Ulasan mengenai Nokia 5610 XpressMusic

Nokia 5610 XpressMusic

Nokia 5610 XpressMusic merupakan ponsel musik garapan perusahaan ternama Nokia yang mengusung desain slide, dengan warna merah-hitam pada bodi ponsel ini membuat ponsel ini tampak garang dan memberi ciri khas musik dari seri XpressMusic, disamping desain slide ponsel ini, terdapat satu lagi slide (trigger) yang tak biasa pada ponsel ini, yaitu trigger yang berada di bawah layar, wahh trigger apakah itu?? untuk info lebih lanjut, mari monggo dibacaa.. 😀

 

Review ponsel kali ini, bukanlah merupakan pengalaman saya dalam menggunakan ponsel ini, saya hanya merangkum dan menyimpulkan segala hal yang saya ketahui tentang ponsel ini dari berbagai sumber, dan kebetulan untuk ponsel yang satu ini, saya pernah mencicipinya, maka dari itu saya akan berusaha menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dimengerti. :-)

 

1. Harga saat ini.

Untuk saat ini sepertinya sudah susah untuk menemukan ponsel ini dalam keadaan baru, karena info yang saya dapat ponsel ini sudah dihentikan produksinya, jikalau pun ada yang menjual baru, ponsel itu akan berada di kisaran harga Rp. 2.199.000, atau bahkan bisa saja jadi lebih murah lagi, bila anda ingin membeli bekas, ponsel ini berada di harga Rp. 1.599.000, jika anda termasuk orang yang pintar menawar, bisa saja menjadi lebih murah lagi, tergantung pada kondisi dan kelengkapan ponsel tersebut, tapi nawarnya jangan ‘afgan’ dong.. hihi

 

2. Kesan awal pada ponsel ini.

“wahh gilaa kerenn neh hapee”, ya itulah yang pertama kali saya ucapkan pas melihat preview ponsel ini di Tabloid PULSA, saya sangat kaget melihat spesifikasinya, kamera 3.2 MP AF dengan desain garang, saat itu saking penasarannya saya sempat mendatangi toko OkeShop di WTC surabaya untuk melihat replika ponsel ini, sungguh keren memang tampilan luarnya, apalagi dengan kehadiran mekanisme trigger multimedia di bawah layar ponsel ini, keren..

 

3. Kelebihan.

seperti yang selalu saya katakan tadi, desain pada ponsel inilah yang menjadi nilai tambah pada ponsel ini, desain slide yang kokoh pada ponsel ini membuat ponsel ini tampak stylish dan garang, disamping itu, kehadiran trigger geser di bawah layar ponsel membuat kita lebih mudah untuk berpindah dari musik ke radio dan sebaliknya, trigger ini sangat berguna banget apalagi bila kita ingin segera mematikan musik secara darurat, kita hanya perlu menggeser trigger ke kiri maka menu musik akan keluar lalu tekan D-Pad bawah agar musik berhenti (beda halnya pada Nokia 5800 yang memerlukan beberapa langkah untuk menghentikan musik), bahkan efek transisi perpindahan pada ponsel ini pun terlihat halus. kehadiran kamera 3.2 MP AF juga merupakan nilai tambah pada ponsel ini, ponsel ini adalah seri XpressMusic pertama yang memiliki kamera 3.2 MP AF, untuk urusan layar dan penampilan UI pada ponsel ini, dapat diacungi jempol karena layar ponsel ini masih terlihat jelas disaat digunakan di bawah sinar matahari (bandingkan dengan 5530 yang sulit untuk dilihat), demikian kelebihan yang saya ketahui dari ponsel ini.

 

4. Kekurangan.

Seperti biasa, di balik ponsel canggih pasti terdapat juga kelemahan, walaupun kamera ponsel ini sudah menggunakan kamera 3.2 MP AF, hasilnya pun tak sebegitu bagus, apalagi bila digunakan di ruangan yang minim akan cahaya, walaupun sudah menggunakan double LED, hasil pada kamera ponsel ini masih terdapat noise, dan terkadang ada beberapa obyek yang blur, kehadiran AF pada ponsel ini lumayan membantu untuk modus makro, tapi sayang sekali hasilnya masih di bawah Nokia 5800, disamping itu dibalik desain slide tipisnya, keluaran loudspeaker ponsel ini masih kalah dari Nokia 5320, saya pernah menguji suara ponsel ini dengan lagu yang sama dan diset pada volume maksimal, hasilnya masih lebih bertenaga Nokia 5320 (mungkin karena bodi ponsel slide yang tipis mengakibatkan pemangkasan jenis Loudspeaker), walaupun equalizer sudah diset menggunakan Bass Booster namun tetap saja, keluaran bass pada ponsel ini gak nendang seperti Nokia 5700, oh ya selain itu, bahan penyusun ponsel ini (layar+sekitar dpad) mudah meninggalkan sidik jari, jadi akan mudah terlihat kotor dengan sidik jari kita (tapi saya yakin hal itu takkan menjadi masalah besar), satu lagi kekurangan ponsel ini tapi gak terlalu memberi efek besar, yaitu ponsel ini hanya berjalan di UMTS, bukan HSDPA. 😀

 

5. Kesimpulan.

Yapp sebenarnya ponsel ini merupakan pilihan yang bagus bagi anda yang menginginkan ponsel musik yang tidak ribet dengan desain yang stylish, apalagi bahan penyusun seluruh bodi ponsel ini memiliki kualitas yang bagus, kita juga dapat mendengarkan musik hingga 24 jam menggunakan headset, apalagi dengan kehadiran kamera 3.2 MP AF, saya rasa semua itu sudah menjadi nilai plus, namun bila anda termasuk orang yang menginginkan ponsel berOS dan juga tidak menyukai desain slide, saya rasa ponsel ini kurang sesuai dengan anda, apalagi melihat banyak pilihan ponsel XpressMusic lainnya yang memiliki fitur yang lebih canggih dengan harga yang tak jauh beda,

yapp semuanya kembali pada selera masing-masing, apa yang lebih anda butuhkan, make your choice.. (lohh kayak film SAW aja) 😀

 

terima kasih telah membaca ulasan ponsel ini, keep reading my blog..

XpressMusic Series (X-Series)

XpressMusic merupakan jajaran seri musik garapan perusahaan ternama Nokia, seperti namanya, ponsel ini awalnya memang di-dedikasi-kan sebagai ponsel khusus musik dari Nokia (sepertinya sebagai lawan dari seri Walkman dari SE) sama halnya seperti N-Series, seri XpressMusic juga merupakan keluarga baru dalam jajaran ponsel dari Nokia, di awal kemunculan seri ini hanya memiliki beberapa tipe ponsel saja, namun sejalan dengan perkembangan teknologi, perkembangan dan penambahan tipe ponsel pada seri XpressMusic semakin banyak, dan hingga saat ini, seri ini berhasil berkembang dan memiliki ciri khas khusus dibandingkan ponsel garapan Nokia lainnya.

Awal-awal kemunculan seri musik ini dimulai pada bulan september 2006, yang diawali oleh kemunculan Nokia 5300 XpressMusic bersama saudaranya Nokia 5200 XpressMusic, kemunculan seri musik sangat menarik perhatian para pengguna ponsel, terutama para remaja yang ingin menikmati musik kapan saja, awal peluncuran ponsel ini disertai dengan hadirnya teknologi baru yaitu Bluetooth Versi 2 (A2DP) yang memungkinkan kita mendengarkan musik menggunakan headset stereo bluetooth, seperti iklan promosi ponsel ini yang menunjukkan seorang remaja mendengarkan musik menggunakan headset stereo bluetooth wireless (tanpa kabel). Di bawah ini adalah susunan seri ponsel XpressMusic diurutkan sesuai dengan tanggal dilauncurkannya :

Ponsel XpressMusic tahun 2007

Tahun 2007 :

– Nokia 5200 (Ponsel kelas Low-End)

Ponsel yang satu ini merupakan ponsel musik garapan Nokia yang berbasis java khas Nokia (s40 3rd), ponsel ini merupakan tipe hemat dari Nokia 5300, modelnya serupa dari saudaranya (Nokia 5300), hanya saja disini tak ada lagi shortcut tombol musik dan juga ukuran layar mengalami pemangkasan yang membuat layar ini terlihat mini (ya aslinya memang mini).

