Pengalaman saya dengan Samsung Galaxy Spica

tulisan ini telah begitu lama tertunda untuk diposting, jauhhhh banget dari target.. x(

Android

Setelah sekian lama berharap dan berdoa semoga bisa menggenggam Samsung Galaxy, akhirnya semalam bisa juga menggenggam ponsel tersebut dari OkeShop Pekanbaru..
Samsung Galaxy Spica adalah generasi kedua ponsel Samsung dengan sistem operasi Android yang telah upgrade ke Android 2.1 (Eclair), dan tentunya dengan spesifikasi spesifikasi yang seperti itu memungkinkan kita melakukan proses upgrade ke Android 2.2 (froyo), namun dari beberapa sumber yang saya dapatkan, jika samsung galaxy spica ini menggunakan froyo akan ada beberapa lag dan terkadang heng, hhmm..padahal prosesor yang dimiliki ponsel ini mencapai 800Mhz, sudah setara dengan prosesor iPhone 3GS, tapi apa yang saya temukan?hhmm..untuk lebih lengkapnya, mari yukk membaca tulisan saya yang satu ini..πŸ™‚

Samsung Galaxy Spica

Merupakan ponsel Android generasi kedua dari samsung, dimana sebelumnya dimulai dari Samsung i7500. ponsel samsung android yang satu ini telah mengalami peningkatan software dan layar dari versi sebelumnya, dapat terlihat dari spesifikasinya yang menggandeng prosesor 800Mhz. untuk lebih lanjutnya lagi, yuk baca tulisan saya yang satu ini..πŸ™‚

fresh from okeshop pekanbaru x)

Harga
Untuk harga ponsel ini di bulan september 2010, ponsel ini dipatok dengan harga Rp. 2.790.000 di OkeShop Pekanbaru di Mal SKA, harga ponsel ini sama dengan Nokia C6..

layar yang jernih dan penuh warna..πŸ™‚

Kesan awal
“wuihh layarnyaa tajamm, kerenn nee..”, hehe itulah yang pertama kali saya pikirkan saat ponsel ini dikeluarkan dari kotak, layar datar dengan kedalaman warna 262k, membuat layar ini enak dipandang, jauh lebih enak ketimbang Nokia 5800 xm saya yang punya kedalaman warna hingga 16jt warna dengan resolusi nHD, sungguh layar yang jernih..πŸ™‚

tergolong tipis, gak terlalu tebal.. x)

Desain
Serupa dengan desain pendahulunya yang berupa Candybar touchscreen ditambah dengan sistem navigasi 5 arah membuat tampilan ponsel ini terlihat garang, ditambah dengan warna hitam metalik yang membalutnya juga enak dipandang..

qwerty landscape..

Input messaging
Susunan keyboard ponsel ini saya rasa sudah tergolong nyaman dimana penyusunannya menyerupai keyboard PC/Laptop, hal tersebut memudahkan kita yang sudah terbiasa mengetik di PC/Laptop, hanya saja disini saya tidak menemukan tuts virtual untuk ‘Enter’ (membuat baris baru), yang ada hanyalah tuts virtual untuk smiley, namun setelah saya mencari dan mengotak-atik settingan keyboard virtualx, ternyata tuts virtual ‘enter’ hanya ada saat kita menggunakan settingan keyboard chinesee, jadi pada keyboardx virtual Android tidak tersedia tuts virtual untuk membuat bar baru. Input pengetikan di ponsel ini terasa leboh cepat disaat kita menon-aktif-kan getar dan tone pengetikan, saat saya membandingkan kecepatan respon, sangat terasa perbedaannya, dimana saat tak ada getar dan tone, saya merasa kecepatan mengetik saya dapat menyeimbangi kecepatan ngetik di iPhone, sudah tergolong nyaman dan cepat juga, namun tentu saja tingkap respon layar kapasitifnya masih belum bisa disetarakan. Di bawah ini saya sertakan tampilan keyboard virtual Samsung Galaxy Spica OS Android.

dialler

tampilan dialler pada samsung galaxy spica, input terasa lambat bila saya bandingkan dengan Nokia 5800 saya..

homescreen..

