dunia, yaitu Nokia 5800 XpressMusic, dari segala sudut dan sisi bahkan berat ponsel ini juga sama dengan Nokia 5800 XM, lalu apa bedanya dongg dengan Nokia 5800 XpressMusic?? dapat dilihat langsung bahwa tampilan Home Screen Nokia 5230 XpressMusic sama dengan Nokia 5530 XpressMusic yang juga menjadi idaman para pengguna Nokia 5800, haha nasebbb tak dapat jatah home screen kayak gitu, baiklah daripada sibuk ngomongin itu, ayo monggo dibaca ulasan lengkap ala saya.. 😀

Review ponsel kali ini, bukanlah merupakan pengalaman saya dalam menggunakan ponsel ini, saya hanya merangkum dan menyimpulkan segala hal yang saya ketahui tentang ponsel ini dari berbagai sumber, maka dari itu saya akan berusaha menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dimengerti. :-)

1. Harga saat ini :

seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, harga ponsel ini berada pada angka Rp. 2.150.000 (sorii yee saya telat edit harganya kemarin, hihi), haha harganya udah pas kok mas, kalau bisa turun aja lagi biar saya bisa beli, hihi fitur pada ponsel ini juga udah termasuk lengkap lah, karena sudah ada wifi dan data paket HSDPA, oke oke lanjut gan! 😀

2. Kesan awal pada ponsel ini.

“jyahhh home screennya itu lohh!!, haha kurang lebih seperti itu yang saya pikirkan, huhu sebagai pengguna Nokia 5800, saya juga selalu mengidam-idamkan punya Home Screen seperti Nokia 5530, tapi mengapa malah 5230 yang dapat dulua??haha yasudahlah, belum jatah kayaknya, kalau dilihat dari desain sekilas kita bakalan mikir kalau ponsel ini Nokia 5800, tapi bila kita mengamatinya dengan lebih teliti, terdapat perbedaan yang bisa memudahkan kita untuk membedakan ponsel ini dengan Nokia 5800, yaitu Nokia telah membuat perbedaan yang khas di bagian depan ponsel, yaitu kita takkan menemukan tulisan XpressMusic di sebelah tombol multimedia dan juga lampu pada tombol menu dibuat lebih panjang, beda dengan Nokia 5800 XpressMusic yang lampu menu sama panjangnya dengan tombol call dan end call, hhmm ponsel yang keren, apalagi dengan pilihan warna yang garang.. (ggraaurr) ^^

3. Kelebihan

haha kalau ngomong soal kelebihan, sebenarnya tak jauh beda dengan Nokia 5800 dari segi fitur yang dimiliki, yang paling bikin terkagum-kagum itu loh Home Screen nya yang segar, apalagi ada music player widgetnya, jadi kita gak perlu susah-susah masuk ke menu musik untuk menghentikan musik, disamping itu dari segi jaringan data paket, ponsel ini lebih unggul dari Nokia 5530 karena Nokia 5230 sudah memiliki jaringan data paket kecepatan tinggi yaitu HSDPA, haha asyikk bukan??apalagi bila berada di daerah yang penuh dengan sinyal HSDPA atau UMTS yang kuat, bakal puas deh facebook-an, dari segi layar, masih sama dengan Nokia 5800, yaitu layar 3.2” inci dengan resolusi yang sama pula (nHD 360 x 640), yang saya tahu kelebihan pada ponsel ini ialah software yang lebih baru sehingga kita akan mendapatkan tampilan Home Screen yang lebih segar dan kehadiran kinetic scrolling pada menu kontak (layaknya Nokia 5530).

4. Kekurangan.

satu-satunya kekurangan yang dimiliki ponsel ini ialah dipangkasnya resolusi kamera pada ponsel ini menjadi 2 MP tanpa AF, haha bagi saya ini penurunan yang sangat berarti mengingat saya sangat menyukai kegiatan potret-memotret-tapi gak begitu suka dipotret, hehe, turunnya resolusi kamera dan hilangnya lensa Tessar Carl Zeiss berimbas pada turunnya kualitas dari foto yang dihasilkan ponsel ini, dari segi baterai ponsel ini mengalami sedikit pemangkasan dimana kita hanya bisa mendengarkan musik selama 33 Jam non-stop, dimana Nokia 5800 bisa mendengarkan musik hingga 48 jam (seingat saya gitu deh), tapi memang seperti itu karena baterai yang digunakan sudah beda dengan kapasitas yang beda pula, saya rasa itu saja kekurangan yang mencolok dari ponsel itu, kalau ada lagi silahkan ditambahkan.. 🙂

