Noka 5800 vs Nokia N73

Hahaha kebetulan kemarin ponsel penasehat a.k.a sahabat a.k.a ustadz saya sudah tiba sehingga saya dengan segera menggerogoti ponsel miliknya yaitu N73, ahaha sudah lama saya ingin melakukan compare head to head langsung dengan N73 melawan Nokia 5800 saya, berhubung kedua ponsel tersebut memiliki resolusi dan lensa kamera yang sama, langsung saja kita mulai head-to-head nya..

(saya tidak memiliki foto untuk compare ini berhubung saya menulis postingan ini di warnet dekat kampus, namun dalam waktu dekat saya akan melakukan update postingan ini)

1. Tampilan a.k.a Bodi.

haha kedua ponsel ini berasal dari keluarga yang berbeda tapi dari marga yang sama (haha benar gak ini perumpamaannya), yang satunya dari Nseries dan yang satunya dari XpressMusic series, kedua ponsel ini sama-sama merupakan ponsel high-end yang tentunya dengan fitur yang sudah dimaksimalkan (disesuaikan dengan kelasnya), dari bodi ponsel N73 terlihat lebih santai dengan balutan warna hitam, sama halnya dengan Nokia 5800, hanya saja 5800 terlihat lebih garang dengan desain musiknya, walaupun terkadang terlihat murahan bila di bawah sinar matahari karena bahan depan yang terbuat dari plastik.

N73 dan 5800 memiliki ciri khas tersendiri yang membuat ponsel itu terlihat garang, namun menurut saya sendiri Nokia 5800 lebih unggul dimana bodi ponsel 5800 tidak sebongsor N73 yang terlalu tebal bila dibandingkan N73.

2. Kamera.

haha ini dia, head-to-head dengan resolusi dan lensa yang sama, hanya saja wahh, hasil kamera N73 terlihat jauh lebih bagus dibandingkan Nokia 5800, haha voila dah, walaupun awalnya viewfinder N73 terlihat kebiru-biruan, namun hasil N73 terlihat bagus setelah objek diambil, noise pada N73 terlihat jauh lebih sedikit pada layar N73, sedangkan Nokia 5800 dengan objek yang sama dan jarak yang sama terlihat banyak noisenya dan sedikit blur pada beberapa sisi, hanya saja shutter speed pada Nokia 5800 lebih cepat dibandingkan Nokia N73, untuk modus makro dengan hasil yang sama, terlihat Nokia 5800 lebih fokus pada jarak yang telah ditentukan sehingga bagian belakang pada objek yang kita ambil terlihat blur, sedangkan Nokia N73 terlihat fokus pada segala sisi objek yang kita ambil, untuk warna pada hasil kamera saya perhatikan Nokia N73 lebih unggul, apalagi Nokia 5800 terkadang terkesan gelap di bagian belakang objek,

untuk kamera N73 masih lebih unggul dibandingkan Nokia 5800, kamera N73 terkesan kebiru-biru an sedangkan Nokia 5800 grainy, noise pada Nokia 5800 juga lebih banyak dibandingkan Nokia N73.

*Update : haha kalau menurut saya pribadi, lebih bagus hasil kamera Nokia 5800 ding! sumber : pengalaman sendiri*

3. Pemutar Musik.

ada banyak yang menanyakan tentang kualitas suara kedua ponsel ini, maka disinilah jawabannya, suara ponsel N73 terdengan lebih besar dibandingkan Nokia 5800, tapiiii (ada tapinya) suara N73 cemprengnya bukan main, besar sih besar tapi suara bass nya gak ada kedengaran, terkesan gak bertenaga walaupun besar, sedangkan suara Nokia 5800 terdengar sedikit lebih kecil dari N73 hanya saja suara bass dan instrumen lainnya terdengar dari kedua speaker Nokia 5800, jadi bila kita mendengarkan lagu dengan Nokia 5800 telinga kita gakkan terasa panas, untuk suara ringtone entah mengapa suara Nokia 5800 terdengan lebih besar walapun dengan nada ringtone yang sama dan volume yang sudah diset maksimal, dan juga pada Nokia 5800 unggul karena memiliki port 3.5 mm sehingga kita bisa dengan leluasa memasangkan headset dan speaker aktif ke ponsel ini, beda dengan N73 yang masih menggunakan port brush type yang merupakan port klasik khas nokia, kita bisa saja menyambungkan N73 ke speaker aktif hanya saja kita harus selalu membawa port jack 3.5 mm, ribet pokoknya.