– Nokia 5300 (Ponsel kelas Mid-End)

Ponsel yang satu ini merupakan perintis asli seri XpressMusic, saat peluncuran ponsel ini di bulan september 2006,  ponsel ini berhasil mengambil hati masyarakat dengan fitur yang ditawarkannya, sama halnya dengan saudaranya (Nokia 5200), ponsel masih berbasis Java S40 3rd.

– Nokia 3250 (Ponsel kelas Premium)

Nah untuk yang satu ini sebenarnya merupakan seri 3000 dari Nokia, namun dengan kelebihan yang dimilikinya, ponsel ini dimasukkan dalam jajaran seri XpressMusic setelah mengalami peningkatan fitur, ponsel 3250 XpressMusic ini mengalami pergantian warna bodi, yaitu merah-putih dan putih-abu-abu pada seri barunya (seri XpressMusic).

– Nokia 5700 (Ponsel kelas Hi-End)

Untuk ponsel yang satu ini, jelas dikategorikan Hi-End, pada tahun peluncuran ponsel ini, ponsel ini merupakan ponsel XpressMusic paling lengkap dan kaya akan fitur dari Nokia, ponsel ini juga pernah keluar sebagai pemenang di salah satu rubrik tabloid PULSA untuk kategori ponsel Musik, dan saya pun mengabadikan momen tersebut, menurut saya ponsel ini merupakan ponsel legendaris dari seri XpressMusic, apalagi bodi ponsel ini yang menganut desain twist keypad layaknya Nokia 3250, namun sayang sekali kejayaan ponsel ini menurun sejalan dengan banyaknya masalah pada kabel fleksibel twist nya. (padahal secara pribadi, ini adalah ponsel favorit saya)

Ponsel XpressMusic Tahun 2008

Tahun 2008 :

– Nokia 5130 (Ponsel kelas Low-End)

Ponsel ini tak jauh beda dengan Nokia 5310 yang berbasis Java, hanya saja disini ponsel ini memiliki desain yang sedikit lebih bongsor, fitur pun tak jauh beda dengan saudaranya tersebut.

– Nokia 5310 (Ponsel kelas Mid-End)

Ponsel ini merupakan penerus dari Nokia 5300, walaupun memiliki desain yang berbeda dari saudaranya, namun beberapa ciri khas dari saudaranya itu masih terdapat pada ponsel ini, seperti shortcut tombol musik di sisi kiri layar dan juga penempatan warna di sekitar layar, untuk urusan desain ponsel ini memiliki bodi yang ramping.

– Nokia 5610 (Ponsel kelas Premium)

Ponsel dengan desain slide ini sempat membuat saya bingung di awal perkenalannya karena kehadirannya yang disertai dengan kamera 3.2 MP AutoFocus (ponsel pertama pada seri XpressMusic yang memiliki resolusi 3.2 MP AF), padahal seri XpressMusic lebih dikhususkan untuk urusan musik lalu mengapa memiliki kamera resolusi tinggi? ternyata sejalan dengan perkembangan teknologi, standarisasi resolusi kamera untuk setiap ponsel Nokia telah ditingkatkan, jadi tak menutup kemungkinan Seri XpressMusic juga memiliki kualitas kamera yang tinggi, desain ponsel ini terlihat sangat garang dan elegan, awalnya saya ingin membeli ponsel ini, namun setelah mengetahui bahwa ponsel ini berbasis Java S40 3rd, saya mengurungkan niat untuk membeli ponsel ini, apalagi setelah saya melihat milik teman saya sendiri, kualitas audio loud speakernya kurang bertenaga.

– Nokia 5800 (Ponsel kelas Hi-End)

Inilah ponsel legendaris High End seri XpressMusic, ponsel ini merupakan perintis dari segala ponsel dari Nokia, ponsel yang pertama kali menggunakan Symbian OS s60 versi 5 yang mendukung fitur layar sentuh, dengan desain candybarnya membuat ponsel ini pas di genggaman dan enak untuk digunakan, ponsel ini memiliki segala fitur yang dibutuhkan seperti jaringan internet kecepatan tinggi HSDPA, kamera dengan lensa Tessar Carl Zeiss 3.2 MP AF, layar dengan dimensi 3.2″ inci resistive dan juga kemampuan memainkan musik yang mengesankan, hingga saat ini, ponsel ini telah terjual lebih dari 6.8 juta unit di seluruh dunia (nah loh! banyak banget peminatnya). (sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Nokia_5800), pokoknya gak salah deh kalau punya ponsel ini. 😀 hihi

Ponsel XpressMusic Tahun 2009

Tahun 2009 :

– Nokia 5220 (Ponsel kelas Low-End)

Ponsel ini merupakan ponsel Low-End garapan Nokia dengan model yang menurut saya unik, mengingatkan saya dengan model 9210 Communicator dimana sisi bodi kiri bawah ponsel ini sedikit panjang dibandingkan sisi kirinya, ponsel ini berbasis Java S40 3rd, sehingga tampilannya memiliki kemiripan dengan 5310 dan sekawanannya, saya kurang tahu daya tarik masyarakat dengan ponsel ini, namun satu yang saya tahu, sepupu saya memiliki ponsel, bahkan saya pun sempat mencoba untuk menggunakan ponsel ini, dan menurut saya tidak ada yang spesial dengan ponsel karena fitur yang dimiliki ponsel ini sudah banyak juga dimiliki oleh ponsel lainnya, yang bikin saya sedikit geli adalah desain ponsel ini yang menurut saya sedikit nyeleneh, namun gimanapun juga itu merupakan seni dalam membuat desain ponsel, bisa jadi ada juga sebagian masyarakat yang menyambut hangat kehadiran desain ponsel ini.

– Nokia 5320 (Ponsel kelas Mid-End)

Ponsel ini merupakan ponsel yang banyak diminati oleh masyarakat untuk saat ini, ponsel ini merupakan pilihan yang tepat bila ingin mendapatkan ponsel musik dengan kualitas kamera yang lumayan dengan harga sekitar 1 jutaan, menurut saya diantara ponsel seri XpressMusic yang lainnya, seri ini merupakan pilihan yang tepat apalagi bila kita menginginkan ponsel dengan OS Symbian, ponsel ini memiliki fitur yang cukup lengkap, seperti ketersediaan fitur N-GAGE pada ponsel ini dan juga kemampuan ponsel ini untuk berselancar di dunia internet dengan kecepatan HSDPA, namun mungkin posisinya nanti akan sedikit tergeser dengan hadirnya Nokia 5230, namun bagi para pengguna yang setia pada ponsel candybar ramping ‘bertombol’ seri XpresMusic, bisa saja tetap setia pada ponsel ini. 😀 (like the writer)

– Nokia 5330 (Ponsel kelas Mid-End)

Ponsel ini merupakan ponsel musik dengan desain slide berbasis Java S40 3rd, sama halnya dengan ponsel seri XpressMusic berbasis Java lainnya, hanya saja disini tampilannya terlihat lebih elegan, saya sendiri jarang mendengar tentang ponsel ini, yang saya tahu ponsel ini bersamaan diluncurkan dengan Nokia 5730, namun kok sampai sekarang jarang ya muncul (atau mungkin saya yang kurang tahu), dari sisi fitur ponsel ini memiliki kamera 3.15 MP dan sudah mendukung data paket UMTS, namun sayang belum HSDPA.