5. Kesimpulan

Haha layaknya Hybrid a.k.a jogres , kita akan menemukan ponsel musik gabungan dari Nokia 5800 dengan Nokia 5530, hhmm Nokia 5800 rasa Nokia 5530, kurang lebih begitu..ponsel yang pas bagi pengguna yang menginginkan ponsel dengan tampilan baru dan desain khas Nokia 5800 yang telah sukses duluan di dunia, apalagi bila anda termasuk orang yang tidak begitu memikirkan fitur kamera pada suatu ponsel, Nokia 5230 merupakan pilihan yang tepat, ditambah lagi dengan data paket kecepatan tinggi yang dimilikinya, semakin membuat ponsel ini nyaman digunakan untuk koneksi ke dunia maya, tapi bila anda termasuk orang yang menginginkan fitur kamera yang mumpuni, saya rasa anda lebih baik melirik saudara ponsel ini, yaitu Nokia 5530 atau juga Nokia 5800, berhubung harga ketiga ponsel tersebut tak jauh beda, apalagi terdapat banyak pemangkasan aksesoris pada paket penjualan, yang saya dapat info dari webite Nokia, ponsel ini tak disertai dengan bonus memori eksternal, jadi siap-siap merogoh kocek lagi untuk membeli memori, haha memori 8 GB itu tidak murah lohh.. ^^v

untuk paket penjualan pada ponsel ini terdiri dari :

  • Nokia 5230
  • Pengisi Daya Baterai (AC-8) Nokia Berefisiensi Tinggi
  • Baterai (BL-5J) Nokia
  • Stereo Headset (WH-102) Nokia
  • Plectrum Stylus CP-306
  • Panduan Pengguna
  • Ulasan mengenai Samsung Corby

    Samsung Corby

    nahh lohh, udah gak asing lagi kan kalau udah ngomongin Samsung Corby, dan memang rasanya lebih mudah ngucapin corby daripada ngucapin Samsung S3653, itulah nama tipe Samsung Corby yang sebenarnya. saat ini ponsel Corby telah banyak menarik hati para pengguna ponsel yang mencintai fashion dan berjiwa muda, apalagi dengan warna casing belakang yang berwarna-warni seperti iklan yang biasa kita lihat di layar kaca kita (hihi jadi ingat Nicholas Saputra dan Dian Sastro), nahh bagi yang penasaran dengan fitur-fitur Samsung Corby, monggo..

    Review ponsel kali ini, bukanlah merupakan pengalaman saya dalam menggunakan ponsel ini, saya hanya merangkum dan menyimpulkan segala hal yang saya ketahui tentang ponsel ini dari berbagai sumber, maka dari itu saya akan berusaha menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dimengerti. :-)

    1. Harga saat ini

    untuk bulan desember tahun 2009 ini, harga ponsel Samsung Corby dipatok dengan harga Rp. 1.660.000, bila ada perbedaan harga saya perkirakan takkan jauh dari harga yang ada di atas, harga ponsel ini mengalami penurunan dari bulan minggu sebelumnya.

    2. Kesan awal pada ponsel ini

    “wuihhh lucunya warna-warna ponsel Samsung Corby, apalagi ada Dian Sastro” (loh malah Dian Sastro yang diingat), ya kurang lebih begitulah kesan awal saya saat melihat ponsel ini, desain ponsel ini terbilang imut dan lucu apalagi dengan pilihan warna yang bervariasi yang bisa kita sesuaikan dengan warna favorit kita.