Untuk suara loudspeaker, N73 terdengar lebih besar, namun suara Nokia 5800 terdengan lebih nyaman di telinga dimana semua instrument dapat terdengar jelas, termasuk suara bass yang nendang, apalagi port Nokia 5800 sudah menggunakan 3.5 mm sehingga kita dengan leluasa dapat menggunakan headset favorit kita.

4. Metode input.

kedua ponsel ini berasal dari aliran yang berbeda, yang satunya kayar sentuh dan yang satunya lagi menggunakan joystick dan keypad untuk mengetik, yang tentu saja bila kita menggunakannya untuk mengetik akan terdengan suara “tik tik tik tik”, beda dengan Nokia 5800 yang terkesan silent mode (stealh mode), hihi jadi kalau mau mengetik sms saat jam kuliah atau jam pelajaran bisa dengan mudah tanpa ketahuan, hanya saja ada sisi negatif dan positifnya, yaitu bila kita mengetik menggunakan keypad tanpa melihat ponsel pun kita sudah bisa mengetik dengan lancar, beda dengan Nokia 5800 yang harus diperhatikan baik-baik bila mau mengetik, disamping itu menggunakan Nokia 5800 yang full layar sentuh metode inputnya membuat mata kita bekerja ekstra untuk mengetik, bagi yang sudah terbiasa pun pasti akan tetap merasakan tekanan tersebut, dimana akan merasa lelah untuk membalas sms.

N73 dan Nokia 5800 masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dalam metode input, hanya saja bagi anda yang merasa risih dengan suara keypad mungkin akan lebih memilih Nokia 5800, mengingat joystick N73 sering bermasalah.

5. video recorder.

untuk video recorder, sudah pasti Nokia 5800 menang, dimana 5800 dapat merekan dengan kecepatan 30 fps dengan resolusi VGA dan diagonal layar 16:9, serasa nonton film bioskop ne, beda dengan N73 yang hanya memiliki kecepatan merekam sekitar 20-23 fps (seingat saya) resolusi CIF dan diagonal layar 4:3.

untuk merekam video sudah jelas Nokia 5800 menang, ditambah lagi kualitas suara rekaman yang dihasilkan Nokia 5800 lebih ‘nyata’  bila didengar.

6. Konektivitas.

kedua ponsel ini sama-sama merupakan high end di kelas mereka saat pertama kali diluncurkan, kedua ponsel memiliki kecepatan data paket yang tinggi, hanya saja 5800 lebih unggul karena sudah mendukung HSDPA, tentu saja N73 belum punya karena jaman saat ponsel itu diluncurkan memang belum ada kecepatan data paket HSDPA (3.5G), saat saya menguji kecepatan internet dengan sinyal sama-sama 3G (saat itu kebetulan bersamaan 3G), Nokia 5800 berhasil terhubung dengan server IM yahoo sedangkan N73 belum sampai juga, padahal dengan operator yang sama dan lokasi yang sama.

konektivitas Nokia 5800 lebih unggul dan terasa stabil dibandingkan Nokia N73.

7. Baterai

jika dipikir-pikir tentu saja Nokia 5800 lebih kuat karena kapasitas baterainya yang memang lebih dibandingkan N73, hanya saja pada Nokia 5800 akan lebih banyak pemakaian berhubung menggunakan layar dengan ukuran yang besar dan resolusi yang tinggi, hal itu membuat konsumsi baterai pada Nokia 5800 lebih banyak dibandingkan ukuran layar N73 yang 2.4″ inci, belum lagi Nokia 5800 memiliki GPS receiver, namun semua itu kembali pada tingkat pemakaian kita, saya rasa kedua ponsel ini sama-sama kuat kok.

kedua ponsel ini sama-sama memiliki daya tahan yang hampir sama, nokia 5800 akan terasa lebih cepat berhubung fitur yang dimilikinya lebih berat dibandingkan Nokia N73.