– Nokia 5630 (Ponsel kelas Premium)

Untuk yang satu ini, saya rasa ini adalah seri peningkatan dari Nokia 5320, dengan bodi candybar ramping ponsel ini memiliki banyak perombakan pada tampilan UI, pada homescreen ponsel ini sudah memiliki shortcut kontak hingga 20 nama, sama halnya seperti 5730, ponsel ini menggunakan OS S60 3rd FP 2 sehingga membuat tampilan ponsel ini lebih berwarna dibandingkan seri sebelumnya, desain ramping pada ponsel ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan ponsel ramping dan garang. 😀

– Nokia 5730 (Ponsel Hi-End)

Inilah ponsel High End untuk tahun ini, ponsel dengan desain slide samping yang akan menampakkan keyboard qwerty yang tersembunyi di belakang bodi ponsel ini, desain ponsel ini hampir serupa dengan Nokia E75, namun dari bahan penyusun ponsel ini sudah berbeda dengan seri E yang terkesan elegan, kelebihan dari ponsel ini juga terletak pada keyboard qwerty yang akan memudahkan kita untuk mengetik, ponsel ini pun sudah memiliki kamera 3.2 MP (sepertinya resolusi ini sudah merupakan resolusi standar dari Nokia), jaringan data kecepatan tinggi HSDPA pun sudah dimiliki ponsel ini, saat awal perkenalan ponsel ini, saya sempat tertarik untuk membeli ponsel ini, namun karena saya masih trauma dengan masalah kabel fleksibel pada setiap ponsel, jadi saya mengurungkan untuk membeli ponsel ini.

Daftar Ponsel XpressMusic Tahun 2010

Tahun  2010 :

– Nokia 5230 (Ponsel kelas Low-End) saya sempat kaget dengan kehadiran ponsel ini, karena desainnya sama plek dengan Nokia 5800, namin ternyata ini merupakan alternatif lain dari Nokia 5800, lihat saja modelnya, mirip banget ama pendahulunya, sepertinya ini merupakan perpaduan antara Nokia 5530 (Home Screen UI) dan Nokia 5800 (Bodi Ponsel), fitur pada ponsel alternatif ini mungkin bisa dikatakan lebih dari Nokia 5530, lihat saja ponsel ini memiliki data paket kecepatan tinggi HSDPA dan juga A-GPS Receiver dimana Nokia 5530 tak memiliki fitur tersebut, namun disamping itu ternyata fitur Wi-Fi dan Kamera pada ponsel ini disunat, jadi pada ponsel ini kita takkan bisa menemukan fitur Wi-Fi dan juga untuk kamera, kita hanya akan menemukan kamera 2 MP standar, pemangkasan yang perih memang, apalagi bila anda termasuk orang yang menginginkan ponsel bertombol, ponsel ini bukanlah pilihan yang tepat.

– Nokia 5530 (Ponsel kelas Mid-End)

Ponsel ini merupakan ponsel layar sentuh kedua pada seri XpressMusic, ponsel ini merupakan alternatif dari Nokia 5800, mengingat ponsel ini mengalami pemangkasan yang cukup perih pada fitur ponsel, sebagai contohnya hilangnya fitur HSDPA, lensa Tessar dan juga layarnya yang ikut dipangkas, namun disamping itu, pemangkasan ini tak mengurangi minat masyarakat pada ponsel ini, bahkan dengan pemangkasannya dan penyusunan bodi pensel ini, ponsel ini sangguh memberi kesan lebih mahal dibandingkan dengan Nokia 5800, pada ponsel ini beberapa fitur yang sangat diimpikan sudah hadir, sebagai contohnya home screen widget dan flick scrolling (kinetic scrolling) yang menjadi impian para pengguna Nokia 5800. (termasuk sii penulis) 😀

Nokia X3 (Ponsel kelas Premium)

Nah lohh, seri X? ya benar, sebenarnya seri X ini sama saja dengan seri XpressMusic, hanya saja karena mungkin sudah kelebihan nomer pada seri 5000 maka diciptakanlah keluarga seri X, atau mungkin saja seri X ini merupakan tanda bahwa seri XpressMusic telah setara posisinya dengan N-Series (biasanya N-Series merupakan jajaran ponsel spesial), lihat saja dari minat masyarakat yang tinggi akan seri XpressMusic, sebenarnya saya bingung menempatkan Nokia X3 ini pada posisi Mid-End atau Premium karena fitur pada ponsel ini tak jauh beda dengan Nokia 5530, namun karena ini merupakan Seri X, bisa saja ponsel ini akan dipatok dan diberi kelebihan lebih dibandingkan Nokia 5530, ponsel dengan desain slide ini memiliki kemiripan dengan Nokia 5330 yang diluncurkan bersamaan dengan Nokia 5730, ponsel Nokia X3 ini memiliki kamera 3.2 MP dan sudah berjalan jaringan HSDPA.

– Nokia X6 (Ponsel kelas Hi-End)

Inilah ponsel seri X yang pertama dari Nokia, ponsel ini merupakan suksesor dari Nokia 5800, untuk urusan desain, bodi ponsel ini sedikit mengotak, berbeda dengan Nokia 5800 yang melengkung di setiap sisi bodinya, sebenarnya ponsel Nokia X6 ini tidak jauh berbeda dengan Nokia 5800, hanya saja disini Nokia X6 meningkatkan resolusi kameranya menjadi 5 MP AF dengan lensa Tessar Carl Zeiss, layarnya pun menjadi capacitive solid glass, memorinya tak lagi bisa dikeluarkan alias menjadi memori internal sebesar 32 GB, selebihnya tak jauh beda dengan Nokia 5800, bagi saya pribadi, ponsel ini tak ada bedanya dengan mengganti baju Nokia 5800, walaupun kesannya fitur pada ponsel ini sangat killer, namun ponsel ini tetap saja menggunakan prosesor dengan kecepatan 434 Mhz, jadi tampilan dan kemampuan softwarenya takkan jauh beda dengan Nokia 5800.

Ponsel seri XpressMusic ini atau yang sekarang disebut X-Series ini dapat menjadi lebih sangat killer bila disetiap ponsel Hi-End nya sudah ditanamkan prosesor yang sangat tangguh, bandingkan saja dengan Samsung HD yang bila memainkan game dapat menampilkan layar dengan 35 fps, bandingkan dengan Nokia yang bila memainkan game hanya berada pada 26 fps, bahkan terkadang terkesan patah-patah, ada baiknya bila suatu saat prosesor X-Series Nokia menggunakan prosesor kecepatan 1 GHz seperti ponsel-ponsel canggih sekarang ini, bahkan ponsel flagship nokia N97 sendiri masih memiliki prosesor yang tak jauh beda, semoga saja kedepan Nokia meningkatkan kemampuan prosesornya dan mengembangkan tampilan baru dan lebih segar dibandingkan saat ini, bahkan saat ini walaupun Symbian OS S60 versi 5 merupakan symbian terbaru, tampilannya tak jauh beda dengan sebelumnya, maka dari itu butuh penyegaran dan pembaharuan pada setiap sisi ponsel Nokia.

Demikian info dan pendapat dari saya, semoga bisa bermanfaat bagi pembaca. 😀

Cara Mendaftar Layanan BlackBerry

Saat ini, sudah banyak Operator yang menyediakan layanan BlackBerry kepada para pelanggannya, kita dapat dengan mudah mendaftar dan menentukan operator mana yang lebih pas dengan kita (lebih cocoknya yang mana lebih pas ama isi kantong kita, hihi), seperti yang kita ketahui sendiri, untuk menikmati layanana blackberry ini, kita harus menyiapkan dana lebih agar dapat menikmati push email dan internet unlimited dari operator penyedia, disini saya akan memberikan informasi bagi anda yang ingin mendaftar layanan blackberry, monggoo.. :

 

1. Layanan Blackberry dari Indosat.

BlackBerry® on Demand, layanan push email yang dapat diaktifkan dengan mudah secara prabayar melalui pengiriman SMS ke 889 maupun melalui UMB (ketik *123*6*1# dan tekan “OK”). Dengan layanan BlackBerry® on-Demand ini, Anda pelanggan Matrix,  Mentari maupun IM3 dapat menikmati fitur-fitur BlackBerry® Retail/BIS seperti push mail (yahoo, gmail maupun email yang mendukung POP3 atau IMAP), melihat attachment, internet browsing, chatting, i-stock, BlackBerry® Unite, dan banyak aplikasi menarik lainnya langsung dari handset BlackBerry Anda.


