Saya tidak mengerti.. :(

hadeee saya tidak mengerti tentang sistem operasi (OS Mobile Phone) saat ini, tidak mengerti ini bukan berarti saya tidak mengerti apa-apa tentang sistem operasi ponsel (yaa memang aslinya ga banyak ngerti sihh..), hanya saja saya melihat perkembangan OS saat ini terkesan kaya dejavu aka kaya pernah aka ada mirip2nya..do you get it?

hhmm mungkin lebih gampangnya seperti ini, coba perhatikan gambar di bawah ini :

iphone music player

di atas adalah tampilan ‘Play Now’ dari iPhone..

nahh lalu coba lihat di bawah ini..

Samsung Galaxy S Play Now

Apakah ada yang melihat kemiripan???hhhmmm..kalau masih kurang, coba lihat ini :

Samsung DeskView

perhatikan ikon aplikasi dari Samsung Galaxy S di atas, coba perhatikan ikon aplikasi navigation, apakah pembaca tidak merasa dejavu atau pernah melihatnya sebelumnya??kalau agak susah, yukk mari lihat gambar di bawah ini.. 😀

iPhone 4 homescreen

nahh apakah ‘mirip’ dengan ikon Safari di iPhone??hhmmm..

nahh ada lagi ini yang seperti ini :

Gambar di atas saya ambil dari gsmarena..

nahh coba diperhatikan ketiga ponsel di atas, tapi cukup fokuskan pada Samsung Galaxy S dan iPhone 3GS di atas..

perhatikan susunan menu kedua ponsel tersebut, apakah ada kemiripan??hhmm..jika tidak ada kemiripan, bisa jadi mungkin mata saya saja yang salah.. x)

hhmm benar-benar tak bisa dimengerti, apakah sekarang iPhone telah menjadi trendsetter sehingga banyak yang menyerupai tampilan iPhone??hhmm..

coba lagi yang satu ini :

iPhone Album Flow

lalu coba lihat yang di bawah ini..

Samsung Galaxy S Album Flow

ditambah lagi ini..

mirip apakah ini?

hhmm apakah tidak ada yang merasa asing dengan aplikasi di atas??kalau dari mata saya sendiri, saya merasa aplikasi tersebut menyerupai iBook dari iPhone iOS 4, hhmm.. :-S

Saya sering berpikir, apakah penambahan fitur untuk membuat ponsel terasa lebih enak dipandang harus menyerupai tampilan ponsel lain?hhmm..sehingga membuat tampilan khas sendiri tak tampak?hhmm.. *berpikir keras*

baiklahh, disini saya bukan bermaksud untuk memojokkan atau semacamnya yang buruk, hanya sebuah pendapat saja, hehe.. 😀

no offense lohh, hehe.. peacee..

Nokia 5800 XpressMusic still “ROCKS” !

hahaha pengen buat postingan bahasa inggris tapi kok metiti ntar, biasanya pake bahasa dewe kok moro2 gawe bahasa inggris, hoho..

yowes, sak iki q kate gawe dual on, mek postingan iki tok..

English version :

“hahaha, i dunno how to say this, but i’m 100% proud using Nokia 5800 XpressMusic..

well, we are all know that Nokia 5800 first time announced at 2008 August, but until this time, 2010 july, Nokia 5800 XpressMusic still hits mobile phone markets, there’s still so many Nokia 5800 XpressMusic avaible at store, it meants Nokia still producing Nokia 5800, woww ROCKS !

it’s been so long since first time i saw that phone at Galaxy Mall in my city, and until this timee, there’s still so much buyer looking for this phone, and if we talk about interest, Nokia 5800 has the highest score at GSMarena.com..

wowww, there’s nothing i can say, except Nokia 5800 ROCKS ! ! ”

haha ngene yoww lek gawe bahasa inggris, kudu siapno kamus nang hape sekk, haha..

yowes iki bahasa dewe sak iki..

“hahaha, saya tidak tahu bagaimana untuk mengatakan ini, tapi saya 100% bangga menggunakan Nokia 5800 XpressMusic..