    3. Kelebihan

    Ponsel layar sentuh garapan perusahaan ternama Samsung ini menggunakan sistem layar sentuh yang sudah mendukung TouchWiz, dimana TouchWiz itu sendiri merupakan fitur andalan Samsung layar sentuh untuk memudahkan kita mengatur widget favorit di layar utama, disini kita akan dengan mudah untuk menggunakan layar sentuh karena layar Samsung Corby sudah menggunakam layar capacitive, jadi kita tak perlu menekan layar bila ingin mengakses layar sentuh, nahh yang kerennya ponsel ini sudah memiliki tampilan terbaru layar sentuh dari Samsung yaitu Cartoon UI, dimana kita akan disuguhi dengan tampilan menu yang atraktif dan unik, apalagi pada menu kontak, kita akan menemukan tampilan segar yang unik seperti kita melihat foto di galeri Nokia Nseries, selain tampilan menu yang segar kita juga akan disuguhi dengan desain ponsel yang imut dan manis, modelnya yanpada sedikit membulat mengingatkan saya dengan HTC Touch (yang pake TouchFlo itu loh), apalagi ponsel ini tergolong tipis 1,2 cm, pada ponsel ini kita akan menemukan beberapa aplikasi situs jejaring sosial yang bisa kita atur sebagai widget di layar utama kita, aplikasi tersebut terdiri dari Facebook, Twitter dan MySpace,  selain itu dengan mudah kita bisa meng-unggah foto-foto kita ke berbagai situs berbagi foto terkenal seperti Flickr, PhotoBucket dan Friendster, jadi kita tak perlu repot-repot lagi ke warnet untuk meng-unggah foto-foto terbaru kita, untuk narsis-narsis pun (waow) ponsel ini telah memiliki kamera dengan resolusi 2 MP yang mendukung smile detection, itu saja kelebihan yang saya ketahui dari Samsung Corby tersebut, bila ada tambahan monggo.. 🙂

    4. Kekurangan

    Dimana-mana ponsel canggih pun pasti masih memiliki kekurangan, dibalik desainnya yang imut dan menggemaskan, kita hanya akan menemukan sebuah ponsel layar sentuh dengan ukuran 2.8″ inci, nah lohh?? Nokia N96 aja yang bukan layar sentuh memiliki ukuran layar 2.8″ inci, maksud saya ukuran layar 2.8″ inci untuk ponsel layar sentuh tergolong kecil, bahkan bisa membuat mata pengguna sakit (menurut saya), karena saya saja yang menggunakan layar Nokia 5800 XM masih merasa pusing dan mata terasa lelah bila lama-lama mengetik dan melihat layar, apalagi disini kita takkan menemukan fitur autorotate dalam kata lain pada ponsel ini tak memiliki akselerometer, jadi bila ingin mengetik kita hanya akan disuguhi dengan susunan keypad virtual standar, tanpa keyboard full qwerty virtual yang biasa kita temui di ponsel layar sentuh, pada kamera ponsel ini juga tergolong standar dan terkadang memberi kesan gelap, mungkin sensor kamera ponsel ini tak dapat menangkap cahaya dengan maksimal sehingga hasil kamera menjadi gelap, kekurangan yang lainnya pun adalah ponsel ini hanya mendukung data paket dengan kecepatan EDGE, padahal dengan harga yang hampir sama kita sudah bisa mendapatkan ponsel pintar dengan kemampuan HSDPA, namun mungkin hal ini takkan menjadi masalah bila tinggal di daerah tanpa jangkauan sinyal UMTS (seperti saya ini yang berada di Rumbai), hanya itu saja kekurangan yang saya ketahui, selebihnya bila ada tambahan monggo.. 🙂

    5. Kesimpulan

    ponsel ini merupakan pilihan yang tepat bagi anda yang berjiwa muda dan menginginkan perubahan pada tampilan user interface yang lebih segar, apalagi dengan dukungan TouchWiz yang memudahkan kita untuk terhubung dengan beberapa situs jejaring sosial favorit kita, apalagi ponsel ini sudah menggunakan sistem layar sentuh capacitive, jadi kita tak perlu lagi menekan layar bila ingin mengakses menu-menu pada ponsel ini, namun bila anda menginginkan jaringan internet yang cepat dan layar sentuh yang berukuran besar, saya rasa ini bukan pilihan yang tepat dimana kita hanya akan menemukan layar sentuh berukuran mini dan spesifikasi ponsel yang menurut saya tergolong standar dimana ponsel-ponsel lain juga sudah banyak yang memiliki (kamera 2 MP dan jaringan EDGE), kalau menurut saya masih mendingan Samsung Star yang memiliki harga tak jauh beda dari Samsung Corby ini, tapi semuanya kembali pada selera anda masing-masing, tanyakan pada diri kita dulu, “hal apa yang saya cari dari ponsel?” 🙂

    semoga tulisan ini bermanfaat, untuk penghitung saja, dari awal anda sudah membaca total 832 kata. ^^

    terima kasih telah membaca tulisan saya.. 🙂

    Home Screen N97 di Nokia 5800 (Home Screen)

    Telah banyak yang mengeluh dengan home screen Nokia 5800 yang monoton dan kaku, bahkan saya sendiri pun merasakan hal itu, sebenarnya post ini menggunakan trik yang sama dengan postingan saya mengenai ‘Home Screen Nokia’, namun karena pengunjung banyak yang mencari ‘home screen n97 di nokia 5800’ akhirnya menggerakkan saya untuk berbagi info mengenai home screen tersebut, bukan hanya home screen Nokia N97 saja, namun saya juga akan berbagi info cara untuk merubah home screen Nokia 5800 (dan semacamnya) menjadi HTC Android dan Samsung HD, untuk informasi lebih lanjut, monggoooo mari membaca..