Cara berlangganan BlackBerry on-Demand
Untuk mendapatkan / mengikuti program promo BlackBerry on Demand, pelanggan Mentari, IM3 dan Matrix cukup dengan mengirimkan SMS permohonan berlangganan ke 889 dengan format sebagai berikut :

Format SMS BlackBerry on Demand


Note:

  • Unlimited email dengan menggunakan APN BlackBerry.net
  • Apabila digunakan sebagai dial up modem maka akan menggunakan APN operator indosatgprs.com dengan tarif promo Rp 1,- (belum termasuk PPN)

Ketentuan BlackBerry on-Demand Bonus Pulsa (BIS2Bonus)
BlackBerry on-Demand Bonus Pulsa hanya dapat dinikmati oleh pelanggan dan calon pelanggan Mentari dan IM3. Bonus pulsa berupa 50 menit waktu bicara dan 50 SMS dimana pemanfaatannya mengikuti ketentuan sebagaimana berikut :

  • Bonus hanya berlaku untuk voice dan SMS tujuan ke sesama Indosat (on-net) dan dapat dinikmati pelanggan H + 1 setelah melakukan registrasi layanan.
  • Bonus pulsa dapat diakumulasikan dengan bonus pulsa lainnya dan hanya dapat dipergunakan selama kartu berada pada masa aktif.
  • Bonus 50 menit nelpon dan 50 SMS baru berlaku efektif mulai tanggal 1 Mei 2009. Bonus yang diperoleh sebelum 1 Mei 2009 akan di convert menjadi bonus percakapan.



Pelanggan dapat mengetahui bonus pulsa yang diterima melalui:

  • Cek pulsa, ketik *555# atau
  • SMS notifikasi yang diterima oleh pelanggan sbb:
    Selamat, Anda mendapat bonus 50 menit telepon dan 50 SMS dari promo langganan bulanan BlackBerry on Demand. Bonus dapat digunakan untuk telepon & SMS ke sesama Indosat Program s.d 31Desember 09. Info hubungi 222 dari HP.


Hal-hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:

  1. Bagi anda pengguna handset selain BlackBerry (Nokia, Sony Ericsson, Dopod, HTC, Motorola), sebelum mengirimkan sms registrasi BlackBerry® On Demand ke 889, anda harus memastikan bahwa handset anda support BlackBerry® Connect dan sudah melakukan instalasi BlackBerry® Connect pada handset tersebut. Tidak semua handset Nokia, Sony Ericsson, Dopod, HTC maupun Motorola mendukung BlackBerry Connect. Untuk keterangan handset yang mendukung BlackBerry Connect dapat dilihat pada kolom tipe/seri handset dalam tabel format penulisan SMS dibawah. Anda dapat mendownload aplikasi BlackBerry® Connect disini.
  2. Apabila anda menerima sms berupa “Layanan BIS BlackBerry® Bulanan Anda sudah dapat digunakan sampai tanggal dd/mm/yyyy” atau “Layanan BIS BlackBerry® Mingguan Anda sudah dapat digunakan sampai tanggal dd/mm/yyyy” maka layanan BlackBerry® anda sudah aktif dan dapat digunakan secara langsung.
  3. Apabila layanan BlackBerry® on Demand Anda sudah aktif, maka lakukan hard restart device dengan melepas baterai handset dan memasangnya kembali agar setting-an GPRS/EDGE/3G di handset menjadi terkoneksi. Indikiator pada handset BlackBerry dengan kondisi handset terkoneksi adalah GPRS/EDGE/3G pada pojok kanan atas layar handset BlackBerry. Bila ternyata kondisi sinyal dihandset masih GPRS/EDGE/3G maka handset BlackBerry belum terkoneksi dengan baik.
    Untuk handset BlackBerry Connect, indikator pada handset mempunyai beberapa kondisi yaitu:
    •  Kondisi terkoneksi adalah, 
    •  Kondisi mencari koneksi adalah, 
    •  Kondisi tidak terkoneksi adalah  atau 
  4. Masa aktif GSM mempunyai peranan paling penting dalam menentukan berfungsi atau tidaknya semua service pada simcard tersebut. Bila masa aktif GSM berakhir maka semua service yang ada pada simcard tersebut akan tidak berfungsi termasuk BlackBerry on Demand.
  5. Tarif BlackBerry on Demand tidak termasuk dalam tarif voice, SMS, MMS dan BlackBerry ataupun handset sebagai modem untuk PC atau laptop.
  6. Tarif BlackBerry on Demand termasuk dalam pemakaian data unlimited melalui APN BlackBerry.net seperti email (max integrasi 10 account personal email di www.indosat.blackberry.com), attachment, chatting, BlackBerry Unite, browsing, google map dan semua aplikasi standard BlackBerry yang dijalankan pada handset BlackBerry. Untuk handset non BlackBerry, Indosat tidak bertanggung jawab terhadap suatu aplikasi yang diinstal pada handset tersebut dan apabila aplikasi tersebut membutuhkan koneksi GPRS/EDGE/3G, maka koneksi tersebut akan menggunakan tarif Rp1/kb.
  7. BlackBerry on Demand menggunakan pemakaian unlimited data GPRS/EDGE/3G melalui APN BlackBerry.net dan hanya berlaku untuk pemakaian di Indonesia. Pemakaian data roaming internasional di Luar Negeri tidak termasuk dalam tarif BlackBerry on Demand. Tarif roaming internasional normal untuk Mentari, IM3, dan Matrix dan akan berlaku di negara tersebut.
  8. Layanan i-GPS sementara belum dapat digunakan untuk pelanggan Mentari, dan IM3. Namun untuk pelanggan Matrix regular yang menggunakan service BlackBerry on Demand dapat menggunakan layanan i-GPS dengan normal pada handset BlackBerry dan berlaku setahun. Service i-GPS mengandalkan trafik data melalui APN BlackBerry.net pada service BlackBerry on Demand ataupun BlackBerry Matrix biasa. Dengan menggunakan BlackBerry on Demand, pelanggan hanya perlu memiliki salah satu paket i-GPS dan bisa menggunakan service i-GPS unlimited selama setahun dengan syarat ada koneksi data melalui APN BlackBerry.net. Pelanggan dapat memiliki koneksi APN BlackBerry.net dengan menggunakan service BlackBerry on Demand maupun BlackBerry Matrix.
  9. Bila BlackBerry atau handset BlackBerry Connect digunakan sebagai modem, maka pemakaian data GPRS/EDGE/3G tidak melalui APN BlackBerry.net. Seluruh data akan dilewatkan melalui APN indosatgprs dengan tarif Rp1/kb. Tarif roaming internasional akan menyesuaikan jika pelanggan menggunakan BlackBerry atau handset BlackBerry Connect sebagai modem di luar negeri. Untuk pelanggan Mentari dan IM3, tarif pemakaian data nasional maupun internasional akan diambil dari saldo yang tersisa.
  10. Untuk pelanggan Matrix yang ingin menggunakan BlackBerry on Demand harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
    •  Tidak sedang memiliki paket BlackBerry Matrix. Pelanggan tidak bisa memiliki dua paket sekaligus yaitu BlackBerry BIS regular dan BlackBerry on Demand. Bila pelanggan ingin menggunakan BlackBerry on Demand, maka pelanggan harus menon-aktifkan service BlackBerry BIS regular di Galeri terlebih dahulu. Setelah itu, pelanggan bisa mengirimkan SMS Registrasi Mingguan atau Bulanan ke 889.
    •  Account Matrix tidak sedang dalam keadaan ”Suspend” atau ”Block”.
    •  Biaya BlackBerry on Demand akan ditagihkan melalui cycle billing berikutnya.
  11. BlackBerry on Demand dapat digunakan di handset BlackBerry maupun handset non BlackBerry yang sudah terinstal software BlackBerry Connect pada handset tersebut. Registrasi BlackBerry on Demand via UMB dapat dilakukan dengan melakukan dial ke nomor *123*6*1# (bagian fitur Indosat)

 

2. Layanan Blackberry dari XL.

Blackberry 1 (One)