Baiklahh, kita semua tahu bahwa Nokia 5800 pertama kali diluncurkan pada tahun 2008 agustus, tapi sampai waktu ini, tahun 2010 bulan juli, Nokia 5800 masih ngetren di pasar ponsel, masih banyak Nokia 5800 XpressMusic yang tersedia di toko ponselm itu berarti Nokia masih memproduksi Nokia 5800, woww METALL a.k.a SANGAR a.k.a KERENN ! ! (saking bagusnya ne ponsel, hehe)

sudah lama sekali sejak saya pertama kali melihat ponsel ini di Mall Galaxy di Surabaya, dan sampai hari ini, masih banyak sekali pembeli mencari ponsel ini, dan jika kita berbicara tentang ketertarikan orang-orang dengan ponsel ini, Nokia 5800 XpressMusic memiliki skor tertinggi di GSMarena.com..

wowww, gak ada lagi yang bisa saya katakan, selain Nokia 5800 ROCKS a.k.a KEREN ! ! ”

hehe angel e rekk, tapii yaa inilah memang ungkapan saya sendiri dengan Nokia 5800, ponsel ini akan tetap saya gunakan dan takkan saya ganti, itupun bila sudah waktunya ganti tetap akan menggantinya dengan suksesornya, yaitu Nokia X6, hoho.. xD

(semoga saja punya uang cukup, haha)

i’m back.. x)

hehe setelah lamaaa sekali vacum dari nulis blog, akhirnya saya akan kembali lagi menulis dan membangun blog ini, hehe..

dan inilah daftar tulisan yang bakal muncul di blog ini, kalau bahasa gheolnya ‘coming soon’, hehe..

1. Ulasan saya mengenai Nokia 5230 XpressMusic (head to head)

2. Ulasan saya mengenai Nokia E63 (head to head)

3. Ulasan saya mengenai Nokia E71 (head to head)

4. Nokia 5230 versus Nokia 5530 ??

5. Ulasan saya mengenai BlackBerry 8520 Curve Codename Gemini

hehe yang semoga saja bisa segera terealisasikan.. 😀

wassalamm.. 🙂

Piye tok, cak?

Hahaha pagi ini saya sudah terkaget-kaget oleh 2 postingan yang membuat hati saya tergetar, inilah postingan dari blog tetangga yang saya maksud :

1. 20 Penulusuran dalam MacBook-ku

baiklah, saya akui saya iri (jengjengjengjeng), haha berhubung saya ngebet banget pengen punya MacBook sampai bermimpi-mimpi dan berharap jangan dulu bangun sampai saya selesai menggerogoti seluruh sisi dari MacBook yang saya temui di dalam mimpi saya (wahh bisa telat saya sholatnya kalau telat bangun), haha ya memang sihh, abis MacBook juga termasuk dari salah satu barang yang paling saya inginkan untuk hadir di tahun ini, haha.. (dan yang lainnya adalah DSLR dan Mobil, haha impian yang gila, masih mahasiswa kok mimpi2 pengen bawa mobil ke kampus), setidaknya untuk saat ini, DSLR dan MacBook lah yang menjadi incaran utama saya, haha.. (barang mahal rek), yayy abis MacBook tu kelihatannya simpel dan nyaman banget digunakannya, tak ribet dalam penggunaannya, efek dan animasi di setiap menunya sepertinya akan membuat otak saya segar, apalagi saya yang sudah lama jadi Windows Minded, huhu..pasti akan segar banget kalau melihat tampilan OS Mac dari MacBook, huhu..

yay semoga sajalah impian saya bisa tercapai di tahun ini, haha.. di tahun kemarin semua yang ada di dalam daftar keinginan saya (wishlist) sudah terpenuhi, nahh tahun ini juga harus dongg.. hahaha (maksa).. x)

berhubung MacBook ini akan sangat berguna bagi saya karena bisa mempermudah saya dalam proses editor foto dan menulis (walaupun sebenarnya di Windows bisa), tapi penampilan luar dan dalam perangkat komputer portabel itu juga mempengaruhi keinginan dan semangat kita untuk mengetik, jadii….ya begitu lahh.. (haha padahal laptop yang saya pakai ini baru aja 8 bulan bersama saya, tapi udah bosen), setidaknya saya masih bisa mengganti tampilan layar utama laptop saya untuk mengobati rasa ‘ingin memiliki’ di hati saya, hehe..