    Download aplikasi GDesk agar tema tersebut dapat berjalan, download disini

    1. Home Screen N97 di Nokia 5800 XpressMusic.

    tertarik dengan home screen N97 dimana kita bisa memasang banyak icon dan widget di layar utama, Nokia 5800 juga bisa menghiasi layar utama dengan bermacam-macam hiasan.

    N97 Home Screen By ARA

    Download link : – http://www.4shared.com/file/169430509/334fba8e/N97__D_Clock_.html (jam digital) – http://www.4shared.com/file/169436072/c87c68f6/N97__A_Clock_.html (jam analog)

    2. Home Screen Samsung HD di Nokia 5800 XpressMusic.

    pasti semua sudah tidak asing lagi dengan ponsel nan canggih garapan samsung yang satu ini, sebuah ponsel dengan layar 3.8″ inci AMOLED dengan tampilan home screen touchWiz juga bisa berada di layar Nokia 5800, sebagai contohnya lihat gambar di bawah ini.

    SamSung OmNia HD Home ScreeN By ARA

    Untuk mengunduh, silahkan klik link :

    http://www.4shared.com/file/169458688/c4236306/SamSunG_OmNia_HD.html

    3. Home Screen HTC Android di Nokia 5800 XpressMusic.

    OS Android yang akhir-akhir ini banyak diperbincangkan diperkirakan akan booming di tahun 2010, vendor lain pun tak mau kalah dengan membawa ponsel pintar mereka dengan OS baru yang tak kalah canggih lagi nantinya,  sudah banyak ponsel pintar yang menggunakan OS Android yang merupakan open source ini, dan kinerjanya pun tak diragukan lagi, apalagi home screen OS Android yang nyaman dimana kita bisa dengan leluasa mengganti dan menyusun shortcut dan menu di home screen, pokoknya tampilan OS Android segar deh.

    HTC Heroin

    untuk mengunduh home screen tersebut, klik link di bawah ini :

    http://www.4shared.com/file/171073984/fdcb09e/HTC_Hero_in_5800.html

    semoga bermanfaat.

    🙂

    cara menggunakannya :

    1. Masukkan semua file instalasi GDesk ke memori eksternal dalam satu folder khusus biar tidak ribet, lalu buat satu folder baru lagi khusus tema gdesk.

    2. instal semua file Gdesk (ada 7).

    3. buka aplikasi GDesk.

    4. tap layar sekali, lalu pilih design – load design – pilih tema yang diinginkan.

    5. setelah tema yang dipilih muncul, lalu tap sekali lagu layar pada bagian yang kosong, buka option, lalu centang beberapa pilihan di bawah ini :

    – Replace Main

    – Full Screen

    – Long Flick

    – List System Apps

    – Left soft key: close

    – Hide title caption

    – Remember Last Menus

    nahh selesai dehh, hehe.. 🙂


    Review Sony Ericsson U10i Aino

    Sony Ericsson Aino

    Sony Ericsson Aino merupakan ponsel slide layar sentuh garapan perusahaan ternama Sony Ericsson, ponsel dengan desain slide sentuh ini memiliki kemiripan dengan LG Secret yang mengusung desain slide sentuh juga, awal diperkenalkannya ponsel ini juga bersamaan dengan Sony Ericsson Satio, namun entah mengapa hingga saat ini Sony Ericsson Satio belum masuk juga ke pasar indonesia, dari berita yang saya dapat dari okezone.com dan berbagai media di internet bahwa kedua ponsel layar sentuh tersebut memiliki masalah pada sistem layar sentuh dan softwarenya sehingga perusahaan Sony Ericsson tersebut memberhentikan sementara produksi ponsel tersebut untuk melakukan perbaikan, namun walaupun begitu malah Sony Ericsson telah masuk di pasar ponsel Indonesia, bahkan telah di bahas di Tabloid PULSA, namun untuk ulasan lebih lanjutnya, monggo dibaca.. 🙂