BERLAKU UNTUK SEMUA PENGGUNA XL Pelanggan Pra Bayar dan Pasca Bayar

Untuk memulai layanan BlackBerry One Tarif Harian, ketik: BB (spasi) ON, kirim ke 568
Untuk berhenti berlangganan, ketik: BB (spasi) OFF, kirim ke 568
Untuk bantuan informasi, ketik: HELP, kirim ke 568
Layanan BlackBerry One dari XL akan aktif maksimal 1X24 jam setelah proses aktivasi (reset battpull setelah sms memulai layanan, biasanya BB service langsung jalan tanpa harus menunggu lama)
Minimal pulsa untuk Prabayar Rp 10.000 setelah dipotong tarif BlackBerry harian

Untuk memulai layanan BlackBerry One Tarif Bulanan, ketik: BB (spasi) Bulan, kirim ke 568
Untuk berhenti berlangganan, ketik: BB (spasi) OFF, kirim ke 568
Untuk bantuan informasi, ketik: HELP, kirim ke 568
Layanan BlackBerry One dari XL akan aktif maksimal 1X24 jam setelah proses aktivasi (reset battpull setelah sms memulai layanan, biasanya BB service langsung jalan tanpa harus menunggu lama)
Minimal pulsa untuk Prabayar Rp. 15.000 setelah dipotong tarif BlackBerry bulanan

Syarat dan Ketentuan

1. Tarif Harian Rp. 5000 merupakan tarif untuk penggunaan layanan BlackBerry Internet Service
2. Tarif harian Rp. 5.000 untuk chatting, email & browsing sepuasnya hanya berlaku bila pelanggan menggunakan layanan BlackBerry melalui handset BlackBerry (APN BlackBerry.net)
3. Pelanggan yang menggunakan handset selain BlackBerry (layanan BlackBerry Connect) hanya dapat menikmati fasilitas email sepuasnya, sementara untuk layanan lainnya termasuk browsing akan dikenakan tariff akses data/GPRS yang biasa yaitu Rp. 10/KB
4. Minimal pulsa untuk XL Prabayar Rp 10.000,- setelah dipotong tarif BlackBerry harian
5. Untuk saat ini pelanggan XL Prabayar dan XL Pascabayar belum dapat menggunakan layanan BlackBerry One untuk Jelajah International (International Roaming)
6. Untuk sementara hanya pelanggan/pengguna layanan BlackBerry standard yang bisa menggunakan layanan BlackBerry untuk jelajah International (International Roaming) dengan syarat mengajukan permohonan ke XL untuk dibukakan fasilitas Roaming International
7. Pelanggan/pengguna layanan BlackBerry XL (termasuk layanan BlackBerry One) yang melakukan aktivitas browsing dengan menggunakan aplikasi/browser Opera Mini akan dikenakan tariff standard GPRS ( tidak termasuk dalam paket unlimited/sepuasnya)
8. Pelanggan/pengguna layanan BlacBerry XL (termasuk layanan BlackBerry One) yang melakukan akses wap browser, misal membuka situs youtube dan kemudian menikmati fasitas film/video yang ada di situs tsb, maka akan dikenakan tariff standard GPRS ( tidak termasuk dalam paket unlimited/sepuasnya)
9. Pembebanan tarif penggunaan layanan BlackBerry & akses data di luar negeri akan disesuaikan dengan tariff operator di luar negeri yang digunakan oleh pelanggan saat melakukan jelajah international (International Roaming)

Setelah BIS XL aktif :

1. Register Host Routing Table :
Options → Advanced options → Host Routing Table → klik menu → Register Now
Pilih yg 510 ID[51001130]

2. Send Service Books :
Service Books adalah list konfigurasi yang ada di Device untuk memastikan seluruh aktivitas email, browser, dll berjalan sempurna

Pelanggan dapat mengirimkan service books dgn cara :
1. Pada menu home page klik Service Books
2. Klik Button Service Books
3. Saat Service Books terkirim akan ada notifikasi sukses pop up di layar komputer dan dikirim notifikasi ke handheld
4. Minta pelanggan untuk mengecek ulang service books yang ada di HP dengan masuk ke menu Options → Advanced Options → Service Books

3. Setting Browser :
Options → Advanced options → Browser
Default Browser Config : Internet Browser
Default MDS Config : Internet Browser
Default WAP Browser Config : XL WAP

4. Setting TCP/IP :
Options → Advanced options → TCP/IP
APN : kosongkan
Username : kosongkan
Password : kosongkan

Note : hapus semua jika pd field² tsb ada isinya

jika sebelumnya sudah pernah membuat bookmark pd BB Browser, hapus dan buat bookmark baru…agar setting pd bookmarked page mengikuti setting yg baru. Tujuannya agar pulsa tidak terpotong waktu browsing.

Info untuk daftar email BlackBerry XL ada di SINI

 

3. Layanan Blackberry dari Telkomsel.

Fitur yang tersedia seperti sbb:
Social Networking (Facebook, MySpace, untuk Twitter & aplikasi lainnya “coming soon”)
Instant Messaging (BBM, YM, Google Talk, dst)

 

Fitur yang tidak tersedia adalah:
Browsing
Email

Sementara itu, layanan BlackBerry Business (Chat & Mail) menyediakan unlimited push mail dan chatting dengan paket hemat harian Rp 5.000, paket mingguan Rp 28.000, dan paket bulanan Rp 65.000 untuk bulan pertama, selanjutnya Rp 80.000 per bulan.

Fitur yang tersedia seperti sbb:
Email (Gmail, Yahoo!, AOL, dst)
Instant Messaging (BBM, YM, Google Talk, dst)

Fitur yang tidak tersedia adalah:
Browsing
SocialNetworking (Facebook, twitter, dst)

(2-2nya gak bisa browsing?)

iya

Info lain :

Aktivasi BlackBerry:
BBBiz Harian: “bbbizhari<spasi>reg”
BBBiz Mingguan: “bbbizminggu<spasi>reg”
BBbiz Bulanan: “bbbizbulan<spasi>reg”
BBlife Harian: “bblifehari<spasi>reg”
BBlife Mingguan: “bblifeminggu<spasi>reg
BBlife Bulanan: “bblifebulan<spasi>reg”

Terminasi BlackBerry:
Untuk semua layanan: “bb<spasi>unreg”

Atau Aktivasi, Cek Status BlackBerry, Unreg BB via UMB. Ketik *303#
Pop up Screen:
1. Info Paket BB
2. Paket BB Unlimited
3. Paket BB Business
4. Paket BB Lifestyle
5. Cek Status BB
6. UnReg Layanan BB

 

(sumber : http://andri.andriani.web.id/layanan-bis-telkomsel/comment-page-1/#comment-2403)

 

4. Layanan Blackberry dari Axis.

 

Layanan Blackberry Axis

(sumber : http://blackberry.axisworld.co.id/bb-tariff.php)

 

Demikian info dari saya, untuk kualitas layanan, yang saya tahu sekarang yang paling bagus adalah layanan Blackberry dari Indosat (sumber dari agan2 kaskus).

Semoga bermanfaat, sekian dan terima kasih..

😀

 

Ulasan mengenai Nokia 5730 XpressMusic

Nokia 5730

Nokia 5730 XpressMusic merupakan ponsel dengan desain slide samping garapan perusahaan ternama Nokia, ponsel ini memiliki kesamaan desain dengan Nokia E75, walaupun desainnya menyerupai, namun terdapat banyak perbedaan dari ponsel ini, terutama dari bahan penyusun ponsel ini, ini adalah ponsel seri XpressMusic pertama dari Nokia yang menggunakan keyboard qwerty, walaupun ini merupakan ponsel musik, namun ponsel ini juga mendukung game dari N-GAGE, sehingga kita dapat memainkan game-game keren dari pihak ketiga pengembang (contohnya GAMELOFT), apalagi dengan kehadiran keyboard qwerty membuat ponsel ini akan sangat nyaman bila digunakan untuk urusan messaging, untuk pejelasan lebih lanjutnya, monggo mari membacaaa.. 😀


 

Review ponsel kali ini, bukanlah merupakan pengalaman saya dalam menggunakan ponsel ini, saya hanya merangkum dan menyimpulkan segala hal yang saya ketahui tentang ponsel ini dari berbagai sumber, saya akan berusaha menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dimengerti. :-)


1. Harga saat ini.

Untuk bulan November 2009, ponsel ini dipatok pada harga Rp. 3.299.000, terkadang terdapat perbedaan harga di setiap tempat, namun perbedaan harga tersebut takkan terpaut jauh sekitar Rp. 100.000.