Semua kembali pada anda sendiri para pengguna, ingin memilih yang mana, karena walaupun sudah ketinggalan beberapa tahun, Nokia N73 masih saja diminati karena fiturnya yang lengkap dan kulitas kamera yang bagus dibandingkan Nokia 5800, namun ada baiknya bila melirik Nokia N78 dimana sudah memiliki fitur yang tak ketinggalan jaman dan desain yang futuristik, garang layaknya Nokia 5800 berbalut bahan plastik hitam.

semoga bermanfaat bagi para pembaca.. 🙂

Error-Error-Error :S

Hhhm udah lama ga ada posting blog terbaru, abis udah gak ada modem akhirnya sekarang cuma bisa posting kalau lagi ada di warnet, huhu apa ada yang mau jual modem dengan harga murah??huhu..

jadi sekarang saya hanya akan menulis tentang masalah-masalah yang akhir-akhir ini sering terjadi pada beberapa ponsel saya yang saya bawa ke surabaya (BB 8320 + Nokia 5800 + Nokia 5700 + HiTech H38), haha selama di surabaya formasi berubah, gak semburat seperti dulu.

baiklah langsung ke pokok permasalahan, yaitu disini saya sering mengalami masalah dengan ponsel saya yang membuat saya kerja keras lagi untuk memperbaikinya satu-satu (duwe hape kok error kabeh wes), haha lanjuttt..

1. Masalah dengan Nokia 5800 :

A. kamera ponsel kadang-kadang tidak beraksi dan tombol shutter nya terkadang terasa seperti tertekan, maksudnya disini setiap kali kita buka aplikasi kamera tiba-tiba aja flashnya nyala dan voila, viewfinder 5800 menjadi gelap dan gak jelas, nahh hal ini sangat tak menyenangkan dimana kita harus mengambil foto dalam keadaan yang spontan, gak enak banget rasanyaaaa..

N.B : diperkirakan penyebab dari masalah ini adalah tombol shutter yang sudah mulai aus padahal baru beberapa bulan saya pakai, haha payahh,,

B. menu galeri terkadang tidak menampakkan foto pada memori eksternal, sehingga kita hanya bisa melihat foto dari memori internal, huhu payah sekali dimana bila seseorang ingin melihat foto yang berada dalam ponsel kita namun tiba-tiba blank, wahh gak karuan modelnya.

N.B : diperkirakan masalah terdapat pada memori eksternal yang mulai error, tindakan jangka pendeknya adalah dengan menghapus salah satu foto yang berada di memori internal, untuk jangka panjangnya adalah ganti memori eksternal, haha..

C. Layar tiba-tiba blank gelap trus restart sendiri, waa iki sing paling ga karuan, bahkan kadang-kadang blanknya warna pelangi, apa ada yang pernah mengalami masalah seperti itu?? hhmm hingga hari ini saya masih belum tahu apa penyebabnya, tadi pagi saya juga mengalami hal seperti ini, bila ada yang pernah mengalami masalah seperti ini mohon untuk saling berbagi solusi atau pengalaman. 🙂

D. Positioning sensor kamera terkadang gak pas, sebagai contohnya bila saya mengambil foto dalam keadaan portrait, sensor kamera menangkapnya sebagai gambar landscape, sehingga hasil foto yang saya ambil gambarnya terbalik, ga sesuai dengan yang kita inginkan, mungkin sensor akselerometernya udah mulai error nehh, huhu..

N.B : cara mengantisipasi masalah ini menurut saya sebelum mengambil foto, putarlah posisi ponsel sesuai dengan objek yang kita ingin ambil, jadi ponsel sekali dibuat portrait buatlah benar-benar tegak ke atas, atau bila mengambil landscape buatlah ponsel benar-benar dalam keadaan landscape, hihi mungkin ini hanya masalah kecil dan hanya sebagian orang saja yang mengalami hal ini.

E. Aplikasi editing fotonya tak berfungsi lagi, nahh angg ingg engg beneran nih, terkadang sangat menyebalkan disaat kita butuh segera sebuah foto untuk diedit tapi aplikasi editingnya tak berfungsi, huhu parah..

F. Shortcut home screent tak berfungsi sebagai mana mestinya, sebagai contoh bila saya sudah centang shortcut icon di setting home screen shortcut, maka yang muncul adalah search menu, padahal itu saya tidak centang search shortcut di setting, jadi ribet dan gak enak deh kalau pengen atur-atur home screen, gak beraturan, huhu..