    Review ponsel kali ini, bukanlah merupakan pengalaman saya dalam menggunakan ponsel ini, saya hanya merangkum dan menyimpulkan segala hal yang saya ketahui tentang ponsel ini dari berbagai sumber, saya akan berusaha menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dimengerti. :-)

    1. Harga saat ini.

    Saat ini, ponsel dengan desain slide sentuh ini dibanderol dengan harga di kisaran Rp. 5.199.000, harga yang wah memang mengingat isi paket yang ditawarkan oleh ponsel ini, harga tersebut sudah termasuk desk stand + wireless headset, yang saya tahu hingga saat ini baru ponsel inilah yang memaketkan ponsel dengan aksesoris lengkap, tak heran lagi bila harganya selangit gitu, untuk perbedaan harga mungkin saja terjadi namun tak akan jauh-jauh dari harga yang saya sebutkan di atas, namun sejalan dengan adanya isu bahwa software pada ponsel ini ada yang bermasalah, bisa saja harga ponsel ini turun dalam kisaran yang lumayan tinggi.

    2. Kesan awal pada ponsel ini.

    “hwawww keren neh model ponsel ini, stylish dan elegan euy”, ya seperti itulah yang saya pikirkan saat melihat ponsel dengan layar sentuh ini di awal perkenalan ponsel ini, awalnya saya pikir ponsel ini merupakan ponsel full touch screen, namun setelah saya selidiki lebih lanjut ternyata di belakang layar sentuh berukuran 3″ Inci tersebut ternyata menyimpan susunan keypad dan D-Pad yang tersusun rapi, nah saat slide dalam keadaan terbuka, saya sempat merasa aneh dengan modelnya yang kepanjangan banget, apalagi dengan diagonal layar 16:9 yang memanjang, membuat ponsel ini memiliki ukuran yang panjang bila digenggam, namun untungnya ponsel ini memiliki desain slide yang kokoh dan nyaman.

    3. Kelebihan.

    Dalam keadaan keypad tertutup, ponsel ini terlihat manis dan elegan dengan balutan warna putih dan hitam glossy, dalam keadaan seperti ini kita akan menemukan susunan menu multimedia yang asyik dan tentu saja dalam mode landscape, kita akan dimudahkan dengan kehadiran desk stand yang sudah termasuk dalam paket penjualan ponsel tersebut, kehadiran aksesoris tersebut dalam paketan memberi nilai tambah pada ponsel ini, kita dapat mengakses musik dan menonton video melalui layar capacitive berukuran 3″ inci dengan resolusi 240 x 432 pixel tersebut, kita dapat mendengarkan musik melalui headset bluetooth yang tersedia dalam paketan, untuk kualitas suara tak perlu diragukan lagi, sony ericsson terkenal dengan ponselnya yang tangguh dalam memainkan musik, apalagi headset yang  kita dapatkan sama dengan headset seri walkman yang menggunakan modelnya seperti earplug, jadi bising dari luar dapat diredam oleh headset tersebut, selain itu jaringan ponsel ini sudah mendukung 7.2 Mbps HSDPA dan HSUPA 2 Mbps, hal ini akan sangat berguna bila kita berada di daerah yang memiliki kekuatan sinyal penuh, disamping itu kehadiran A-GPS menjadi nilai tambah bagi anda yang senang berpergian, ponsel ini telah disediakan dengan aplikasi wisepilot (trial version), untuk urusan kamera, ponsel ini telah dibekali dengan kamera 8.1 Mpix dengan Auto-Focus, fitur pada menu kamera ini pun terbilang lengkap, sebagai contohnya fitur touch focus dimana kita hanya butuh menekan layar untuk menentukan bagian mana yang kita inginkan untuk lebih fokus, face detection juga tersedia di menu kamera ponsel ini, dan layaknya ponsel ber-GPS receiver, kita bisa menggunakan geotagging pada hasil foto kita, jadi kita dapat mengetahui letak kita mengambil foto tersebut.