2. Kenapa orang sering gonta-ganti hp.

baiklah, jujur-jujuran, pasti di dalam hati kita pernah atau sering terlintas perasaan ingin memiliki barang yang lebih, walaupun hanya sesekali a.k.a sekali-kali atau berkali-kali, hehe..  (triplee chain), saya sering melihat teman saya gonta-ganti hp, dan yang paling banter pernah dalam satu tahun udah ganti sekali, huhu.. yay kalau saya sendiri pernah sekali ganti hape, tu pun jaman saya masih punya N-GAGE QD terus berubah menjadi Nokia 5700, setelah itu saya gak pernah lagi gonta-ganti hape, yang sekarang ini cuma nambah hape aja, hehe.. (sampai2 bisa buat ulasan di blog ini, bukan pamer yo hihi, peace.. ^^v), yay saya akui saya memiliki keinginan untuk menambah hape karena saya melihat adanya keuntungan bila menambah hape saya (ahaha bahasa macam melihat keuntungan dalam dunia bisnis aja), yay dan hingga saat ini yang boleh saya bawa (ada peraturannya juga loh) adalah 4 hape, dan masing-masing memiliki kelebihan (nahh ini yang juga dibahas di blog tetangga yang saya maksud), kita mengganti hape karena kita menginginkan kelebihan dalam ponsel lain yang tidak dimiliki ponsel kita saat itu, tapi untuk mendapatkan ponsel lain tersebut terkadang harus mengorbankan hape sebelumnya, hhmmm semacam tumbal kali ya (jadi ingat game Yu-Gi-Oh pas jaman SMP dulu), sebagai contohnyaa, saya memiliki hape dengan layar sentuh resistive a.k.a Nokia 5800, nahh pas saya mencoba iPhone dengan layar Capacitive, saya menjadi ngiler dan pengen memiliki iPhone juga (yay cuma contoh aja, tapi asline yo pengen jeh, hehe), haha tu adalah sebagian contoh kecil saja..

haha setiap malam saya duduk manis dan berpikir (saat di pekanbaru aja), berpikir gimana caranya agar saya bisa beli iPhone sambil YM-an menggunakan iPhone (lah tu udah ada iPhone?? heh tu bukan iPhone saya jeh, tu punya ortu saya, huhu). hingga akhirnya saya menyimpulkan bahwa, jika saya mau beli iPhone seharga Rp. 7.500.000, saya harus mengorbankan minimal 3 hape saya, (hah gila pemborosan euy), nahh Alhamdulillah saya diberi pencerahan, sama halnya seperti hubungan antar manusia, “sayang bukan berarti harus saling memiliki”, hahaha jadi saya mengurungkan niat saya untuk membeli iPhone dan beralih ke Samsung STAR! haha berhubung saya senang banget dengan tampilannya yang eye candy, jadi mending beli itu aja ahh.. hehe

jadi kesimpulannya, sebelum membeli hape, mending dipikir dulu apa keuntungan dan kerugian yang bakal tercipta bila membeli ponsel tersebut, bila kerugian yang kita peroleh lebih besar dan keuntungan yang kita dapatkan tak memberi arti apapun dalam hari-hari kita (dalam kata lain tidak begitu berguna karena fiturnya tidak kita butuhkan), mending ditabung aja tuh uang, terus pilih hape lain yang memang benar-benar kita butuhkan, hehe..

Nahh apalagi iPhone tu gak bisa transfer foto ke hape lain kalau belum di-jailbreak, haha pengen jailbreak iPhone?? rugii dongg, garansi hilangg terus kemungkinan untuk tertular virus sangat memungkinkan, haha mahal-mahal beli di pameran Telkomsel ngapain di Jailbreak, mending beli BM aja sekalian kalau cuma pengen untuk gaya-gaya, hahahaha.. (ini pendapat saya lohh)

haha semoga tulisan di atas bermanfaat bagi anda semua, para pembaca..

mungkin terlihat sepele ya? tapi sebenarnya pesan dalam tulisan di atas itu lumayan berguna juga loh, hehe..

*menurut saya, hehe*

😀

Noka 5800 vs Nokia N73

Hahaha kebetulan kemarin ponsel penasehat a.k.a sahabat a.k.a ustadz saya sudah tiba sehingga saya dengan segera menggerogoti ponsel miliknya yaitu N73, ahaha sudah lama saya ingin melakukan compare head to head langsung dengan N73 melawan Nokia 5800 saya, berhubung kedua ponsel tersebut memiliki resolusi dan lensa kamera yang sama, langsung saja kita mulai head-to-head nya..