2.  Masalah pada Nokia 5700 :

A.  masalah pada ponsel ini hanya sedikit, software yang paling stabil karena hingga saat ini tak pernah mengalami yang namanya mati mendadak dan hangg, huhu..hanya saja masalah paling besarnya berada pada hardwarenya yang sering bermasalah, yaitu kabel fleksibel dan casingnya, total biaya yang harus anda keluarkan untuk memperbaiki semua itu adalah sekitar Rp. 600.000, haha bukan jumlah yang sedikit dikala kita harus menabung untuk membeli ponsel baru, haha pemborosan yang tak berguna lah pokoknya.. (menurut saya loh)

3. Masalah pada BlackBerry 8320 Curve.

A. Baterai yang gak jelas dan port charger yang putus nyambung, entah ini masalah pada kabel charge nya atau hardware BB ini sendiri, tapi hal ini mengakibatkan saya menjadi gemes pengen nekan sembarang tombol karena BB gak nyala-nyala, walaupun saya sudah melakukan upgrade software tapi rasanya sama saja, gak ada perubahan, mau beli baterai baru tapi harganya sekitar Rp. 300.000.

B. Keypad QWERTY yang atos dan mayak (mulai keluar bahasa daerahnya), siapa yang gak stress dikala kita pengen ngetik cepat tapi mesti ada aja satu yang ketinggalan karena keypadnya endel minta ditekan keras-keras, haha awalnya sih memang gak sini, huhu pengen ganti tapi gak ada yang jual dalam kata lain belum ketemu penjualnya dan belum ketemu dengan harga yang pas di kantong, haha..

C. Daya tangkap sinyal yang payah, mungkin karena sering jatuh jadi seperti ini, haha tapi hal ini membuat saya gemes karena bila keypadnya berbunyi “tik tik tik tik”, seperti mecahin balon kecil-kecil yang biasanya kita temui di dalam kardus pembelian barang elektronik, haha..

4. Masalah pada ponsel Hi-Tech H38 :

A. haha ponsel ini adalah TV portable saya berhubung di kos ku gak ada TV di kamar saya, haha, untungnya masalah pada ponsel ini tidak ada sama sekali, bahkan untuk urusan baterai bisa dikatakan paling mendewa dibandingkan yang lainnya, dapat bertahan 6 hari dalam sekali charge, yang tentu saja dengan pemakaian yang normal, haha entah mengapa ponsel ini terasa begitu kuat sendiri.

bila ada yang mengalami masalah seperti yang saya ceritakan di atas, ga ada salahnya untuk berbagi pengalaman, hihi..

terima kasih.. 😀

On progress..

Sudah beberapa hari ini saya tidak memposting blog baru, hal ini dikarenakan saya sedang mencari topik yang sedang panas untuk dibahas, hihi dan juga saya sedang menulis beberapa postingan yang hingga saat ini belum selesai dikarenakan banyaknya pertemuan penting dengan orang penting (haha kayak q orang penting aja), jika ada yang mau request sesuatu atau ingin bertanya, bisa mengirimkan komen di postingan ini.

terima kasih atas kunjungan ke blog saya.. 🙂

semoga isi blog saya bisa membantu anda..

Snaptu

Haha hingga saat ini, facebook masih saja digemari para penggunanya, dengan tampilan yang minimalis dan sederhana, membuat kita tetap nyaman untuk terus menatap setiap halaman di Facebook, bagi pengguna Nokia 5800, pasti terkadang mendapat masalah dimana aplikasi Facebook sering kandas dan tak berjalan, sangat menyebalkan memang, nah disini saya akan membagi sebuah aplikasi yang bernama Snaptu, satu aplikasi untuk puluhan bahkan ratusan situs dalam satu aplikasi, masing-masing memiliki UI berbeda, nah ini dia contohnya :

Snaptu

nah ini adalah halaman pertama dari aplikasi snaptu, saat pertama menggunakan aplikasi ini, akan ada virtual d-pad, untuk membuat layar penuh matikan d-pad di installation setting, cari aplikasi snaptu, lalu setting dan matikan virtual keypadnya.

menggunakan snaptu ini sangat menyenangkan karena dalam satu aplikasi kita dapat mengakses situs lain dengan tampilan segar, dan untungnya snaptu sudah menggunakan kinetic scrolling (flick scroll).