    4. Kekurangan.

    Tak ada ponsel yang sempurna, kecantikan ponsel ini seketika akan berkurang ketika kita menggeser bagian bawah ponsel ini, seperti memegang pisang atau sisir, ponsel ini terlihat sangat panjang untuk ukuran ponsel, setidaknya itu yang ada di pikiran saya,  apalagi kita masih harus membiasakan menggunakan ponsel dengan keypad yang berada di bagian lain dan tak berada di sekitar layar, selain bodi ponsel yang bongsor, penggunaan layar sentuh pada ponsel ini pun dibatasi dan tak bisa digunakan di semua menu yang ada, jadi terkesan setengah-setengah yang dalam bahasa makassarnya sattanga-sattanga’, penggunaan layar sentuh hanya dapat digunakan dalam mode landscape yaitu dalam keadaan keypad tertutup, pada menu kamera, pada menu galeri dan beberapa aplikasi bersistem java, hal ini sangat lucu rasanya, apalagi setelah kita menambahkan beberapa foto dan membuka menu galeri, butuh waktu lama hingga semua file terbaru dimuat, walaupun kelihatannya ponsel ini sudah menggunakan kamera 8.1 Mpix, warna pada hasil kamera tersebut akan terlihat tak sesuai dengan aslinya, terkadang terkesan kebiru-biruan, terkadang terlihat kebiru-biruan, disamping itu kita juga akan menemukan noise pada hasil kamera ponsel ini, tak hadirnya pelindung lensa kamera pada ponsel ini pun menyulitkan kita untuk menjaga agar lensa kamera ini tetap halus, tak seperti saudaranya yang dibekali lens cover, pada ponsel ini kita takkan menemukan pelindung tersebut, saya rasa itu saja kekurangan pada ponsel ini, bila ada tambahan mohon masukannya. 🙂

    5. Kesimpulan.

    Paketan pada ponsel ini membuat kita tak perlu merogoh kocek lagi untuk menambahkan aksesoris headset bluetooth yang terbilang mahal, dengan warna yang manis dengan desain awal yang manis juga menjadi nilai tambah pada ponsel ini, terutama bila kita ingin memainkan file video, kita cukup menggukan desk stand maka kita tak perlu lagi capek-capek memegang ponsel atau mencari ganjalan untuk menahan ponsel, namun keterbatasan kegunaan layar sentuh dan harganya yang terbilang selangit membuat kita sebaiknya berpikir dua kali, kecuali bila anda sudah cinta mati dengan ponsel ini saat pertama kali diluncurkan, disamping itu adanya isu bahwa ponsel ini memiliki software yang bermasalah sebaiknya membuat anda berpikir tiga kali (waw sekarang tiga kali euy), ada baiknya menunggu hingga ponsel ini benar-benar siap untuk diluncurkan dan benar-benar selesai. hihi 🙂

    Demikianlah review saya mengenai ponsel ini, semua yang saya tulis di atas saya dapatkan dari berbagai sumber, ataupun beberapa narasumber yang pernah menggunakan ponsel ini.

    semoga ulasan saya di atas dapat bermanfaat bagi anda, terima kasih telah membaca..

    :-D

    Ulasan mengenai Nokia 5530 XpressMusic

    Nokia 5530

    Nokia 5530 XpressMusic merupakan ponsel garapan perusahaan ternama Nokia yang mengusung model layar sentuh dengan OS Symbian versi 5, sama halnya seperti kakaknya (Nokia 5800), untuk mengakses fitur yang berada di ponsel ini kita cukup menyentuh dan sedikit menekan pada layar, maka layar akan merespon dengan menjalankan menu yang telah kita pilih, untuk penjelasan lebih lanjut, mari monggo dibacaa..

     

     

    Review ponsel kali ini, bukanlah merupakan pengalaman saya dalam menggunakan ponsel ini, saya hanya merangkum dan menyimpulkan segala hal yang saya ketahui tentang ponsel ini dari berbagai sumber, saya akan berusaha menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dimengerti. 🙂

     

    1. Harga saat ini.

    Sejatinya ponsel ini merupakan ponsel alternatif dari Nokia 5800, karena ponsel ini dipatok dengan harga lebih murah dibandingkan saudaranya, untuk bulan november 2009 ini, ponsel ini dipatok dengan harga Rp. 2.499.ooo, harga yang masuk akal mengingat banyaknya pemotongan fitur pada ponsel ini yang bila dibandingkan dengan saudaranya (Nokia 5800), bisa saja harga ponsel ini akan turun lagu sejalan dengan banyaknya ponsel berlayar sentuh dari Nokia yang akan keluar.

     

    2. Kesan awal pada ponsel ini.

    Kesan awal pasti ada setiap kita melihat sebuah ponsel, ponsel dengan model candybar layar sentuh ini memiliki desain yang terlihat lebih ‘mahal’ dibandingkan saudaranya, bandingkan dengan saudaranya yang menggunakan bahan dasar plastik, selain itu ukuran ponsel ini lebih kecil dan ramping dibandingkan saudaranya, jadi kesan elegan pada ponsel ini akan terlihat dengan bodinya yang ramping dan bahan penyusun bodi ponsel ini.