(saya tidak memiliki foto untuk compare ini berhubung saya menulis postingan ini di warnet dekat kampus, namun dalam waktu dekat saya akan melakukan update postingan ini)

1. Tampilan a.k.a Bodi.

haha kedua ponsel ini berasal dari keluarga yang berbeda tapi dari marga yang sama (haha benar gak ini perumpamaannya), yang satunya dari Nseries dan yang satunya dari XpressMusic series, kedua ponsel ini sama-sama merupakan ponsel high-end yang tentunya dengan fitur yang sudah dimaksimalkan (disesuaikan dengan kelasnya), dari bodi ponsel N73 terlihat lebih santai dengan balutan warna hitam, sama halnya dengan Nokia 5800, hanya saja 5800 terlihat lebih garang dengan desain musiknya, walaupun terkadang terlihat murahan bila di bawah sinar matahari karena bahan depan yang terbuat dari plastik.

N73 dan 5800 memiliki ciri khas tersendiri yang membuat ponsel itu terlihat garang, namun menurut saya sendiri Nokia 5800 lebih unggul dimana bodi ponsel 5800 tidak sebongsor N73 yang terlalu tebal bila dibandingkan N73.

2. Kamera.

haha ini dia, head-to-head dengan resolusi dan lensa yang sama, hanya saja wahh, hasil kamera N73 terlihat jauh lebih bagus dibandingkan Nokia 5800, haha voila dah, walaupun awalnya viewfinder N73 terlihat kebiru-biruan, namun hasil N73 terlihat bagus setelah objek diambil, noise pada N73 terlihat jauh lebih sedikit pada layar N73, sedangkan Nokia 5800 dengan objek yang sama dan jarak yang sama terlihat banyak noisenya dan sedikit blur pada beberapa sisi, hanya saja shutter speed pada Nokia 5800 lebih cepat dibandingkan Nokia N73, untuk modus makro dengan hasil yang sama, terlihat Nokia 5800 lebih fokus pada jarak yang telah ditentukan sehingga bagian belakang pada objek yang kita ambil terlihat blur, sedangkan Nokia N73 terlihat fokus pada segala sisi objek yang kita ambil, untuk warna pada hasil kamera saya perhatikan Nokia N73 lebih unggul, apalagi Nokia 5800 terkadang terkesan gelap di bagian belakang objek,

untuk kamera N73 masih lebih unggul dibandingkan Nokia 5800, kamera N73 terkesan kebiru-biru an sedangkan Nokia 5800 grainy, noise pada Nokia 5800 juga lebih banyak dibandingkan Nokia N73.

*Update : haha kalau menurut saya pribadi, lebih bagus hasil kamera Nokia 5800 ding! sumber : pengalaman sendiri*

3. Pemutar Musik.

ada banyak yang menanyakan tentang kualitas suara kedua ponsel ini, maka disinilah jawabannya, suara ponsel N73 terdengan lebih besar dibandingkan Nokia 5800, tapiiii (ada tapinya) suara N73 cemprengnya bukan main, besar sih besar tapi suara bass nya gak ada kedengaran, terkesan gak bertenaga walaupun besar, sedangkan suara Nokia 5800 terdengar sedikit lebih kecil dari N73 hanya saja suara bass dan instrumen lainnya terdengar dari kedua speaker Nokia 5800, jadi bila kita mendengarkan lagu dengan Nokia 5800 telinga kita gakkan terasa panas, untuk suara ringtone entah mengapa suara Nokia 5800 terdengan lebih besar walapun dengan nada ringtone yang sama dan volume yang sudah diset maksimal, dan juga pada Nokia 5800 unggul karena memiliki port 3.5 mm sehingga kita bisa dengan leluasa memasangkan headset dan speaker aktif ke ponsel ini, beda dengan N73 yang masih menggunakan port brush type yang merupakan port klasik khas nokia, kita bisa saja menyambungkan N73 ke speaker aktif hanya saja kita harus selalu membawa port jack 3.5 mm, ribet pokoknya.

Untuk suara loudspeaker, N73 terdengar lebih besar, namun suara Nokia 5800 terdengan lebih nyaman di telinga dimana semua instrument dapat terdengar jelas, termasuk suara bass yang nendang, apalagi port Nokia 5800 sudah menggunakan 3.5 mm sehingga kita dengan leluasa dapat menggunakan headset favorit kita.