tapi secara keseluruhan aplikasi ini sangat segar dibandingkan tampilan facebook bawaan Nokia 5800 yang terkadang melambat, aplikasi ini berjalan di semua Symbian versi 5 layar sentuh.

selamat mencoba.. 😀

download disini

Mengejar Rejeki

hhhmm, yang namanya rejeki kan gakkan kemana, lha kok yang ini namanya mengejar rejeki, hhmm maksud saya memang rejeki itu kadang sudah ada di depan mata kita, namun pasti kita harus berkorban agar bisa mendapatkan rejeki tersebut, nahh pagi tadi saya menemukan hal yang memberikan saya pencerahan akan usaha untuk mendapatkan rejeki, coba lihat gambar di bawah :

mungkin sekilas gambar ini terlihat burung yang lagi nongkrong di atas tiang listrik, tapi bila diperhatikan secara lebih teliti, maka :

MANUSIA ! wawwww..bekerja pada tempat setingga itu, pas ngeliat aja ngeri banget, lebih tinggi daripada rumah sakit PHC yang di tanjung perak itu, hhmm memang seperti itulah..

ada komentar??

:S

Home screen (again) :)

Setelah tiga hari lalu sibuk dengan proses hacking tube, sekarang malah sibuk lagi dengan proses menambahkan beberapa home screen baru, yang dua hari telah berhasil menambahkan Orange Home Screen dimana tinggal menginstall file installernya saja (yang pasti 5800 harus dalam keadaan hacked), lalu pagi tadi telah berhasil menambahkan satu lagi home screen terbaru yaitu Home Screen 5530, sayangnya masih belum ada contact barnya yang bisa kinetic scroll itu lohh, sekarang rencana pengen nyoba tampilan home screen lain lagi yaitu Home Screen Samsung HD, tapi hanya 4 shortcut di bagian bawah layar saja, semua tampilan Home Screen tersebut saya dapat pas saya jalan-jalan di forum Daily Mobile (untuk aja uda bisa masuk lagi, padahal beberapa minggu lalu akun saya kena banned), nah ternyata sudah banyak perkembangan disana, bahkan sudah ada AIO Home Screen, AIO yang berarti All-In-One, jadi pas kita selesai menjalankan semua langkah yang ada maka kita akan mendapatkan 5 tambahan pilihan Home Screen baru di Nokia 5800 kita, semua itu termasuk home screen navigator Satio, Samsung HD, 6 shortcut icon, 8 shortcut icon dan Nokia 5530, untuk home screen Satio tu tak sebegitu bagus, mirip ama home screen Nokia 5320 Xpressmusic yang 4 icon di sebelah kiri layar terus kalau dipilih akan keluar beberapa shortcut lagi sesuai dengan icon yang kita pilih sebelumnya, entah apa memang SE Satio kayak gini home screennya, terus kalau yang home screen Samsung HD ya tu yang ada 4 icon shortcut di bawah (telephone, contact, sms, menu),  trus kalau yang 6 shortcut itu mirip dengan home screen Symbian S60 v3 yang ada 6 icon shortcut, kalau yang 8 icon pintas itu modelnya Hybrid, jadi home screen Samsung HD digabung dengan Home screen asli Nokia 5800 yang 4 icon di bagian atas, dan kalau yang home screen 5530 cuma 4 icon shortcut yang diturunin ke bawah, lihat preview di bawah :

My New Home Screen

Untuk menggunakan Orange Home Screen mudah saja, tinggal menginstall beberapa aplikasi lalu di menu home screen theme kita akan nambah satu lagi, dan untuk home screen Nokia 5530 kita cukup copas file ke dalam folder di memori internal (C), untuk file-filenya, akan saya sertakan di bawah.

1. Orange Home Screen :

orange home screen

2. Nokia 5530 Home Screen :

5530 home screen

haha semestinya postingan ne uda saya post sejak beberapa hari lalu, tapi karena saya sibuk karena barusan sampai di surabaya, makanya baru bisa ngepost sekarang.

semoga postingan ini berguna, terima kasih..