 

2. Kesan awal pada ponsel ini.

Awal-awal pemberitaan akan kemunculan ponsel ini, saya melihat banyak kelebihan yang ditawarkan oleh ponsel ini, apalagi ponsel ini memiliki keyboard qwerty yang pasti akan sangat berguna untuk urusan mengetik, warna yang ditawarkan pada ponsel ini pun terlihat sangat garang, dengan warna merah hitam pada bodi ponsel ini memberikan ciri khas seri musik khas garapan Nokia (Seri XpressMusic).

 

3. Kelebihan.

Kelebihan pada ponsel ini sepertinya sudah menjadi standarisasi pada setiap ponsel baru garapan Nokia, fitur-fitur pada ponsel ini tentu saja sudah menggunakan OS Symbian versi 3 FP 2, tentu saja tampilan homescreen dan beberapa menu pada ponsel ini akan terlihat lebih segar dibandingkan versi sebelumnya.

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini adalah fitur yang menjadi kelebihan dari ponsel ini.

  • Layar 2.4″ inci, untuk ponsel candy bar, ukuran layar ini sangat sesuai dengan bodi ponsel, dengan kedalaman 16juta warna dan resolusi QVGA membuat layar ponsel ini terlihat segar dan berwarna.
  • Keyboard qwerty 4 baris dengan susunan khas keyboard qwerty Nokia.
  • Sudah mendukung 3.5G HSDPA.
  • Sudah menggunakan Symbian OS S60 3.2 UI
  • Prosesor 369 MHz ARM11 CPU
  • Port headset sudah menggunakan 3.5 mm, sehingga kita dengan mudah bisa menggunakan headset favorit kita.
  • Dalam paket sudah disediakan microSD dengan ukuran 8GB.
  • Kamera sudah menggunakan resolusi 3.2 MP dengan fitur auto focus, geotagging dan juga video recording pada resolusi VGA 30fps.
  • Memiliki fitur Wi-FI.
  • Memiliki A-GPS receiver.
  • Shortcur tombol musik yang memudahkan kita bila ingin mengganti dan menghentikan musik.
  • Mendukung game dari N-GAGE, dan juga memiliki tombol khusus untuk bermain game N-GAGE.
  • Tampilan foto pada galeri sama seperti galeri milik ponsel N-Series.
  • Nokia Say and Play (kontrol musik menggunakan suara)

4. Kekurangan.

Dibalik desain slide samping ponsel ini, tersirat suatu kekhawatiran dalam benakku dengan kabel fleksibel pada ponsel ini, saya khawatir akan mengalami masalah yang sama dengan ponsel Sony Ericcson W850i ku dulu, walaupun desain slide ponsel ini terkesan kokoh, saya masih saja khawatir, uhuhu abis kalau mau ganti fleksibel harus nyiapin uang lebih lagi, huhu akhirnya gak jadi deh beli ponsel ini, disamping itu keyboard qwerty pada ponsel ini terkesan murahan (apalagi bila dibandingkan dengan E75), terlihat sekali bahwa angka-angka pada keyboard ponsel ini hanya merupakan tempelan saja (huhu jika salah, Alhamdulillah), apalagi bahan ponsel ini juga terbuat dari plastik yang membuat ponsel ini terlihat murahan, huhu..disamping itu juga, kekuatan baterai pada ponsel ini juga sangat rendah, daya tahannya tak cukup lama bila dibandingkan dengan ponsel sekelasnya, yang saya tahu kekurangannya cuma itu saja.. (jika ada masukan monggo)

 

5. Kesimpulan.

Dengan harga di atas 3 jutaan, ponsel ini telah memberikan kita banyak fitur dan kenyamanan dalam menggunakan ponsel slide samping, apalagi bila anda termasuk orang yang sudah ‘terlanjur cinta’ dengan OS Symbian Versi 3 ini, ponsel ini merupakan pilihan yang sangat tepat mengingat ponsel ini memiliki banyak peningkatan fitur pada software, namun bila anda termasuk orang yang menginginkan ponsel musik yang simpel dengan kemampuan layar sentuh, saya rasa ada baiknya bersabar, karena sebentar lagi Nokia akan meluncurkan ponsel Nokia X6, ponsel musik layar sentuh dengan segala kelebihan yang sangat pantas untuk dipertimbangkan, dengan modal 3 juta dan sedikit bersabar (pasti akan nambah lagi itu modal sejalan dengan perputaran waktu, idih bahasaku) maka anda akan mendapatkan ponsel layar sentuh buatan seri X pertama garapan Nokia. 😀 (lihat ulasanku mengenai Nokia X6)

 

Demikianlah review saya mengenai ponsel ini, semua yang saya tulis di atas saya dapatkan dari berbagai sumber, adapun juga yang saya dapatkan sendiri karena saya sering melihat pameran ponsel dengan memegang replika, ataupun beberapa narasumber yang pernah menggunakan ponsel ini.

 

semoga ulasan saya di atas dapat bermanfaat bagi anda, terima kasih telah membaca..

:-D

Ulasan mengenai Nokia 5530 XpressMusic

Nokia 5530

Nokia 5530 XpressMusic merupakan ponsel garapan perusahaan ternama Nokia yang mengusung model layar sentuh dengan OS Symbian versi 5, sama halnya seperti kakaknya (Nokia 5800), untuk mengakses fitur yang berada di ponsel ini kita cukup menyentuh dan sedikit menekan pada layar, maka layar akan merespon dengan menjalankan menu yang telah kita pilih, untuk penjelasan lebih lanjut, mari monggo dibacaa..

 

 

Review ponsel kali ini, bukanlah merupakan pengalaman saya dalam menggunakan ponsel ini, saya hanya merangkum dan menyimpulkan segala hal yang saya ketahui tentang ponsel ini dari berbagai sumber, saya akan berusaha menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dimengerti. 🙂

 

1. Harga saat ini.

Sejatinya ponsel ini merupakan ponsel alternatif dari Nokia 5800, karena ponsel ini dipatok dengan harga lebih murah dibandingkan saudaranya, untuk bulan november 2009 ini, ponsel ini dipatok dengan harga Rp. 2.499.ooo, harga yang masuk akal mengingat banyaknya pemotongan fitur pada ponsel ini yang bila dibandingkan dengan saudaranya (Nokia 5800), bisa saja harga ponsel ini akan turun lagu sejalan dengan banyaknya ponsel berlayar sentuh dari Nokia yang akan keluar.

 

2. Kesan awal pada ponsel ini.

Kesan awal pasti ada setiap kita melihat sebuah ponsel, ponsel dengan model candybar layar sentuh ini memiliki desain yang terlihat lebih ‘mahal’ dibandingkan saudaranya, bandingkan dengan saudaranya yang menggunakan bahan dasar plastik, selain itu ukuran ponsel ini lebih kecil dan ramping dibandingkan saudaranya, jadi kesan elegan pada ponsel ini akan terlihat dengan bodinya yang ramping dan bahan penyusun bodi ponsel ini.