User interface
Layaknya ponsel Android lainnya, kita akan disuguhi dengan homescreen yang dapat kita hias sesuka hati, tersedia beberapa widget bawaan baik dari Samsung dan juga Android.
Dengan hadirnya OS Android Eclair pada ponsel ini, kita dapat menambahkan jendela home screen menjadi 9 jendela, kita dapat mengganti jendela home screen dengan mengusap jari ke kiri atau ke kanan, menyerupai Samsung Star. Menurut saya sendiri, tampilan OS Android pada ponsel ini tergolong nyaman dan mudah dimengerti, untuk membuka tab aplikasi, kita cukup mengusap jari pada tab menu lalu drag ke atas sampai semua susunan menu muncul, tampilan menu pada ponsel ini mengingatkan saya pada susunan menu iPhone dimana menu disusun grid dan untuk menuju halaman selanjutnya kita mengusap jari pada layar ke samping. Secara keseluruhan tampilan pada Samsung Galaxy Spica tergolong segar dan nyaman dipandang, untuk pengaturan layar sendiri kita dipermudah dengan cara menekan tombol “more” (ntah ne apa nama tombolnya kayak icon outbox di sebelah kiri dpad) maka akan muncul semacam popup short menu dimana terdapat banyak pilihan pengaturan.

Fitur
1. OS Android

berhubung OS Android masih baru, jadi aplikasi yang tersedia di android market masih sedikit, saat saya mengecek dan mencari game untuk ponsel ini (pas masih baru, ga ada satu pun game di ponsel ini) masih sedikit game yang tersedia. untuk kinerja OS ini pun saya rasa masih terasa lambat dan terkadang ada patah-patah. saya rasa kelebihan dari OS ini adalah tampilannya yang segar dan atraktif.
2. Kamera

samsung galaxy spica membawa kamera 3.2Mpix dengan AF, awalnya saya pikir ada perbaikan dari sisi kamera, namun walaupun dengan kehadiran AF, saya rasa perubahan yang dibawanya tidak signifikan, ditambah lagi proses pencarian titik fokusnya memakan waktu yang cukup lama sekitar 3 detik. penggunaan malam hari dimana lokasi kurang cahaya dapat mengakibatkan foto blur, untuk pengambilan siang hari, saya rasa sudah lumayan hasilnya bila dibandingkan Samsung Star saya.
3. Pemutar Musik

pemutar musik mengingatkan saya pada tampilan musik iphone..

untuk keluaran suara speaker ponsel ini saya rasa masih kurang bertenaga, walaupun sudah terdengar kencang tapi tetap saja tidak akan terasa nyaman bila mendengarkan musik terus-terusan dengan speaker, namun hal berbeda akan kita rasakan bila mendengarkan musik dengan headset bawaannya, efek bassnya terasa banget, nyaman di telinga..πŸ™‚

headset bawaan

ada album flownya juga..πŸ˜€

4. Pemutar Video

disinilah kelebihan dari Samsung Galaxy Spica dimana ponsel ini sangguh memutar file divx, namun sebelum dapat menggunakan aplikasi pemutar video tersebut, kita harus mendaftarkan dulu aplikasi tersebut di internet baru bisa menggunakannya. memutar video dari ponsel ini tergolong nyaman karena layarnya menggunakan rasio yang lebar.
5. Lainnya (foto tambahan)

tampilan layar saat terkunci

tampilan m

smileynya ada android! x)