     

    3. Kelebihan.

    Untuk kelebihan, sudah terlihat jelas, bodi dan bahan penyusun ponsel ini akan memberikan kesan yang membuatnya terlihat ‘mahal’I, apalagi bodinya yang ramping dan kecil membuat ponsel ini pas di genggaman tangan kita, saat itu saya pernah mencoba memegang replika ponsel ini di toko ponsel, saya merasa ponsel ini lebih pas di genggaman dan tidak terlalu panjang sehingga saat kita ingin mengetik menggunakan virtual keyboarnya kita takkan mendapatkan kesulitan bila ingin menggunakan jari (bukan kuku), disamping bodinya yang ramping, ponsel ini juga memiliki keluaran loudspeaker yang besar dan bertenaga, ada kemiripan dengan Nokia 5800, namun yang saya tahu ponsel memiliki kualitas suara yang sedikit lebih berkualitas dibandingkan Nokia 5800, untuk urusan layar sentuh, walaupun memiliki layar resistive yang sama dengan Nokia 5800, namun pada ponsel ini kita akan menemukan layar yang lebih responsif dibandingkan Nokia 5800, kita cukup menempelkan jari kita sedikit maka ponsel ini akan merespon, disamping itu ponsel ini juga sudah memiliki beberapa peningkatan yaitu adanya kinetic scrolling pada beberapa menu di ponsel ini dan juga telah didukung dengan kemampuan Multi-Touch user interface, saya sendiri belum pernah merasakan multi-touch pada ponsel ini, namun kelihatannya fitur ini sangat berguna untuk ponsel layar sentuh apalagi bila kita ingin memainkan game yang menggunakan virtual gamepad pada game itu sendiri (bukan d-pad dari settingan ponsel), jadi kita takkan kesulitan bila ingin berlari sambil meloncat (pada assassin’s creed), home screen pada ponsel ini juga sudah mengalami peningkatan dibandingkan saudaranya yang terkesan kaku, pada ponsel ini, kita akan menemukan lebih banyak widget di layar utama, seperti widget musik, shortcut kontak hingga 20 nama dan juga susunan baru homescreen (tidak ada lagi icon dialler dan contact), selebihnya tak ada bedanya dengan Nokia 5800.

     

    4. Kekurangan.

    untuk kekurangan ponsel ini ialah :

    • Tidak support 3G, apalagi 3.5G HSDPA
    • Tidak ada lagi A- GPS Receiver nya.
    • Kalau di bawah sinar matahari layarnya akan susah dilihat.
    • Ukuran default huruf pada ponsel ini masih terlihat kecil, pasti karena layarnya yang kecil.
    • Terkadang ada beberapa aplikasi dari pihak ketiga yang tidak bisa di-install pada ponsel ini.
    • Hasil kameranya tak terlalu bagus, apalagi tanpa adanya lensa Tessar Carl Zeiss.
    • Hasil rekaman videonya tak bagus, masih terdapat beberapa patah-patah.
    • Tidak ada fungsi TV-out pada ponsel ini.

    5. Kesimpulan.

    Semua kembali pada selera para pengguna, bila kita menginginkan ponsel dengan ukuran mini dan desain yang ramping, maka ponsel ini adalah pilihan yang tepat, apalagi dengan banyaknya peningkatan fitur software pada ponsel ini membuat ponsel ini lebih berwarna ketimbang pendahulunya yang terlihat kaku dengan homescreennya, namun bila anda menginginkan ponsel dengan kecepatan data yang tinggi dan layar yang besar, ponsel ini sepertinya harus menjadi pilihan lain karena Nokia 5800 memiliki fitur lengkap ketimbang Nokia 5530, mengingat ponsel ini adalah ponsel alternatif, maka tak salah jika banyak pemangkasan pada sisi hardware (sampai bodinya pun dipangkas).

     

    Demikianlah review saya mengenai ponsel ini, semua yang saya tulis di atas saya dapatkan dari berbagai sumber, adapun juga yang saya dapatkan sendiri karena saya sering melihat pameran ponsel dengan memegang replika, ataupun beberapa narasumber yang pernah menggunakan ponsel ini.

    semoga ulasan saya di atas dapat bermanfaat bagi anda, terima kasih telah membaca..