🙂

Ulasan mengenai Nokia 5230 XpressMusic

Haha hanghingheng, Nokia 5230 xpressmusic sudah keluar! akhirnya keluar juga Nokia 5230! haha lebih cepat dari yang saya perkirakan, bahkan lebih cepat ini keluar daripada Nokia X6, padahal berita kemunculan ponsel ini baru ada setelah berita kemunculan Nokia X6, huhu sudah menjadi tradisi ponsel kelas high-end keluarnya lama-lama.

ini loh yang mengagetkan saya di pagi hari :

Nokia 5230 XpressMusic

haha warnanya itu lohh, bagusss bangett, huhu setelah saya melihat iklan ponsel ini di koran ternama di kota saya berada, saya langsung melangkah menuju meja kerja online saya dan langsung membuka google chrome, haha dan benar saja, ponsel ini sudah keluar secara resmi dan bisa didapatkan di toko-toko ponsel, dari iklannya sih “bisa punya ponsel layar sentuh”, yang menurut saya memberi arti bahwa ponsel layar sentuh dengan harga yang terjangkau sehingga berbagai kalangan bisa memiliki ponsel layar sentuh, nahh saya jadi penasaran dengan harga pasaran ponsel ini, akhirnya saya browsing dan bertanya-tanya pada mbah Google, dan akhirnya saya menemukan sebuah website yang menuliskan harga ponsel Nokia 5230 XpressMusic, haha saya sempat kaget melihat harganya yang berada pada angka Rp. 2.800.100, ada bonus 100 rupiah haha, ikut aksi Koin Peduli Prita ne kayaknya (semangat terus Mbak Prita),  mungkin bila di pasaran harganya berada pada angka (sekitar) Rp. 2.799.000, haha berhubung ada yang ngomen sambil ngamuk2 kalau saya nulisnya ngawur karena harganya tidak sesuai ama yang sekarang (ya iyalah mas, saya nulisnya kapan, harganya sekarang kapan ^^), jadi sekarang saya update  aja postingan yang satu ini, harga ponsel ini sekarang berada di kisaran Rp. 2.150.000, harga tersebut saya dapat dari Toko Resmi Nokia yang berada di WTC Surabaya, baiklah disini saya akan membedah setiap fitur yang dimiliki ponsel ini, monggooo..

Nokia 5230 XpressMusic

Nokia 5230 XpressMusic merupakan ponsel full layar sentuh yang didesain mirip a.k.a serupa dengan pendahulunya yang telah sukses di Dunia, yaitu Nokia 5800 XpressMusic, dari segala sudut dan sisi bahkan berat ponsel ini juga sama dengan Nokia 5800 XM, lalu apa bedanya dongg dengan Nokia 5800 XpressMusic?? dapat dilihat langsung bahwa tampilan Home Screen Nokia 5230 XpressMusic sama dengan Nokia 5530 XpressMusic yang juga menjadi idaman para pengguna Nokia 5800, haha nasebbb tak dapat jatah home screen kayak gitu, baiklah daripada sibuk ngomongin itu, ayo monggo dibaca ulasan lengkap ala saya.. 😀

Review ponsel kali ini, bukanlah merupakan pengalaman saya dalam menggunakan ponsel ini, saya hanya merangkum dan menyimpulkan segala hal yang saya ketahui tentang ponsel ini dari berbagai sumber, maka dari itu saya akan berusaha menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dimengerti. :-)

1. Harga saat ini :

seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, harga ponsel ini berada pada angka Rp. 2.150.000 (sorii yee saya telat edit harganya kemarin, hihi), haha harganya udah pas kok mas, kalau bisa turun aja lagi biar saya bisa beli, hihi fitur pada ponsel ini juga udah termasuk lengkap lah, karena sudah ada wifi dan data paket HSDPA, oke oke lanjut gan! 😀

2. Kesan awal pada ponsel ini.

“jyahhh home screennya itu lohh!!, haha kurang lebih seperti itu yang saya pikirkan, huhu sebagai pengguna Nokia 5800, saya juga selalu mengidam-idamkan punya Home Screen seperti Nokia 5530, tapi mengapa malah 5230 yang dapat dulua??haha yasudahlah, belum jatah kayaknya, kalau dilihat dari desain sekilas kita bakalan mikir kalau ponsel ini Nokia 5800, tapi bila kita mengamatinya dengan lebih teliti, terdapat perbedaan yang bisa memudahkan kita untuk membedakan ponsel ini dengan Nokia 5800, yaitu Nokia telah membuat perbedaan yang khas di bagian depan ponsel, yaitu kita takkan menemukan tulisan XpressMusic di sebelah tombol multimedia dan juga lampu pada tombol menu dibuat lebih panjang, beda dengan Nokia 5800 XpressMusic yang lampu menu sama panjangnya dengan tombol call dan end call, hhmm ponsel yang keren, apalagi dengan pilihan warna yang garang.. (ggraaurr) ^^