4. Metode input.

kedua ponsel ini berasal dari aliran yang berbeda, yang satunya kayar sentuh dan yang satunya lagi menggunakan joystick dan keypad untuk mengetik, yang tentu saja bila kita menggunakannya untuk mengetik akan terdengan suara “tik tik tik tik”, beda dengan Nokia 5800 yang terkesan silent mode (stealh mode), hihi jadi kalau mau mengetik sms saat jam kuliah atau jam pelajaran bisa dengan mudah tanpa ketahuan, hanya saja ada sisi negatif dan positifnya, yaitu bila kita mengetik menggunakan keypad tanpa melihat ponsel pun kita sudah bisa mengetik dengan lancar, beda dengan Nokia 5800 yang harus diperhatikan baik-baik bila mau mengetik, disamping itu menggunakan Nokia 5800 yang full layar sentuh metode inputnya membuat mata kita bekerja ekstra untuk mengetik, bagi yang sudah terbiasa pun pasti akan tetap merasakan tekanan tersebut, dimana akan merasa lelah untuk membalas sms.

N73 dan Nokia 5800 masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dalam metode input, hanya saja bagi anda yang merasa risih dengan suara keypad mungkin akan lebih memilih Nokia 5800, mengingat joystick N73 sering bermasalah.

5. video recorder.

untuk video recorder, sudah pasti Nokia 5800 menang, dimana 5800 dapat merekan dengan kecepatan 30 fps dengan resolusi VGA dan diagonal layar 16:9, serasa nonton film bioskop ne, beda dengan N73 yang hanya memiliki kecepatan merekam sekitar 20-23 fps (seingat saya) resolusi CIF dan diagonal layar 4:3.

untuk merekam video sudah jelas Nokia 5800 menang, ditambah lagi kualitas suara rekaman yang dihasilkan Nokia 5800 lebih ‘nyata’  bila didengar.

6. Konektivitas.

kedua ponsel ini sama-sama merupakan high end di kelas mereka saat pertama kali diluncurkan, kedua ponsel memiliki kecepatan data paket yang tinggi, hanya saja 5800 lebih unggul karena sudah mendukung HSDPA, tentu saja N73 belum punya karena jaman saat ponsel itu diluncurkan memang belum ada kecepatan data paket HSDPA (3.5G), saat saya menguji kecepatan internet dengan sinyal sama-sama 3G (saat itu kebetulan bersamaan 3G), Nokia 5800 berhasil terhubung dengan server IM yahoo sedangkan N73 belum sampai juga, padahal dengan operator yang sama dan lokasi yang sama.

konektivitas Nokia 5800 lebih unggul dan terasa stabil dibandingkan Nokia N73.

7. Baterai

jika dipikir-pikir tentu saja Nokia 5800 lebih kuat karena kapasitas baterainya yang memang lebih dibandingkan N73, hanya saja pada Nokia 5800 akan lebih banyak pemakaian berhubung menggunakan layar dengan ukuran yang besar dan resolusi yang tinggi, hal itu membuat konsumsi baterai pada Nokia 5800 lebih banyak dibandingkan ukuran layar N73 yang 2.4″ inci, belum lagi Nokia 5800 memiliki GPS receiver, namun semua itu kembali pada tingkat pemakaian kita, saya rasa kedua ponsel ini sama-sama kuat kok.

kedua ponsel ini sama-sama memiliki daya tahan yang hampir sama, nokia 5800 akan terasa lebih cepat berhubung fitur yang dimilikinya lebih berat dibandingkan Nokia N73.

Semua kembali pada anda sendiri para pengguna, ingin memilih yang mana, karena walaupun sudah ketinggalan beberapa tahun, Nokia N73 masih saja diminati karena fiturnya yang lengkap dan kulitas kamera yang bagus dibandingkan Nokia 5800, namun ada baiknya bila melirik Nokia N78 dimana sudah memiliki fitur yang tak ketinggalan jaman dan desain yang futuristik, garang layaknya Nokia 5800 berbalut bahan plastik hitam.

semoga bermanfaat bagi para pembaca.. 🙂

Error-Error-Error :S

Hhhm udah lama ga ada posting blog terbaru, abis udah gak ada modem akhirnya sekarang cuma bisa posting kalau lagi ada di warnet, huhu apa ada yang mau jual modem dengan harga murah??huhu..

jadi sekarang saya hanya akan menulis tentang masalah-masalah yang akhir-akhir ini sering terjadi pada beberapa ponsel saya yang saya bawa ke surabaya (BB 8320 + Nokia 5800 + Nokia 5700 + HiTech H38), haha selama di surabaya formasi berubah, gak semburat seperti dulu.

baiklah langsung ke pokok permasalahan, yaitu disini saya sering mengalami masalah dengan ponsel saya yang membuat saya kerja keras lagi untuk memperbaikinya satu-satu (duwe hape kok error kabeh wes), haha lanjuttt..