aplikasi clock nya dengan tampilan yang atraktif

menggunakan Eclair 2.1

notifikasi

Daya tahan
Untuk yang satu ini, saya memberi nilai 9, daya tahan ponsel ini berada di atas Nokia 5800, dimana pemakaian normal 1 hari indikator baterainya baru berkurang sedikit, bahkan ponsel ini sanggup bertahan 2 hari lebih dalam sekali pengisian penuh. Indikator baterai pada ponsel ini sama layaknya ponsel berOS Android lainnya, dimana bila indikator baterai sudah berwarna orange, maka sudah waktunya untuk melakukan pengisian ulang. Saat saya mencoba menggunakan ponsel ini secara maksimal, daya tahan ponsel ini masih tergolong kuat dibandingkan ponsel lain yang saya genggam dengan waktu pengisian baterai yang sama.

Kelebihan n kekurangan (dari saya)

Kelebihan pertama dari ponsel ini yang saya rasakan adalah hadirnya OS Android yang memberi tampilan segar nan atraktif, sungguh menyenangkan juga belajar menggunakan OS android. daya tahan ponsel ini yang menjadi nilai plus dari saya, sungguh tangguh ponsel ini. notifikasi bar yang dapat didrag untuk memunculkan pemberitahuan akan sangat berguna, dimana kita dapat dengan mudah membuka dan mengetahui notifikasi baru yang muncul.
Kekurangan juga pada layar kapasitif yang tidak begitu responsif, bahkan saya sendiri merasa kesulitan setiap saat ingin membuka kunci layar ponsel ini, berbeda jauh dengan layar iPhone yang dapat merespon sentuhan jari dengan sangat responsif. bahkan walaupun dengan Prosesor 800Mhz yang dibawanya, perpindahan antar menu yang dimilikinya menurut saya masih patah-patah, gak sehalus dan selancar iPhone, mengingat prosesor iPhone 3GS juga berada di angka 800MHz (iPod 3rd gen 833 lalu diunderclock menjadi 633Mhz). Selain itu kekurangan lainnya juga terletak pada aplikasi bawaannya yang kurang lengkap, saya tidak menemukan adanya aplikasi catatan pada ponsel ini, yang ada cuma memo widget yang itupun tak seberapa banyak yang bisa kita catat, aplikasi lainnya pun masih belum terlalu lengkap seperti tidak adanya aplikasi converter dsb, namun menurut saya hal ini wajar, mengingat OS Android masih baru. Kekurangan lainnya juga berada pada tampilan yang masih khas Samsung (sama seperti samsung star) dan kamera 3.2Mpix yang dibawanya membutuhkan waktu yang lama untuk mencari titii fokus, sekitar 3 detik hingga indikator kamera menunjukkan keadaan fokus (hijau).

Kesimpulan
Dengan harga Rp. 2.790.000, saya rasa masih terlalu mahal mengingat fitur killer yang ditawarkan bisa dikatakan karena kehadiran OS Android yang dibawanya, ditambah lagi dengan fitur-fitur lain yang dimilikinya telah banyak tersedia di ponsel lain dengan harga yang hampir serupa. Namun bila anda mencari ponsel Android dengan kualitas yang sudah tergolong bagus, maka ponsel ini bisa dijadikan pilihan mengingat Samsung memiliki kualitas yang bagus dari segi kekuatan ponsel.

samsung galaxy spica

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

7 responses to “Pengalaman saya dengan Samsung Galaxy Spica

      • ane bener2 pengen nyobain OS android via Handphone,kenapa saya bilang begitu?karena pas keemaren beli netbook ane kekurangan duit jadi cuma bisa beli Acer Aspire One D255,di dalem nya udah ada Windows 7 Starter dan Android,bener bener sampe kebawa mimoi gan,hehehe,Os android di netbook ane kayaknya masih Donut,.

  1. Menurut gw ne hp sgt mumpuni ,palagi buat yg suka ngoprek2 hp,ko udh di root qt bisa bentuk tampilan menu n default app sesuka hati qt.. pokoknya the best lh.. cos gw make juga ne hp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s