    😀

    Pertanyaan yang sering muncul di Search Engine Blogku

    Saya berterima kasih banyak bagi kalian semua yang telah membaca, mengunjungi maupun mendapat hasil dari blog ini, hihi sangat menyenangkan bisa berbagi informasi dengan semua orang mengenai apa yang kita ketahui, nah untuk mempermudah pencarian, saya akan membalas pertanyaan yang dituliskan dari search engine (wah keren ada widget ini, bisa tahu apa yang pengunjung cari), nahh sekarang saya akan membalasnya satu persatu :

     

    1.  Harga Headset Bass Nokia 5800 : nah di search engine ada muncul pertanyaan seperti ini, baiklah, saya akan menjawab sesuai dengan apa yang ada di pengalaman saya, hhmm mungkin semua orang sudah tahu, bahwa headset garapan sony ericsson memiliki kualitas yang sangat mantap,  menurut saya, jika mencari headset, mending membeli headset stereo walkman sony ericsson jika memiliki dana sekitar Rp. 300.000, sebenarnya dengan dana sebanyak itu kita sudah bisa memilih banyak jenis dari headset stereo yang memiliki kualitas bass yang mumpuni, namun bila benar-benar ingin mendengarkan musik walaupun suasana ribut, maka headset sony ericsson lah yang paling tepat, saya telah membandingkannya dengan headset bawaan Nokia 5700 yang memiliki model yang sama dengan headset Sony Ericcson W850i dan hasilnya lebih enak headset bawaan Sony Ericcson, padahal kedua headset tersebut memiliki model seperti earplug yang ujungnya seperti jamur itu, hihi.. namun seperti itulah yang saya rasakan, dan saat ini pun saya sedang menabung untuk membeli headset bawaan Sony Ericcson. 😀

     

    2. Perbandingan layar Nokia 5800 dengan Nokia 5530 : hhmm untuk yang satu ini semuanya ada pada pilihan anda sendiri, jika anda menyukai layar dengan ukuran besar, saya rekomendasikan untuk menggunakan Nokia 5800, dengan ukuran layar yang lebih besar daripada Nokia 5530 yang memiliki ukuran layar 2.9 inci, menurut saya, ponsel layar sentuh yang bagus itu harus memiliki layar yang luas untuk interaksi dengan ponsel, bayangkan bila anda harus menekan tuts keyboard virtual bila layar ponsel tersebut kecil, saya yakin akan mengalami kesulitan, karena saya pun pernah mengalami hal serupa dengan ponsel Hi-Tech H38, namun dibalik layar kecil Nokia 5530, terdapat dua keunggulan yang membuatku ingin memilikinya (atau menunggu Nokia X6 aja ahh), yaitu Multi-Touch screen dan New Homescreen Theme, ya cuma dua itu aja yang membuatku terpesona, selebihnya, masih mending Nokia 5800, hihi..jadi tentukanlah pilihan sesuai kebutuhan anda. 😀

     

    3.  Kekurangan N-GAGE QD : dapat dilihat di bahasan pengalamanku dengan ponsel tersebut. 🙂

     

    4. Harga Nokia 5320 Bulan November 2009 : harga ponsel ini untuk bulan ini yaitu sekitar Rp. 1.490.000 juta kebawah, sepertinya sudah agak sulit menemukan ponsel ini dalam keadaan baru, jadi semoga beruntung dalam mencari, karena ponsel ini merupakan ponsel yang ‘Kuat’ menurut saya, karena hingga sekarang ponsel ini tak ada sama sekali kerusakan dan kesalahan baik luar dalam ponsel. 😉

     

    5. Blackberry 8320 : dapat dilihat di bahasan pengalamanku. 🙂

     

    6. Perbedaan blackberry 8320 dan curve : hhmm, saya bingung membaca tulisan ini yang muncul pada search engine, mungkin pertanyaannya dapat diperjelas, nanti saya akan membuatkan review mengenai perbedaan ketiga jenis ponsel Blackberry yang terkenal yaitu Javelin vs Storm vs Bold, doakan semoga tulisan saya selesai. 😀

     

    bagi pengunjung yang sudah membaca blog ini, terima kasih banyak ya, jika ada pertanyaan bisa ditulis pada search engine atau buatlah komentar pada sembarang review, maklum blog ini masih dalam tahap pengembangan, untuk ke depannya semoga blog ini bisa lebih ramai lagi dan lebih berguna bagi pengunjung. 😀