3. Kelebihan

haha kalau ngomong soal kelebihan, sebenarnya tak jauh beda dengan Nokia 5800 dari segi fitur yang dimiliki, yang paling bikin terkagum-kagum itu loh Home Screen nya yang segar, apalagi ada music player widgetnya, jadi kita gak perlu susah-susah masuk ke menu musik untuk menghentikan musik, disamping itu dari segi jaringan data paket, ponsel ini lebih unggul dari Nokia 5530 karena Nokia 5230 sudah memiliki jaringan data paket kecepatan tinggi yaitu HSDPA, haha asyikk bukan??apalagi bila berada di daerah yang penuh dengan sinyal HSDPA atau UMTS yang kuat, bakal puas deh facebook-an, dari segi layar, masih sama dengan Nokia 5800, yaitu layar 3.2” inci dengan resolusi yang sama pula (nHD 360 x 640), yang saya tahu kelebihan pada ponsel ini ialah software yang lebih baru sehingga kita akan mendapatkan tampilan Home Screen yang lebih segar dan kehadiran kinetic scrolling pada menu kontak (layaknya Nokia 5530).

4. Kekurangan.

satu-satunya kekurangan yang dimiliki ponsel ini ialah dipangkasnya resolusi kamera pada ponsel ini menjadi 2 MP tanpa AF, haha bagi saya ini penurunan yang sangat berarti mengingat saya sangat menyukai kegiatan potret-memotret-tapi gak begitu suka dipotret, hehe, turunnya resolusi kamera dan hilangnya lensa Tessar Carl Zeiss berimbas pada turunnya kualitas dari foto yang dihasilkan ponsel ini, dari segi baterai ponsel ini mengalami sedikit pemangkasan dimana kita hanya bisa mendengarkan musik selama 33 Jam non-stop, dimana Nokia 5800 bisa mendengarkan musik hingga 48 jam (seingat saya gitu deh), tapi memang seperti itu karena baterai yang digunakan sudah beda dengan kapasitas yang beda pula, saya rasa itu saja kekurangan yang mencolok dari ponsel itu, kalau ada lagi silahkan ditambahkan.. 🙂

5. Kesimpulan

Haha layaknya Hybrid a.k.a jogres , kita akan menemukan ponsel musik gabungan dari Nokia 5800 dengan Nokia 5530, hhmm Nokia 5800 rasa Nokia 5530, kurang lebih begitu..ponsel yang pas bagi pengguna yang menginginkan ponsel dengan tampilan baru dan desain khas Nokia 5800 yang telah sukses duluan di dunia, apalagi bila anda termasuk orang yang tidak begitu memikirkan fitur kamera pada suatu ponsel, Nokia 5230 merupakan pilihan yang tepat, ditambah lagi dengan data paket kecepatan tinggi yang dimilikinya, semakin membuat ponsel ini nyaman digunakan untuk koneksi ke dunia maya, tapi bila anda termasuk orang yang menginginkan fitur kamera yang mumpuni, saya rasa anda lebih baik melirik saudara ponsel ini, yaitu Nokia 5530 atau juga Nokia 5800, berhubung harga ketiga ponsel tersebut tak jauh beda, apalagi terdapat banyak pemangkasan aksesoris pada paket penjualan, yang saya dapat info dari webite Nokia, ponsel ini tak disertai dengan bonus memori eksternal, jadi siap-siap merogoh kocek lagi untuk membeli memori, haha memori 8 GB itu tidak murah lohh.. ^^v

untuk paket penjualan pada ponsel ini terdiri dari :

  • Nokia 5230
  • Pengisi Daya Baterai (AC-8) Nokia Berefisiensi Tinggi
  • Baterai (BL-5J) Nokia
  • Stereo Headset (WH-102) Nokia
  • Plectrum Stylus CP-306
  • Panduan Pengguna