1. Masalah dengan Nokia 5800 :

A. kamera ponsel kadang-kadang tidak beraksi dan tombol shutter nya terkadang terasa seperti tertekan, maksudnya disini setiap kali kita buka aplikasi kamera tiba-tiba aja flashnya nyala dan voila, viewfinder 5800 menjadi gelap dan gak jelas, nahh hal ini sangat tak menyenangkan dimana kita harus mengambil foto dalam keadaan yang spontan, gak enak banget rasanyaaaa..

N.B : diperkirakan penyebab dari masalah ini adalah tombol shutter yang sudah mulai aus padahal baru beberapa bulan saya pakai, haha payahh,,

B. menu galeri terkadang tidak menampakkan foto pada memori eksternal, sehingga kita hanya bisa melihat foto dari memori internal, huhu payah sekali dimana bila seseorang ingin melihat foto yang berada dalam ponsel kita namun tiba-tiba blank, wahh gak karuan modelnya.

N.B : diperkirakan masalah terdapat pada memori eksternal yang mulai error, tindakan jangka pendeknya adalah dengan menghapus salah satu foto yang berada di memori internal, untuk jangka panjangnya adalah ganti memori eksternal, haha..

C. Layar tiba-tiba blank gelap trus restart sendiri, waa iki sing paling ga karuan, bahkan kadang-kadang blanknya warna pelangi, apa ada yang pernah mengalami masalah seperti itu?? hhmm hingga hari ini saya masih belum tahu apa penyebabnya, tadi pagi saya juga mengalami hal seperti ini, bila ada yang pernah mengalami masalah seperti ini mohon untuk saling berbagi solusi atau pengalaman. 🙂

D. Positioning sensor kamera terkadang gak pas, sebagai contohnya bila saya mengambil foto dalam keadaan portrait, sensor kamera menangkapnya sebagai gambar landscape, sehingga hasil foto yang saya ambil gambarnya terbalik, ga sesuai dengan yang kita inginkan, mungkin sensor akselerometernya udah mulai error nehh, huhu..

N.B : cara mengantisipasi masalah ini menurut saya sebelum mengambil foto, putarlah posisi ponsel sesuai dengan objek yang kita ingin ambil, jadi ponsel sekali dibuat portrait buatlah benar-benar tegak ke atas, atau bila mengambil landscape buatlah ponsel benar-benar dalam keadaan landscape, hihi mungkin ini hanya masalah kecil dan hanya sebagian orang saja yang mengalami hal ini.

E. Aplikasi editing fotonya tak berfungsi lagi, nahh angg ingg engg beneran nih, terkadang sangat menyebalkan disaat kita butuh segera sebuah foto untuk diedit tapi aplikasi editingnya tak berfungsi, huhu parah..

F. Shortcut home screent tak berfungsi sebagai mana mestinya, sebagai contoh bila saya sudah centang shortcut icon di setting home screen shortcut, maka yang muncul adalah search menu, padahal itu saya tidak centang search shortcut di setting, jadi ribet dan gak enak deh kalau pengen atur-atur home screen, gak beraturan, huhu..

2.  Masalah pada Nokia 5700 :

A.  masalah pada ponsel ini hanya sedikit, software yang paling stabil karena hingga saat ini tak pernah mengalami yang namanya mati mendadak dan hangg, huhu..hanya saja masalah paling besarnya berada pada hardwarenya yang sering bermasalah, yaitu kabel fleksibel dan casingnya, total biaya yang harus anda keluarkan untuk memperbaiki semua itu adalah sekitar Rp. 600.000, haha bukan jumlah yang sedikit dikala kita harus menabung untuk membeli ponsel baru, haha pemborosan yang tak berguna lah pokoknya.. (menurut saya loh)

3. Masalah pada BlackBerry 8320 Curve.

A. Baterai yang gak jelas dan port charger yang putus nyambung, entah ini masalah pada kabel charge nya atau hardware BB ini sendiri, tapi hal ini mengakibatkan saya menjadi gemes pengen nekan sembarang tombol karena BB gak nyala-nyala, walaupun saya sudah melakukan upgrade software tapi rasanya sama saja, gak ada perubahan, mau beli baterai baru tapi harganya sekitar Rp. 300.000.