 

3. Kelebihan.

Untuk kelebihan, sudah terlihat jelas, bodi dan bahan penyusun ponsel ini akan memberikan kesan yang membuatnya terlihat ‘mahal’I, apalagi bodinya yang ramping dan kecil membuat ponsel ini pas di genggaman tangan kita, saat itu saya pernah mencoba memegang replika ponsel ini di toko ponsel, saya merasa ponsel ini lebih pas di genggaman dan tidak terlalu panjang sehingga saat kita ingin mengetik menggunakan virtual keyboarnya kita takkan mendapatkan kesulitan bila ingin menggunakan jari (bukan kuku), disamping bodinya yang ramping, ponsel ini juga memiliki keluaran loudspeaker yang besar dan bertenaga, ada kemiripan dengan Nokia 5800, namun yang saya tahu ponsel memiliki kualitas suara yang sedikit lebih berkualitas dibandingkan Nokia 5800, untuk urusan layar sentuh, walaupun memiliki layar resistive yang sama dengan Nokia 5800, namun pada ponsel ini kita akan menemukan layar yang lebih responsif dibandingkan Nokia 5800, kita cukup menempelkan jari kita sedikit maka ponsel ini akan merespon, disamping itu ponsel ini juga sudah memiliki beberapa peningkatan yaitu adanya kinetic scrolling pada beberapa menu di ponsel ini dan juga telah didukung dengan kemampuan Multi-Touch user interface, saya sendiri belum pernah merasakan multi-touch pada ponsel ini, namun kelihatannya fitur ini sangat berguna untuk ponsel layar sentuh apalagi bila kita ingin memainkan game yang menggunakan virtual gamepad pada game itu sendiri (bukan d-pad dari settingan ponsel), jadi kita takkan kesulitan bila ingin berlari sambil meloncat (pada assassin’s creed), home screen pada ponsel ini juga sudah mengalami peningkatan dibandingkan saudaranya yang terkesan kaku, pada ponsel ini, kita akan menemukan lebih banyak widget di layar utama, seperti widget musik, shortcut kontak hingga 20 nama dan juga susunan baru homescreen (tidak ada lagi icon dialler dan contact), selebihnya tak ada bedanya dengan Nokia 5800.

 

4. Kekurangan.

untuk kekurangan ponsel ini ialah :

  • Tidak support 3G, apalagi 3.5G HSDPA
  • Tidak ada lagi A- GPS Receiver nya.
  • Kalau di bawah sinar matahari layarnya akan susah dilihat.
  • Ukuran default huruf pada ponsel ini masih terlihat kecil, pasti karena layarnya yang kecil.
  • Terkadang ada beberapa aplikasi dari pihak ketiga yang tidak bisa di-install pada ponsel ini.
  • Hasil kameranya tak terlalu bagus, apalagi tanpa adanya lensa Tessar Carl Zeiss.
  • Hasil rekaman videonya tak bagus, masih terdapat beberapa patah-patah.
  • Tidak ada fungsi TV-out pada ponsel ini.

5. Kesimpulan.

Semua kembali pada selera para pengguna, bila kita menginginkan ponsel dengan ukuran mini dan desain yang ramping, maka ponsel ini adalah pilihan yang tepat, apalagi dengan banyaknya peningkatan fitur software pada ponsel ini membuat ponsel ini lebih berwarna ketimbang pendahulunya yang terlihat kaku dengan homescreennya, namun bila anda menginginkan ponsel dengan kecepatan data yang tinggi dan layar yang besar, ponsel ini sepertinya harus menjadi pilihan lain karena Nokia 5800 memiliki fitur lengkap ketimbang Nokia 5530, mengingat ponsel ini adalah ponsel alternatif, maka tak salah jika banyak pemangkasan pada sisi hardware (sampai bodinya pun dipangkas).

 

Demikianlah review saya mengenai ponsel ini, semua yang saya tulis di atas saya dapatkan dari berbagai sumber, adapun juga yang saya dapatkan sendiri karena saya sering melihat pameran ponsel dengan memegang replika, ataupun beberapa narasumber yang pernah menggunakan ponsel ini.

semoga ulasan saya di atas dapat bermanfaat bagi anda, terima kasih telah membaca..

😀

Aku Masih Sayang

ST12 saat ini

“kau rinduku..jiwaku indah memanggil dirimu..mataku terbangun untuk menanti..menantimu… jangan pernah kau ragukan cinta yang sesungguhnya..itu bisa menghancurkan semua..bukan begitu..aku sungguh masih sayang padamu jangan sampai kau meninggalkan aku.. begitu sangat berharga dirimu bagiku..dan ku pastikan setia dihatimu..dan ku korbankan semuanya untukmu..sungguh kuberharap kaupun begitu padaku..coba engkau rasakan cinta yang begitukan mengesankan..yakin pasti dapatkan kemesraan yang penuh bintang ”

huwaaaaaa lagi-lagi-lagi mendengarkan lagu ini lagi entah untuk yang keberapa ribu kali selama berada di kota Pekanbaru, gila aja lagu ini selalu membuat saya menjadi merinding mendengarnya, tersentuh tercabik-cabik saking bahagianya mendengarkan lagu ini, bahkan saat pertama kali lagu ini keluar, pertama kali saya melihat lagu ini diputar di Mtv saat saya masih di Kota Makassar, ketidak sengajaan yang membuat saya bertemu dengan lagu favorit sepanjang masa dan harus selalu ada di setiap musik player dan ponsel-ponselku, huhu kalau gak salah sekitar tahun 2006 saya pertama kali mendengar lagu ini, tiba-tiba pas tiba di rumah dan menemukan TV dalam keadaan nyala dan sedang memilih channel Mtv, tiba-tiba terdengar lagu yang sangat keren bin menyentuh ini dan membuat langkahku terhenti, terkejut mendengar lagu yang sangat menakjubkan bin menyentuh ini (haha keren abis lah pokoknya), membuat saya melihat dan menaikkan volume TV agar saya bisa menikmati lagu ini secara lebih maksimal, huhu tersentuh banget dengan lagu ini, sampai sekarang pun lagu ini tetap membuat saya tersentuh..huhu..

pertama kali ngelihat band ST12 di TV yang saya ingat ada 4 orang personelnya, yang bernama Imam Rush (Alm), huhu q baru tahu cerita tntang ST12 sejak saya menetap di Kota Surabaya karena sewaktu saya menetap di Kota Makassar, akses menuju warnet itu juauhhhhh sekaliiii, harus naik motor dulu menuju kota, susah banget, namun setelah saya pindah ke Kota Surabaya, saya pun dapat mengetahui secara jelas mengenai band ST12 melalui internet (terima kasih internet) yang akhirnya membuat saya ngefans sepenuh jiwa dan raga ama band ST12, bahkan hingga sekarang tetap menjadi band favorit nomor wahid di hidupku.. 😀

pertama kali saya bisa mendapatkan lagu ini sewaktu saya telah pindah ke Kota Surabaya, saya membeli lagu ini dari stand download mp3 di sekitar Tanjung Perak dengan harga Rp. 10.000 per tiga lagu, huhu harga yang mahal tapi gak apa-apa, bahkan setelah saya langganan dan kenal dekat dengan mas penjaga stand tersebut, saya sering dikasih gratis (:-D) hihi, namun sayang sekali mas itu sudah bangkrut kayaknya karena sekarang sudah sangat maju, bisa mendapatkan lagu melalui internet, namun jasanya takkan pernah kulupakan, hihi..

satu yang membuatku semakin tersentuh bisa mendengarkan lagu ini, karena kisah pada lagu ini memiliki kesamaan dengan perasaan saya, bisa dikatakan seperti itu..

satu pesan untuk seseorang yang masih sangat saya sayangi..

“aku sungguh masih sayang kepadamu..”

😥

OH MENN CACADD MENN..

kok ada tulisan seperti ini yaa, hadee udah lumutan tulisan ini belum saya ganti, sangat dikhawatirkan tulisan ini bisa membuat seseorang gede rasa, oh gawat..

mari kita mengupdatenyaa.. 😀

“udah biasa kok, lagu ini tidak memiliki arti apapun lagi, sejak beberapa tahun yang lalu sudah, jadi gak ada arti dari tulisan ini, biasa..sloww..”

jangan diambil hati.. x)

n.b : sungguh cacad menn, malu saya melihat tulisan ini.. x(

Tips-Trick-Isu pada Nokia 5800 XpressMusic

Tips ini saya rangkum dan susun sesuai yang saya lakukan, ada juga pembahasan saya tentang isu yang sering muncul di forum dan blog lain, semoga ini bisa bermanfaat bagi anda, karena masalah yang saya alami ini merupakan masalah yang sering muncul di ponsel ini, sejatinya sebenarnya ponsel ini tidak bermasalah, hal yang tak masalah itu akan menjadi masalah bila kita menganggap hal itu merupakan masalah, jadi untuk masukan, akan saya tuliskan di bawah ini, monggo diboco.. 😀

 

1. Jangan terlalu sering menghubungkan PC/Laptop ke ponsel menggunakan kabel data, apalagi setelah itu langsung sekenanya mencabut kabel (bahkan walaupun sudah safely remove), karena disaat kabel dicabut dari ponsel, ponsel ini akan melambat, ntah apa yang menyebabkannya begitu, lambat sekali dalam memproses, sering terjadi hang untuk beberapa detik, jadi lebih baik jika memang harus menggunakan kabel, setelah dicopot tidak usah buru-buru dipakai, tunggu sejenak, setelah itu baru gunakan, untuk yang lebih aman lagi, menurut saya masih mending copot memori daripada pakai kabel data, ini saya pribadi yang merasakannya, jika masalah ini tak pernah terjadi pada ponsel anda, maka bersyukurlah ponsel anda tangguh, hehe.