B. Keypad QWERTY yang atos dan mayak (mulai keluar bahasa daerahnya), siapa yang gak stress dikala kita pengen ngetik cepat tapi mesti ada aja satu yang ketinggalan karena keypadnya endel minta ditekan keras-keras, haha awalnya sih memang gak sini, huhu pengen ganti tapi gak ada yang jual dalam kata lain belum ketemu penjualnya dan belum ketemu dengan harga yang pas di kantong, haha..

C. Daya tangkap sinyal yang payah, mungkin karena sering jatuh jadi seperti ini, haha tapi hal ini membuat saya gemes karena bila keypadnya berbunyi “tik tik tik tik”, seperti mecahin balon kecil-kecil yang biasanya kita temui di dalam kardus pembelian barang elektronik, haha..

4. Masalah pada ponsel Hi-Tech H38 :

A. haha ponsel ini adalah TV portable saya berhubung di kos ku gak ada TV di kamar saya, haha, untungnya masalah pada ponsel ini tidak ada sama sekali, bahkan untuk urusan baterai bisa dikatakan paling mendewa dibandingkan yang lainnya, dapat bertahan 6 hari dalam sekali charge, yang tentu saja dengan pemakaian yang normal, haha entah mengapa ponsel ini terasa begitu kuat sendiri.

bila ada yang mengalami masalah seperti yang saya ceritakan di atas, ga ada salahnya untuk berbagi pengalaman, hihi..

terima kasih.. 😀

Home screen (again) :)

Setelah tiga hari lalu sibuk dengan proses hacking tube, sekarang malah sibuk lagi dengan proses menambahkan beberapa home screen baru, yang dua hari telah berhasil menambahkan Orange Home Screen dimana tinggal menginstall file installernya saja (yang pasti 5800 harus dalam keadaan hacked), lalu pagi tadi telah berhasil menambahkan satu lagi home screen terbaru yaitu Home Screen 5530, sayangnya masih belum ada contact barnya yang bisa kinetic scroll itu lohh, sekarang rencana pengen nyoba tampilan home screen lain lagi yaitu Home Screen Samsung HD, tapi hanya 4 shortcut di bagian bawah layar saja, semua tampilan Home Screen tersebut saya dapat pas saya jalan-jalan di forum Daily Mobile (untuk aja uda bisa masuk lagi, padahal beberapa minggu lalu akun saya kena banned), nah ternyata sudah banyak perkembangan disana, bahkan sudah ada AIO Home Screen, AIO yang berarti All-In-One, jadi pas kita selesai menjalankan semua langkah yang ada maka kita akan mendapatkan 5 tambahan pilihan Home Screen baru di Nokia 5800 kita, semua itu termasuk home screen navigator Satio, Samsung HD, 6 shortcut icon, 8 shortcut icon dan Nokia 5530, untuk home screen Satio tu tak sebegitu bagus, mirip ama home screen Nokia 5320 Xpressmusic yang 4 icon di sebelah kiri layar terus kalau dipilih akan keluar beberapa shortcut lagi sesuai dengan icon yang kita pilih sebelumnya, entah apa memang SE Satio kayak gini home screennya, terus kalau yang home screen Samsung HD ya tu yang ada 4 icon shortcut di bawah (telephone, contact, sms, menu),  trus kalau yang 6 shortcut itu mirip dengan home screen Symbian S60 v3 yang ada 6 icon shortcut, kalau yang 8 icon pintas itu modelnya Hybrid, jadi home screen Samsung HD digabung dengan Home screen asli Nokia 5800 yang 4 icon di bagian atas, dan kalau yang home screen 5530 cuma 4 icon shortcut yang diturunin ke bawah, lihat preview di bawah :

My New Home Screen

Untuk menggunakan Orange Home Screen mudah saja, tinggal menginstall beberapa aplikasi lalu di menu home screen theme kita akan nambah satu lagi, dan untuk home screen Nokia 5530 kita cukup copas file ke dalam folder di memori internal (C), untuk file-filenya, akan saya sertakan di bawah.

1. Orange Home Screen :

orange home screen

2. Nokia 5530 Home Screen :

5530 home screen

haha semestinya postingan ne uda saya post sejak beberapa hari lalu, tapi karena saya sibuk karena barusan sampai di surabaya, makanya baru bisa ngepost sekarang.

semoga postingan ini berguna, terima kasih..

🙂