 

2. Terkadang layar menjadi blank setelah mencabut pengisian baterai dari port, blank disini bukan berarti hilang total, disini terjadi karena kesalahan kecil pada sistem, kesalahan itu sering terjadi disaat lampu menyala pada keadaan layar terkunci, disaat seperti ini bila kita menggeser trigger (pembuka kunci layar) maka layar akan mati / blank, namun setelah kita menggeser lagi triggernya maka anda akan menemukan ponsel anda dalam keadaan terkunci namun layarnya menyala, hal ini pasti dan sering terjadi, sebenarnya ini bukan masalah, hal ini merupakan hal biasa, jadi untuk keluar dari masalah ini, anda cukup santai, disaat pertama kali anda menemukan layar anda nyala dalam keadaan terkunci (setelah anda mencabut colokan port atau jika notifikasi sms masuk), anda cukup menekan tombol menu di bawah layar, setelah muncul notifikasi geser trigger dan latar menjadi gelap, segera geser trigger, maka VOILA layar anda akan nyala total, namun bila anda terlanjur menggeser tanpa menekan tombol menu yang istilahnya ‘wes kadung nggeser’, anda tetap bisa melakukan cara serupa dengan mengakali ponsel anda, yang penting saat layarnya nyala langsung saja geser trigger pembuka kunci layar, dan segera layar akan terbuka dan dapat diakses kembali.

 

3. Isu bahwa baterai boros dan cepat habis, oke pertama saat saya beli saya sempat merasa takut akan isu ini, huhu berharap dapat ponsel yang bisa bertahan lama, apalagi di pekanbaru waktu itu sering listrik mati, nahh setelah saya beli ponsel ini dari toko, saya merasa horor juga, saat pertama dibeli, mas yang jaga itu sekenanya saja ngotak-ngatik ponsel padahal tanpa menawarkan kepada saya (dia pikir saya ndeso apa gak tau cara make ponsel), saat itu baterainya masih ada 5 bar setelah baterainya dikeluarkan dari plastik yang masih tertutup rapat, setelah mas itu selesai mempreteli ponsel yang saya beli dengan hal yang tak berguna, akhirnya saya berkesempatan untuk menggenggam ponsel yang saya beli, dan saya menggunakannya hanya untuk memotret saja, setelah semua beres akhirnya tiba waktunya untuk pulang, nahh selama perjalanan saya menggunakan ponsel Nokia 5800 saya untuk melihat isi galeri (biasanya ponsel baru itu di memori bawaannya banyak gambar dan video yang keren), hihi dan benar saja, saya disuguhkan dengan video musik dan travelling yang memukai, gambar yang halus disertai suara yang memukau (haha kesannya sama halnya saat saya memberi Nokia 5700), nahh sesampai di rumah pun ponsel itu terus saya gunakan untuk memotret, menonton video, memainkan lagu dan memainkan game, nahh tak terasa ternyata udah hampir jam 11, yang awalnya saya melihat baterai masih ada 5 bar pada jam setengah tujuh, pas sudah jam 11 lebih saya mendapati ponsel saya dalam keadaan lowbat, huhu mana khawatir lagi kalau ntar mati lampu, segera deh saya ngecharge ponsel saya, huhu..setelah saya ingat-ingat lagi isu yang biasa dibicarain di forum dan blog bahwa baterai Nokia 5800 cepat habis, saya jadi takut dan saya sempat merasa bahwa hal itu benar, namun ternyata setelah beberapa hari kemudian, daya tahan baterai menjadi lebih lama, entah gimana prosesnya jadi bisa tahan 3 hari (toeettt ~_~’), merasa aneh juga sihh, itu saya menggunakannya secara normal, huhu ternyata daya tahan baterai yang sesungguhnya baru kerasa setelah beberapa hari menggunakan ponsel ini, hihi jadi gak perlu takut dengan isu yang mengatakan bahwa baterai ponsel ini cepat low, bahkan saya pernah membaca di blog lain kalau ponsel miliknya bisa tahan sampai 1 minggu, waww magic bukan? hihi..ada beberapa tips agar baterai ponsel ini dapat lebih hemat, yaitu gunakanlah headset bila ingin menonton video dan mendengarkan lagu, gak usah terlalu sering memainkan game, gunakanlah jaringan internet seperlunya, aturlah cahaya layar ke pengaturan yang paling rendah, matikanlah getar saat menyentuh layar, menurut saya cukup itu saja.

 

4. Isu bahwa aplikasi pada ponsel ini sedikit, dan aplikasi dari pihak ketiga masih sedikit, nah ini yang perlu dipikirkan baik-baik, mengapa masih sedikit? karena OS Symbian S60 versi 5 ini masih baru, jadi masih sedikit (waktu awal diluncurkan tahun 2008 akhir), nah coba lihat sekarang, sudah begitu banyak aplikasi atraktif dan menawan yang bisa kita jajal pada ponsel ini, dan website yang paling banyak memasuk aplikasi baru adalah website dailymobile, hihi website ini benar-benar canggih, sudah banyak banget aplikasi yang saya dapatkan dari forum website tersebut (di forum untuk mendownload aplikasi yang direview pada halaman websitenya), bahkan saya rasa pihak ketiga lebih tertarik untuk mengembangkan dan membuat aplikasi untuk versi Symbian yang satu ini, hihi bisa dilihat saja dengan banyaknya aplikasi yang beredar di internet, twitter client sudah ada, facebook application juga sudah ada, pokoknya gak rugi deh membeli ponsel dengan OS Symbian yang satu ini, beberapa aplikasi yang wajib untuk dimiliki adalah Nokia Photo Browser, iMelo, Gmail (ini yang saya rekomendasikan), hihi walaupun Mail For Exchange dan Nokia Messaging telah ada, tapi saya masih lebih suka menggunakan Gmail, hihi lagipula karena email saya lebih banyak pada Gmail, disamping itu juga aplikasi Nokia Messaging terkadang Mada (istilah di Pekanbaru/Padang), gak mau mendengarkan dan keras kepala, sering tiba-tiba online sendiri padahal saya gak minta untuk online, disuruh offline masih saja online, wah akhirnya saya menghapus deh aplikasi ini, hihi bye bye, bagi yang suka berpetualangan bisa menggunakan aplikasi Garmin, aplikasi yang keren.

 

5. Tombol media bar tidak berfungsi, hal ini hanya muncul saat awal ponsel ini dibeli, namun jika masalah ini tidak muncul pada ponsel anda, maka bersyukurlah, hihi karena saat saya pertama membeli terkadang tombol media bar tak berfungsi dan tak mau muncul walaupun saya sudah menekan tombol media bar dengan benar, cara ini dapat diatasi dengan menyalakan ulang ponsel.

 

6. Isu bahwa kamera tak bagus, nah ini yang perlu pembenaran, selama saya menggunakan sih semua hasilnya baik-baik saja, bahkan ada beberapa foto yang sudah saya masukkan di akun flickr (situs photographer) dan mendapat hasil yang memuaskan, seperti mode makro yang berkualitas, pencahayaan yang bagus dengan Double LED, selama saya menggunakan ponsel ini, saya tidak pernah merasakan isu kamera jelek pada ponsel saya, hihi..sesuai lah untuk ukuran kamera ponsel.. (jangan dibandingkan dengan kamera digital dan DSLR tapinya, hihi)

 

bila selebihnya ada lagi, nanti akan saya tambahkan lagi..

bila pembaca ada masukan dan komentar, mohon dibagi disini, pasti akan sangat berguna. 😀

terima kasih banyak telah membaca blog saya.